London Love Story

London Love Story
Keputusan yang benar


__ADS_3

Acara pertunangan Brad dan Salma terpaksa di majukan lebih awal,tidak ada fitting baju karena hanya bertukar Cincin saja dan kini mereka sudah di masion utama sesuai permintaan Eyang Radit yang tidak bisa ke mana² lagi .


Tidak berselang lama Eyang Radit datang di bantu Henry yang mendorong kursi roda.


Untuk beberapa menit ruangan itu tampak sepi tidak ada yang berani membuka suara hanya ada deru napas yang saling bertautan.


" Salma " Pemilik nama menatap ke sumber suara " Apa kamu selemah itu ? " Salma mengerti maksud itu perlahan kepalanya menunduk .


" Jangan jadikan penyakit mu untuk kelemahan orang lain dan membuat hubungan kalian yang biasa saja menjadi tampak asing " Salma semakin gugup mendengar ucapan Eyang Radit .


" Eyang tidak menyalahkan kamu , Tapi kamu juga tidak bisa memaksa kan diri "Ucap Eyang Radit .


" Kalian saudara sampai kapan pun akan seperti itu terlepas siapa pun nanti pendamping kalian ,Kamu bisa membenci Eyang karena sudah berbicara kasar padamu tapi Eyang hanya tidak ingin kalian saling menyakiti " Ujarnya dengan pelan .


" Nora ,kamu tahukan dia seperti apa ? Dia tidak perna menampakan dirinya kalau dia tidak baik-baik saja ,dia hanya meminta yang ada di rumah ini untuk menemaninya tidur jika memang dia sudah tidak mampu lagi menahan sakitnya! Eyang tidak membandingkan kamu dengan nya ,Eyang hanya ingin kamu melihat sisi positifnya nya "


" Kembali lah ke sana , Dia menunggumu ! bawa dia ke sini perkenalkan dia dengan keluarga mu agar dia tahu bahwa keluarga mu bukan hanya Erland dan Aurellia " Kini Jose yang membuka suara .


" Maaf tuan " Jawab Brad menunduk kepalanya, dia sadar apa kesalahannya tapi dia tidak punya pilihan .


Dia benar-benar seperti orang yang bingung harus melangkah seperti apa .


" Untuk Salma ,Kami bukannya tidak mengerti perasaan mu. tapi justru kami ingin kamu tidak terlalu sakit dan kecewa ,kami mengambil langkah ini karena kami menyayangi mu tidak ada hal yang berbeda dari kalian ,kita semua keluarga dan kami melakukan ini agar keluarga kita tidak pecah ,saya harap kamu paham ke mana arah pembicaraan ku" Ucap Henry .


" Untuk Arif " Sang pemilik nama menatap Henry dalam " Maaf sudah membuat putri mu kecewa begitu juga kamu ,kamu cukup tahu sifat ku seperti apa ? jadi aku tidak perlu menjelaskan maksud dari kejadian ini, aku harap setelah ini baik kamu , Rehan dan Morgan tetap menjadi keluarga begitu juga dengan kami ,Salma anak yang baik ,pintar dan juga cantik kamu tidak perlu khawatir dengan pendamping nya nanti cepat atau lambat dia pasti bisa mendapatkan nya "Lanjut nya dengan tegas .


" Salma " Salma menatap Brad " Maaf jika Kakak sudah membuat mu kecewa ,Kaka sudah ingkar janji dan meminta mu menunggu maaf " Brad menundukkan kepalanya dalam meminta ampunan dari wanita yang sudah dia sakiti .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah menyelesaikan urusan di Indonesia ,tanpa membuang waktu Brad langsung kembali ke London malam itu juga .


Menempuh perjalanan yang berjam² membuat Brad harap cemas , Perasaan bersalah semakin besar saat menerima pesan dari Erland .

__ADS_1


Sesampai di masion Brad langsung menuju kamar milik nya tapi nyata nya orang yang dia cari tidak ada , tujuan terakhir nya kamar Salsa .


Dan benar saja wanita itu berada di sana berbaring membelakangi pintu sedangkan Salsa dan pengasuh nya tidak berada di kamar itu .


Perlahan Brad mendekati tempat tidurnya !!


" Iin "Brad langsung berjongkok di depan Iin yang sedang berbaring sambil mencium minyak telon " Kenapa ? Kita ke dokter ya " Tidak ada jawaban wanita itu , justru dia menutup matanya .


Ceklek


Brad langsung berdiri saat melihat siapa yang masuk ke dalam kamar .


" Kamu kembali lebih cepat " Erland tersenyum tipis begitu juga dengan Aurellia . l


" Salsa dan pengasuh nya terpaksa di pindahkan karena dia tidak bisa mencium aroma apa pun selain benda yang di tangan nya " Brad kembali menatap Iin yang terus mencium aroma minyak telon.


" Besok kamu periksa dulu ,karena dia enggan di bawah ke rumah sakit " Kini pandangan Erland berpindah pada sosok yang sejak tadi mengikuti ke mana Brad berada " Kita pernah di posisi yang sama tapi itu tergantung kamu apa bisa melewati nya atau tidak , kakak mu menikah dengan saudaraku dan itu berarti kita juga saudara ,jadi tidak masalah bukan jika aku menegur mu atau memberikan kamu nasehat " Salma langsung menunduk kepalanya.


Ya Salma menyetujui pembatalan pertunangan dan pernikahan mereka dengan syarat dia harus ikut Brad .


Sakit !! Itu sudah pasti tapi dia sudah berjanji pada keluarga nya untuk tidak mengacaukan semuanya .


" Ayo , kakak sudah menunggu mu sejak tadi ! Gimana besok kita belanja " Salma menampilkan senyum tipisnya " Kakak habis gajian , lumayan sekalipun tidak sesuai karena Brad kembali lebih cepat tapi kalau untuk makan² kakak bisa membelikan untukmu " Lanjutnya dengan lembut .


Aurellia membawa Salma ke luar dari ruangan itu di ikuti Erland .


" Kenapa tidak mau di periksa " Iin hanya menggeleng " Tuan kenapa kembali ?" Tanya Iin menatap pria yang kini duduk di ujung tempat tidur .


" Kamu tidak senang aku kembali lebih awal ? "


" Bukan begitu ,tapi...."


" Kamu hamil " Potong Brad.

__ADS_1


" Tidak " jawab Iin cepat .


" Apa tuan Erland dan Nona Aurellia berbohong "


" Besok kita periksa ,aku tidak meminta persetujuan mu tapi aku hanya memberi tahumu " Lanjut nya lagi .


" Apa tuan kembali karena itu ? " Tanya Iin lirih .


" Tuan tidak perlu melakukan hal itu ,karena aku perna berada di posisi seperti ini ! Izinkan aku bekerja sedikit lama setelah itu aku akan pergi dari rumah ini,saya tidak ingin menggangu kebahagiaan tuan, hanya karena kehamilan ku " Lanjut nya Serius .


" Istirahat lah , aku kembali ke kamar dulu ! Aku lelah mau istirahat " Brad berdiri dari duduknya meninggalkan kamar yang kini di tepati Iin .


🪵


🪵


" Mau menangis " Salma langsung memeluk Aurellia dengan erat ,tangisan wanita itu terdengar sangat pilu .


" Kamu sudah melakukan yang benar , kakak bangga padamu " Aurellia mengelus pundak Salma dengan pelan " Menangis lah ,kakak akan mengizinkan kamu bersandar di pundak kakak tapi tidak besok dan seterusnya " Tangisan Salma semakin kencang .


" Habiskan kesedihan mu malam ini ,karena besok kita akan bersenang-senang begitu juga seterusnya " Lanjut nya lagi .


" Salma mencintai kakak Brad "


" Kakak tahu ,tapi ada seseorang yang lebih butuh Brad sekarang,mungkin kamu kecewa dengannya dan kakak tidak meminta mu untuk memaafkan nya tapi berdamai lah dengan perasaan mu ,itu akan jauh lebih baik ! " Jawab Aurellia lembut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2