London Love Story

London Love Story
Menerima nya


__ADS_3

Setelah puas bermain di meja kerjanya,Erland membawa Aurellia keruangan kerjanya sambil menggendong nya ala koala , sesampainya di dalam Erland membaringkan Nova di mana bagian atasnya tidak ada lagi yang menutupi tubuh wanita itu ,hanya menyisakan bagian bawahnya .


" Tu- an " Erland menatap Aurellia pandangannya sudah berubah membuat Aurellia gugup bahkan menelan ludahnya pun susah .


" Kenapa Hm " Tanya Erland mengelus pipi Aurellia dan mengukung tubuh kecil itu .


" Jangan " Erland tersenyum sambil mengelus bibir Aurellia yang sudah bengkak karena ulahnya .


" Apanya yang jangan " Tanya Erland mainkan bibir Aurellia dengan jarinya .


" Apa nya yang jangan, CUP " Aurellia menengadah ke atas saat Erland mengisap kuat Lehernya.


" Aku suka jika kamu begini " Bisik Erland menggigit pelan kuping Aurellia .


" Sssstttt .....Tuan " Aurellia memegang kedua tangan Erland dengan kuat.


" Kenapa Darl " Jawab Erland serak,Menatap Aurellia .


Hap


" Aaahhhh " Lenguh Aurellia dengan mata terpejam saat mulut hangat Erland berada di dadanya .


" Tuan .....Ahhhhh ....Jangan " Aurellia meremas sprei dengan kuat .


Kenapa rasanya sama dengan semalam Ucap Aurellia dalam hati .


Dengan perlahan Aurellia menatap ke bawah dengan jelas dia melihat bagaimana lihai nya pria itu bermain dengan kedua dadanya yang sudah tidak ada penghalang apa pun kedua tangan nya terus memeras jangan lupa mulutnya yang bergantian mengisap benda itu seolah akan ada yang ke luar .


" Kau suka " Tanya Erland menatap ke atas .


" Tidak " Jawab Aurellia tapi kepalanya mengagguk " Aku memercayai reaksi tubuh mu " Jawab Erland membangunkan Aurellia mendudukkan wanita itu di pangkuan nya .


" jika kamu melewati batasmu aku akan melakukan hal yang lebih dari ini " Ujar Erland lembut sambil mengelus punggung polos Aurellia sedangkan dadanya menempel dengan kedua benda kenyal itu .


" Saya tidak pernah melakukan ....."


" Kamu melakukan nya Aurellia " Potong Erland cepat sambil memeluk pinggang Aurellia dan bermain di leher wanita itu .


" Tapi Sssstttt...."


" Jangan pernah membantahku ,karena aku benci itu " Aurellia memberanikan diri menatap bola mata yang berwarna abu² itu .


" Ucapan yang mana yang saya langgar, Apa tuan harus melakukan ini ,lalu bagaimana dengan yang lainnya apa tuan akan melakukan ini juga pada tubuh mereka " Erland langsung menatap tajam wanita yang kini duduk di pangkuan nya .


" Turun " Erland langsung mendorong tubuh Aurellia karena merasa tidak suka dengan ucapan wanita itu .


Apa dia tidak bisa menurut saja tanpa harus menjawab nya ?? Lalu apa katanya tadi, apa dia mengira Erland pria yang menikmati tubuh semua wanita yang lebih di kenal dengan casanova .

__ADS_1


Tanpa di minta kembali Aurellia langsung ke luar dari ruangan Erland mengambil dalaman dan pakaiannya karena bagian atasnya sudah polos dan memakai nya .


Setelah itu ke luar dari ruangan Erland dengan mata yang berkaca-kaca menuju kamar mandi merapikan penampilan nya .


" Apa mencintai nya sesakit ini, Ayah aku ingin kembali !! Aurellia tidak sanggup ,bisakah Aurellia kembali Aku mohon " Aurellia menangis dalam kamar mandi memeluk kedua kakinya menyembunyikan wajahnya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Aurellia langsung membereskan mejanya saat melihat notifikasi pesan masuk dan itu dari Abraham, jika pria itu menunggu nya di bawah .


Bertepatan ruangan Erland terbuka di mana Brad dan Erland ke luar dari ruangan besar itu .


" Ayo " Ajak Brad , sejenak Aurellia menatap Erland di mana pria itu langsung jalan menuju Lift .


" Aku di jemput " Brad hanya mengaguk sebagai jawabannya lalu keduanya menyusul Erland yang sudah berdiri di depan lift .


Apa aku harus menerima nya untuk melupakan nya Ucap Aurellia dalam hati saat sudah berada di dekat pria itu .


Ting


Ketiganya masuk dalam lift tanpa ada yang membuka suara hingga lift itu berhenti bergerak.


Ketiganya ke luar saat pintu lift terbuka di mana sebagian karyawan pun sudah mulai ke luar dari perusahaan .


Sesampainya di pintu Perusahaan Erland menghentikan langkahnya saat melihat mobil asing, Brad yang paham langsung mendekat kan diri .


" Jemputan Aurellia " Erland langsung masuk dalam mobil tanpa menunggu Brad membukakan pintu ,lalu Brad ikut masuk dalam mobil duduk di depan samping sang sopir .


Ting ....Ting ...


Aurellia menatap ke sumber suara di mana seorang pria sudah berdiri sambil tersenyum .


" Ayo " Aurellia membalas senyuman itu lalu masuk dalam mobil .


" Maaf menunggu lama " Ujar Aurellia .


" Tidak masalah " Jawab Abraham .


" Eh " Aurellia langsung memundurkan badannya saat Abraham membantunya memasang seat belt nya " Jangan biasakan " Ujar Abraham, Aurellia mengaguk sambil menahan napasnya .


Klik


" I...ya " Jawab Aurellia terbata saat pria itu Sudah kembali duduk di tempat nya .


" Mau langsung kembali atau Jalan dulu " Tanya Abraham , sejenak Aurellia termenung hingga akhirnya dia membuka suara .


" Kamu tidak sibuk " Abraham menggeleng " Kamu ingin jalan " Aurellia mengaguk pelan dia ingin menangkan pikirannya sebentar sebelum kembali ke masion " Baiklah " Jawab Abraham menambah kecepatan mobilnya .

__ADS_1


Abraham menatap sekilas ke arah Aurellia lalu menatap tangan Aurellia yang di letakan di atas Pahanya .


Tanpa meminta persetujuan pria itu menggegam tangan Aurellia membuat wanita itu menatap nya .


" Kamu marah " Aurellia menggeleng lalu menatap ke arah luar .



" Abraham " panggil Aurellia pelan ,matanya terus menatap ke arah luar .


" Ya " Jawab Abraham tang tetap fokus pada kemudi nya .


" Jika aku jadi pacarmu , apa tidak masalah jika kita berjauhan ?? Apa lagi aku seorang sekertaris yang pastinya beda dengan karyawan yang lainnya di mana mereka masih bisa istirahat dengan baik " Tanya Aurellia menatap Abraham .


" Aku tidak masalah ,asal kamu selalu memberikan kabar " Jawab Abraham tenang .


" Apa itu artinya kamu menerima nya " Tanya Abraham menatap Aurellia.


" Maybe , Tapi jujur aku belum ...."


" Aku tahu dan itu tugasku,Cup " Potong Abraham tersenyum mencium punggung tangan Aurellia .


" Dinner " Aurellia mengaguk pelan tersenyum .


Semoga ini keputusan yang tepat maaf aku memanfaatkan mu tapi aku berharap perasaan itu menghilang dengan kehadiran mu Ucap Aurellia dalam hati sambil menatap Abraham .


" Kenapa ?? Apa kamu sudah mencintai ku " Aurellia mendengus kesal " Ge-er sekali " Abraham tertawa kecil Kemabli mencium punggung tangan Aurellia .


" Tapi tidak papa kan jika kamu belum pulang ,takutnya bos dan asisten nya marah " Tanya Abraham lembut .


" Tidak papa ,tadi aku sudah izin sama Brad " Jawab Aurellia .


" Kita ke sungai setelah itu kita dinner Ok " Ucap Abraham .


" Tapi aku belum mandi ...."


" Kamu tetap cantik sayang " Potong Abraham membuat Aurellia terdiam dan membuang wajahnya ke samping menatap ke arah luar jendela .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut !!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2