London Love Story

London Love Story
Dulu dan sekarang beda


__ADS_3

" Minggir " Aurellia mendorong tubuh Erland yang masih berada di atasnya .


" Kau menginginkan lagi Darl " Aurellia langsung menatap tajam Erland yang hanya tersenyum.


" Apa kau tidak pernah puas?? " Tanya Aurellia kesal .


" Apa aku pernah puas dengan tubuhmu ?? " Aurellia semakin kesal mendengar ucapan Erland .


" Tubuhmu candu Darling " Lanjutnya meremas dada Aurellia dengan keras .


" Erland " Pekik Aurellia memukul tangan sang suami membuat Erland tergelak lalu memaki pakaiannya yang berhamburan di lantai .


" Pakai bajumu Darl, sebelum Gani kembali " Dengan perasaan kesal nya Aurellia bangun dari tidurnya lalu mengambil pakaiannya sekalipun badannya terasa remuk .


" Kenapa aku bisa mencintai pria seperti nya " Gumam Aurellia dengan perasaan kesalnya .


" Karena aku tampan " Aurellia menatap sengit ke arah Erland .


Cup


" By " Ujar Erland meninggalkan Aurellia begitu saja di ruangan Gym .


" ERLAND " Pekik Aurellia membuat Erland tertawa melambaikan tangan nya ke luar dari ruangan itu .


Aurellia menyusul sang suami setelah memakai pakaian nya saat tiba di dalam kamar dia tidak melihat pria itu tapi dia mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandi .


" Lihat saja nanti ,aku akan membalasnya " Gumam Aurellia lalu masuk dalam ruangan ganti menyiapkan pakaian ganti Erland .


Lalu dia ke luar dari ruangan itu bertepatan dengan Erland yang ke luar dari kamar mandi .


" Cih " Aurellia berlalu begitu saja tapi saat akan melewati Erland tangannya di tahan Erland .


" Apa " Tanya nya ketus .


" Jangan marah Aku takut " Ujar Erland tersenyum mengejek membuat Aurellia menatapnya tajam .


" Lepas aku mau ... Hhhmmmppp " Erland membungkam mulut Aurellia mendorong tubuh wanita itu hingga bersandar di dinding .


Beberapa menit kemudian Erland melepaskan pangutannya,ibu jarinya mengelus bibir Aurellia dengan lembut .


" Pergilah mandi " Aurellia menatap Erland yang masih mengatur napasnya lalu pergi meninggalkan Erland yang hanya tersenyum .


🪵


🪵


"Darl " Panggil Erland lembut tapi Aurellia enggan menjawab karena dia masih kesal .

__ADS_1


" Darling " Ulang nya lagi tapi hasilnya sama .


" Aurellia Alexander Mateo" Panggilnya dengan rendah .


" Apa " Jawab Aurellia ketus tanpa menatap Erland .


" Lia " Aurellia menghela napas panjang mengangkat kepalanya menatap Erland yang sedang duduk di sofa memegang iPad kerja nya .


" Iya By " Jawabnya menahan kesal dan tersenyum paksa .


" Sini " Aurellia beranjak dari tempat tidur berjalan ke arah sofa lalu duduk di samping sang suami .


" Pijat kepala ku " Ujarnya berbaring di ata paha Aurellia.


" Aku lagi kesal By " Ucap Aurellia frustasi .


" Ya Aku tahu dan aku tidak peduli ,cepat pijat kepala ku " Jawab Erland acuh .


Bugh


Aurellia memukul kepala Erland karena sudah tidak bisa menahan emosinya, masa bodoh dengan pria itu yang sudah menatapnya dengan wajah datarnya .


" Sakit Aurellia " Ujar Erland .


" Biar saja " Jawabnya ketus lalu memijat kepala Erland .


" Kali ini aku maafkan tapi tidak dengan lain kali " Mata Aurellia membola , sungguh berhadapan dengan Erland membuat stok kesabaran nya selalu habis padahal dia sudah bertahun-tahun berhadapan dengannya tapi entah kenapa selalu saja kesal .


" Kamu tidak apa kan kalau aku tinggal " Lanjutnya menatap Aurellia yang juga menatap nya .


" Bukannya Hubby sudah sering meninggalkan kan aku karena pekerjaan " Tanya balik Aurellia .


" Dulu dan sekarang beda Darling " Aurellia tertawa kecil lalu mengaguk .


" Tidak papa By, hanya tiga hari bukan " Erland mengaguk " Kamu tidak usah keperusahan " Ucap Erland serius .


" Aku harus tetap kerja By, perkejaan ku juga banyak dan semuanya harus kamu periksa nantinya jika sudah kembali " Jawab Aurellia lembut .


" Kamu bisa membawanya ke rumah " Ujar Erland .


" Hubby " Rengek Aurellia manja .


" Menurut Aurellia " Ujar Erland .


" Hubbbbbyyyyy " Erland bangun dari tidurnya menatap Aurellia yang memanyunkan bibirnya dan menekuk wajahnya .


" Cih apa kau ingin bertingkah seperti Nora " Aurellia tertawa kecil lalu memeluk Erland " Boleh ya ,aku bosan jika hanya di masion " Ujar Aurellia lembut.

__ADS_1


" Dengan pengawal " Aurellia mengaguk cepat lalu mencium pipi Erland .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di luar setelah menidurkan Salsa ,Iin memilih ke luar mencari udara segar .


Saat kakinya melangkah ke arah samping langkahnya terhenti saat melihat mobil Brad yang baru saja masuk dari mengantar Gisel .


" Apa dia dari baru pulang " Gumam Iin pelan .


Lalu kembali melanjutkan langkahnya ke arah taman dan duduk di kursi yang ada di taman itu .


" Ibu " Panggil Iin lirih .


" Iin sudah baik² saja sekarang ,Iin bertemu dengan orang baik yang mau memberikan Iin pekerjaan " Lanjutnya dengan pelan .


" Cucu ibu juga senang berada di sini " Ujarnya lagi .


" Ibu ,apa kamu marah denganku , Maaf karena sudah mengecewakan ibu !! Iin ....." Iin tidak melanjutkan ucapannya dadanya terasa sesak .


" Ayah ,Iin kangen " Tangisan Iin pecah dia menundukkan kepalanya membiarkan cairan bening itu jatuh membasahi pipinya dan juga celananya .


" Apa ayah sebenci itu pada Iin hingga tega menjual Iin " Lanjutnya sesegukan .


" Apa yang kamu lakukan di sini " Iin langsung menghapus air matanya dengan cepat lalu menatap ke sampingnya .


" Tuan Brad " Gumam Iin dengan wajah syok nya .


" Ini sudah malam, kenapa tidak istirahat besok kamu akan bekerja " Ujar nya datar.


" Maaf tuan ,tadi saya ...."


" Masuklah " Potong Brad .


" Baik tuan " Iin langsung berdiri dari duduknya masuk dalam rumah di ikuti Brad di belakang nya .


Huh !!


Brad menghela napasnya panjang entah kenapa melihat Iin menangis membuat nya kesal sendiri .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2