London Love Story

London Love Story
Double date


__ADS_3

" Hallo Darl " Erland menyadarkan ponselnya di tumpukan berkas .


" Sibuk " Erland mengaguk sebagai jawabannya " Tapi tidak terlalu " Jawabnya menatap ponselnya sambil tersenyum .


"Sudah maka siang ? " Aurellia mengaguk " Apa baby rewel ? " Eliza kembali mengaguk " Pengen dinner " Kening Erland mengerut .


" Dinner ? " Tanya Erland lembut .


" Hebm, boleh ya " Rengek Aurellia membuat Erland kembali fokus pada ponsel nya .


" Aku mau double date "Lanjutnya , Erland menarik sudut bibirnya ke atas .


" Baby atau kamu yang rewel " Aurellia tersenyum memperlihatkan giginya " Boleh ya " Pinta Aurellia manja .


" Apa yang aku dapat Hm ? " Erland mengakat tangannya sambil tersenyum menatap Aurellia yang sedang berpikir .


" Hubby mau apa ?" Tanya balik Aurellia " Kalau dari aku nanti Hubby tidak setuju jadi dari Hubby saja " Lanjutnya lagi .


" Kamu sudah tahu apa yang aku mau Lia ,jadi jangan bertanya hal yang sudah jelas kamu tahu " Jawab Erland .


" Hanya itu " Erland mengaguk sebagai jawabannya "Baiklah " Jawab Aurellia pasrah .


" Deal ,aku akan pulang cepat " Ujar Erland antusias.


" Belikan sama Lardy cake " Ujar Aurellia sebelum Erland menutup panggilannya.


" Ada lagi " Aurellia menggeleng " itu saja " jawabnya tersenyum .


" Istirahat lah ,aku lanjut kerja dulu " Aurellia menggaguk " Love you by " Ucap Eliza lembut .


" Aku tahu " kemudian Erland menutup panggilannya tanpa menjawab ucapan istri nya .


Sedangkan di sisi lain Aurellia hanya bisa mengelus dadanya untuk tetap sabar ,sekalipun suaminya itu sudah mengatakan mencintai nya tapi bukan berarti Erland akan terus mengucapkan kalimat itu .


" Semoga nanti kamu tidak seperti Daddy ,jika kamu laki² dan sifat kalian sama mommy yakin istri mu akan senasib dengan mommy " Aurellia mengusap perut nya mencari posisi yang nyaman untuk nya .


🪵


🪵


" Apa tuan butuh sesuatu " Tanya Brad yang baru saja masuk .

__ADS_1


" Siapkan restoran dengan pemandangan yang indah , Aurellia lagi ngidam ingin makan di luar " Ujar Erland seadanya .


" Baik tuan,kalau begitu saya pamit dulu " Jawab Brad ,Tapi saat akan membalikkan badannya Erland kembali membuka suara " Kau dan Iin harus ikut " Brad langsung menatap Erland meminta penjelasan yang lebih jelas lagi .


" Kita kan dinner bersama dalam arti double date " Lanjutnya tersenyum .


" Jangan berani menolak Brad atau aku akan menghabisi mu " Ancam Erland sebelum Brad memberikan jawaban nya .


" Tapi tuan ...." Erland mengakat tangannya dan itu membuat Brad mengentikan ucapannya.


" Siapkan semuanya ,jangan membuat istri ku kecewa " Brad menghela napasnya panjang" Baik tuan " Jawab Brad pelan .


" Orang hamil selalu bertingkah sesuka hatinya " Gumam Brad kesal .


" Bradley " Tegur Erland rendah .


" Maaf tuan " Brad ke luar dari ruangan Erland dengan gerakan cepat .


" Dia sangat menakutkan jika menyangkut soalistri dan calon anaknya " Ujar Brad saat sudah berada di luar .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Hubby ......"


" Maaf " Cicit Aurellia menunduk .


" Sorry Darl,aku hanya tidak ingin kalian kenapa² ! Tidak perlu menyambut ku tunggu saja di dalam " Erland membawa Aurellia dalam pelukannya mengusap punggung nya dengan lembut .


" Aku kangen makanya ke luar ,Baby ingin cepat ketemu Daddy nya " Erland menarik sudut bibirnya ke atas .


" Maaf , sekarang kita masuk biar aku bisa bicara sama baby ! Boleh ? " Aurellia mengaguk pelan .


Kini mereka masuk dalam rumah besar itu di ikuti Brad yang sedang membawa pesanan Aurellia sebelumnya .


" Antar ke dapur, minta pelayan untuk mengantar nya ke kamar tuan " Pinta Brad merentangkan paper bag pada Iin " Aku tunggu di kamar " Lanjutnya lagi tanpa menunggu jawaban dari Iin menyusul Erland dan Aurellia .


🪵


🪵


" Kata kepala pelayan kamu merajut " Aurellia mengaguk tangannya terus bergerak membuka pakaian yang melekat pada tubuh suaminya .

__ADS_1


" Apa yang kamu bikin ? " Erland menarik hidung mancung sang istri dengan pelan .


" Kalau sudah lancar ingin buat pakaian baby terus untuk Hubby juga " Jawab nya tersenyum .


" Aku tidak sabar menunggunya , CUP " Erland mencium bibir Aurellia sekilas lalu mengelus pipi mulus istri nya .


" Kamu belum mandi kan " Aurellia mengaguk "Mandi bersama mau " Dengan cepat Aurellia mengagguk membuat Erland tertawa .


" Ayo, bukannya kamu ingin double date ! Jadi kita harus bersiap karena jika sudah terlalu malam aku tidak akan mengizinkan nya " Lanjutnya tegas .


" Darl, Uncle Morgan sama Aunty mu akan ke sini " Erland menarik napasnya pelan " Apa pun nanti yang kamu dengar jangan perna ikut campur paham " Aurellia menatap suaminya heran " Seperti nya ini tidak mudah untuk mereka " Lanjut nya lagi .


" Apa Ayah Morgan tidak setuju atau Bunda Isna akan ke sini " Erland mengaguk sebagai jawabannya .


" Semoga mereka bisa menghadapi nya " Lanjutnya dengan wajah sedih .


" Ayo " Aurellia menurut saja saat suaminya membawanya masuk dalam kamar mandi .


🪵


🪵.


" Kamu sudah tahu kita akan dinner ? " Iin mengaguk " Sudah tuan, Nyonya Aurellia memberi tahu saya dan Nyonya juga sudah memberikan gaun untuk saya pakai " Jawab Iin pelan .


" Apa boleh saya tidak ikut ? Salsa tidak mungkin saya tinggal " Ucap Iin gugup .


" Ada pelayan yang akan mengurus Salsa ,bukanya aku sudah perna katakan jika nantinya ada yang mengurus salsa " Iin menggaguk tapi setelah itu dia kembali menunduk " Apa tidak bisa saya mengurus nya sendiri , Saya hanya punya salsa, saya takut jika ...."


" Lalu aku apa ? Apa aku orang lain ? " Iin menggigit bibir bawahnya kedua tangannya saling bertautan .


" Orang tuaku akan ke sini mungkin besok pagi sampainya " Iin mengakat wajahnya menatap Brad ,di mana mulutnya langsung di bungkam pria yang sejak tadi berdiri di depannya .


Cup


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2