
" Hallo Darl " Erland menyadarkan ponselnya di tumpukan berkas .
" Sibuk " Erland mengaguk sebagai jawabannya " Tapi tidak terlalu " Jawabnya menatap ponselnya sambil tersenyum .
"Sudah maka siang ? " Aurellia mengaguk " Apa baby rewel ? " Eliza kembali mengaguk " Pengen dinner " Kening Erland mengerut .
" Dinner ? " Tanya Erland lembut .
" Hebm, boleh ya " Rengek Aurellia membuat Erland kembali fokus pada ponsel nya .
" Aku mau double date "Lanjutnya , Erland menarik sudut bibirnya ke atas .
" Baby atau kamu yang rewel " Aurellia tersenyum memperlihatkan giginya " Boleh ya " Pinta Aurellia manja .
" Apa yang aku dapat Hm ? " Erland mengakat tangannya sambil tersenyum menatap Aurellia yang sedang berpikir .
" Hubby mau apa ?" Tanya balik Aurellia " Kalau dari aku nanti Hubby tidak setuju jadi dari Hubby saja " Lanjutnya lagi .
" Kamu sudah tahu apa yang aku mau Lia ,jadi jangan bertanya hal yang sudah jelas kamu tahu " Jawab Erland .
" Hanya itu " Erland mengaguk sebagai jawabannya "Baiklah " Jawab Aurellia pasrah .
" Deal ,aku akan pulang cepat " Ujar Erland antusias.
" Belikan sama Lardy cake " Ujar Aurellia sebelum Erland menutup panggilannya.
" Ada lagi " Aurellia menggeleng " itu saja " jawabnya tersenyum .
" Istirahat lah ,aku lanjut kerja dulu " Aurellia menggaguk " Love you by " Ucap Eliza lembut .
" Aku tahu " kemudian Erland menutup panggilannya tanpa menjawab ucapan istri nya .
Sedangkan di sisi lain Aurellia hanya bisa mengelus dadanya untuk tetap sabar ,sekalipun suaminya itu sudah mengatakan mencintai nya tapi bukan berarti Erland akan terus mengucapkan kalimat itu .
" Semoga nanti kamu tidak seperti Daddy ,jika kamu laki² dan sifat kalian sama mommy yakin istri mu akan senasib dengan mommy " Aurellia mengusap perut nya mencari posisi yang nyaman untuk nya .
🪵
🪵
" Apa tuan butuh sesuatu " Tanya Brad yang baru saja masuk .
__ADS_1
" Siapkan restoran dengan pemandangan yang indah , Aurellia lagi ngidam ingin makan di luar " Ujar Erland seadanya .
" Baik tuan,kalau begitu saya pamit dulu " Jawab Brad ,Tapi saat akan membalikkan badannya Erland kembali membuka suara " Kau dan Iin harus ikut " Brad langsung menatap Erland meminta penjelasan yang lebih jelas lagi .
" Kita kan dinner bersama dalam arti double date " Lanjutnya tersenyum .
" Jangan berani menolak Brad atau aku akan menghabisi mu " Ancam Erland sebelum Brad memberikan jawaban nya .
" Tapi tuan ...." Erland mengakat tangannya dan itu membuat Brad mengentikan ucapannya.
" Siapkan semuanya ,jangan membuat istri ku kecewa " Brad menghela napasnya panjang" Baik tuan " Jawab Brad pelan .
" Orang hamil selalu bertingkah sesuka hatinya " Gumam Brad kesal .
" Bradley " Tegur Erland rendah .
" Maaf tuan " Brad ke luar dari ruangan Erland dengan gerakan cepat .
" Dia sangat menakutkan jika menyangkut soalistri dan calon anaknya " Ujar Brad saat sudah berada di luar .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Hubby ......"
" Maaf " Cicit Aurellia menunduk .
" Sorry Darl,aku hanya tidak ingin kalian kenapa² ! Tidak perlu menyambut ku tunggu saja di dalam " Erland membawa Aurellia dalam pelukannya mengusap punggung nya dengan lembut .
" Aku kangen makanya ke luar ,Baby ingin cepat ketemu Daddy nya " Erland menarik sudut bibirnya ke atas .
" Maaf , sekarang kita masuk biar aku bisa bicara sama baby ! Boleh ? " Aurellia mengaguk pelan .
Kini mereka masuk dalam rumah besar itu di ikuti Brad yang sedang membawa pesanan Aurellia sebelumnya .
" Antar ke dapur, minta pelayan untuk mengantar nya ke kamar tuan " Pinta Brad merentangkan paper bag pada Iin " Aku tunggu di kamar " Lanjutnya lagi tanpa menunggu jawaban dari Iin menyusul Erland dan Aurellia .
🪵
🪵
" Kata kepala pelayan kamu merajut " Aurellia mengaguk tangannya terus bergerak membuka pakaian yang melekat pada tubuh suaminya .
__ADS_1
" Apa yang kamu bikin ? " Erland menarik hidung mancung sang istri dengan pelan .
" Kalau sudah lancar ingin buat pakaian baby terus untuk Hubby juga " Jawab nya tersenyum .
" Aku tidak sabar menunggunya , CUP " Erland mencium bibir Aurellia sekilas lalu mengelus pipi mulus istri nya .
" Kamu belum mandi kan " Aurellia mengaguk "Mandi bersama mau " Dengan cepat Aurellia mengagguk membuat Erland tertawa .
" Ayo, bukannya kamu ingin double date ! Jadi kita harus bersiap karena jika sudah terlalu malam aku tidak akan mengizinkan nya " Lanjutnya tegas .
" Darl, Uncle Morgan sama Aunty mu akan ke sini " Erland menarik napasnya pelan " Apa pun nanti yang kamu dengar jangan perna ikut campur paham " Aurellia menatap suaminya heran " Seperti nya ini tidak mudah untuk mereka " Lanjut nya lagi .
" Apa Ayah Morgan tidak setuju atau Bunda Isna akan ke sini " Erland mengaguk sebagai jawabannya .
" Semoga mereka bisa menghadapi nya " Lanjutnya dengan wajah sedih .
" Ayo " Aurellia menurut saja saat suaminya membawanya masuk dalam kamar mandi .
🪵
🪵.
" Kamu sudah tahu kita akan dinner ? " Iin mengaguk " Sudah tuan, Nyonya Aurellia memberi tahu saya dan Nyonya juga sudah memberikan gaun untuk saya pakai " Jawab Iin pelan .
" Apa boleh saya tidak ikut ? Salsa tidak mungkin saya tinggal " Ucap Iin gugup .
" Ada pelayan yang akan mengurus Salsa ,bukanya aku sudah perna katakan jika nantinya ada yang mengurus salsa " Iin menggaguk tapi setelah itu dia kembali menunduk " Apa tidak bisa saya mengurus nya sendiri , Saya hanya punya salsa, saya takut jika ...."
" Lalu aku apa ? Apa aku orang lain ? " Iin menggigit bibir bawahnya kedua tangannya saling bertautan .
" Orang tuaku akan ke sini mungkin besok pagi sampainya " Iin mengakat wajahnya menatap Brad ,di mana mulutnya langsung di bungkam pria yang sejak tadi berdiri di depannya .
Cup
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
__ADS_1
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟