London Love Story

London Love Story
Tidak bisa


__ADS_3

" Hubby ....Daddy " Aurellia menggoyahkan tubuh Erland dengan pelan .


" Daddy ....." Rengek nya lagi membuat mata yang baru saja tertutup beberapa jam lalu terbuka .


" Hebm " Tangan besar itu melingkar di perut sang istri yang kini sudah duduk di ranjang " Kamu butuh sesuatu " Tanya serak .


" Lapar " Erland hanya menyunggingkan senyumnya " Apa baby membuatmu bangun " Aurellia mengagguk sekalipun suaminya tidak melihat nya " Iya ,maaf harus membangunkanmu " Erland pun ikut duduk di atas tempat tidur itu .


" Kiss " dengan senang hati Aurellia mencium bibir Erland " Mau makan apa Hm ? " Tanya Erland merapikan rambut istri nya , seperti nya pria itu sudah terbiasa karena ini bukan kehamilan Aurellia yang pertama sekalipun mereka harus kehilangan kedua calon anak mereka.


" Apa saja ,Baby tidak menginginkan apa pun hanya lapar " jawab Aurellia lembut .


" ayo " Erland lebih dulu turun lalu membantu sang istri untuk turun dari tempat tidur .


" Apa tadi baby makan hanya sedikit ? " Aurellia mengaguk polos " Tadi hanya aku yang makan " Erland hanya tersenyum mendengar ucapan istri nya .


Kini mereka sudah berada di dapur Aurellia sedang menatap lemari pendingin begitu juga Erland.


Setiap bangun tengah malam begini Erland jarang membangunkan pelayan kecuali keadaan darurat dalam arti dia tidak bisa melakukan nya karena dia melarang sang istri memegang benda tajam .


" Hubby aku mau jus " Ucap nya menatap sang suami yang berdiri di belakang nya sambil memeluk nya .


Erland mengeluarkan beberapa buah dalam lemari pendingin sesuai permintaan sang istri .


" Daddy "


" Nanti Daddy temani kan pas kembali ke Indonesia sama melahirkan " Erland hanya mengangguk sebagai jawaban nya .


" Sudah tidak sabar " Erland hanya tersenyum sekilas dia menatap Aurellia yang mengelus perut nya sambil tersenyum.


Tidak berselang lama Erland menghampiri Aurellia membawa segelas jus besar " Makasih Daddy " Jawab Aurellia tersenyum


🪵


🪵


" Kalau sudah kenyang gini , bawaan nya ngantuk " Ucap Aurellia merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya.


" istirahat lah , ini masih larut " Erland menyusul sang istri berbaring lalu menarik nya dalam pelukannya .


" Hubby ....."


" Tutup matanya "


" Tapi ...."


" Tutup " Lidah Aurellia berdecak tapi dia tetap menuruti sang suami meminta nya menutup matanya dalam arti tidur kembali .


" Padahal hanya ingin memintanya buka baju " Gumam Aurellia membalikkan tubuhnya .


Sekilas dia menatap sang suami yang sudah memejamkan matanya, tanpa meminta izin pun satu persatu kancing piyama tidur Erland sudah terbuka .


Dan sang korban hanya diam saja sekalipun dia tahu yang di lakukan istri nya .


" Nyaman " Gumam Aurellia mencium aroma tubuh Erland menyembunyikan wajahnya di dada bidang pria itu .


Erland hanya tersenyum mengusap rambut belakang sang istri dengan lembut .

__ADS_1


Di kamar lain nya Iin terbangun saat masih gelap karena panggilan alam ,namun saat dia mendudukkan diri di tempat tidur ,ada perasaan yang lain .


Dengan segera dia berlari ke arah kamar mandi .


Hoek .....Hoek ....


Semua isi perutnya ke luar begitu saja , Iin memegang ujung wastafel dia bingung dengan apa yang terjadi dengan nya .


Tapi perasaan takut itu selalu datang ,sejak pagi dia selalu mual ,ingin rasanya melakukan sesuatu tapi dia belum sanggup mengetahui nya .


Dia bukan orang bodoh karena sebelumnya dia pernah mengalami ini .


Lagi-lagi Iin mengeluarkan isi perut nya hingga membuatnya lemas dan merosot ke lantai ,bahkan dia melupakan tujuan awalnya bangun .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Indonesia,Pukul 19.12 AM


" Kau semakin tampan ? " Brad menatap ke sumber suara " Selamat malam Uncle " Sapa Brad sopan .


" Gimana keadaan kakak mu ? Apa dia kesulitan " Brad menarik kursi tempat duduknya ,di mana di samping itu sudah ada Salma .


.Malam ini mereka akan makan malam bersama dengan sahabat ayah nya Rehan dan Arif tidak lupa istri mereka dan tambahan Salma ,Brad sudah paham dengan situasi ini .


" Tidak ,bahkan dia tidak mengalami apa pun ,Hanya sering lapar itu saja " Jawab Brad pelan.


" Syukurlah " Jawab Rehan .


" Kakak " Brad menatap ke samping " Aku juga mau kaya kakak Aurel " Brad hanya mengulum senyum tipis .


" Apa kamu tidak bisa sabar ? Kenapa agresif sekali " Cibir Arif mengundang tawa peserta di meja makan itu .


" Sudah² nanti lagi bahas itu , sekarang makan dulu nanti makanannya keburu dingin " Pinta Isna lembut .


" Salma ambilkan ya kak " Tawar nya lembut .


" Ya " Jawab Brad .


Apa dia baik² ? saja Tanya Brad dalam hati ,entah kenapa perasaan nya merasa sampah seperti ada sesuatu hal,tapi dia sendiri bingung apa itu .


" Berapa lama tuan Erland memberikan waktu ? " Tanya Arif .


" 5 hari " Jawab Brad sekenanya .


" Lalu bagaimana dengan hubungan kalian " Tanya Arif lagi .


" Kamu sama dengan putri mu ,agresif sekali tidak heran kalau dia mengambil sifatmu " Cibir Rehan .


" Kita lagi di meja makan ,apa tidak bisa membahas ini sampai selesai " Arif mendengus kesal .


" Diam lah " Jawab Arif kesal .


Kini meja makan itu mendadak hening masing-masing peserta nya fokus pada makanan mereka sendiri .


🪵


🪵

__ADS_1


" Kenapa diam ? bicaralah " Arif menatap sengit ke arah Rehan " Kau aneh sekali " Lanjutnya menggeleng .


" Diamlah ,aku sedang memikirkan apa yang harus aku bicarakan " Jawab Arif kesal.


" Bukannya kamu menanyakan hubungan mereka " Ucap Rehan kebingungan ..


" Ya itu salah satunya " Jawab Arif


" Lalu yang lainnya ? " Tanya Rehan semakin bingung .


" Gimana Brad " Tanya Arif tanpa mempedulikan ucapan Rehan .


" Biarkan seperti ini dulu " Jawab Brad ambigu .


" Apa kamu memiliki wanita lain " Salma langsung menatap Brad " Kakak punya pacar " Ujar Salma .


" Kakak sudah berjanji untuk menjaga ku dan ...."


" Salma " Tegur Brad rendah .


" Tidak, kakak harus menepati janjinya karena aku juga sudah menepati janji menunggu kakak " Ujar Salma cepat .


" Kamu tahu kenapa kakak malas membahas ini ! Itu karena kamu selalu menarik kesimpulan sendiri tanpa mendengar ucapan orang lain " Ucap Brad serius .


"Kesimpulan apa ? kakak memiliki wanita lain " Tanya Salma kesal .


" Apa kamu mendengar sendiri, aku mengatakan memiliki wanita lain ? " Geram Brad kesal .


" Kata Papa ...."


"Dia bertanya Salma , Jangan seperti anak kecil jika sifat mu selalu begini bukan hanya aku yang menjauh bahkan orang lain pun akan berpikir dua kali " Ujar Brad serius. .


" Itu karena kakak selalu menghindar membahas pernikahan "Brad memejamkan mata dengan kuat , tangannya mengepal dengan keras .


" Salma " Tegur Endang " Bukannya Mama sudah mengatakan sejak di rumah jaga sikapmu " Lanjutnya lagi .


" Salma mencintai kakak Brad Ma " Endang mengaguk sebagai jawabannya " Mama tahu tapi jika kamu bersikap seperti ini, kakak mu akan berpikir dua kali untuk melanjutkan hubungan kalian , hidup rumah tangga itu bukan hanya persoalan cinta tapi banyak hal yang harus kamu ketahui " Jawab Endang lembut .


" Gimana " Morgan membuka suara menatap putra pertamanya itu begitu juga dengan Isna .


Mereka akan menerima keputusan sang putra apa pun itu.


" Aku tidak bisa " Salma menatap tajam Brad " Maksud kakak " Tanya Salma sedikit meninggikan suaranya.


" Ini urusan anak² ,Aku tahu apa yang kamu khawatir kan tapi biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri , jangan hanya karena ini hubungan kita retak " Arif menatap ke samping di mana Rehan sudah mewanti-wanti nya.


"Sayang tenangkan dirimu " Rosna mengelus punggung Salma dengan lembut .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2