London Love Story

London Love Story
Pemeriksaan


__ADS_3

Seperti janjinya pagi ini Erland akan menemani Aurellia periksa kandungan di temani Brad.


Sesampainya di rumah sakit keduanya langsung masuk dalam ruangan pemeriksaan sedangkan Brad menunggu di depan .


" Selamat pagi tuan , Nyonya " Sapa dokter menyambut pasien pertamanya ..


" Pagi Dok " Jawab Aurellia lembut.


" Silahkan Tuan , Nyonya " Erland membantu Aurellia duduk lalu dia duduk di samping sang istri. .


" Maaf sudah merepotkan dokter,karena harus datang pagi sekali " Ujar Aurellia tersenyum.


" Tidak papa Nyonya ,ini sudah pekerjaan saya ! tuan Brad juga sudah memberi tahu saya sebelumnya " Jawab dokter tersenyum.


" Apa yang Nyonya rasakan " Tanya Dokter lembut .


" Tidak ada Dok ,hanya mual saja " Jawab Aurellia .


" Tapi dok " Dokter langsung menatap Aurellia " Kenapa kehamilan yang ini beda dengan yang pertama " Lanjutnya menatap dokter .


" Maksudnya Nyonya " Tanya dokter bingung .


" Saat hamil pertama mualnya sangat parah ,saya juga menginginkan ini dan itu , terus tidak bisa mencium ini dan itu juga " Dokter mengaguk paham setelah mendengar penjelasan Aurellia .


" Setiap kehamilan itu berbeda-beda Nyonya ,bahkan ada yang tidak merasakan apa pun seperti orang hamil pada umumnya tapi ada juga yang seperti Nyonya rasakan saat kehamilan pertama bahkan ada yang lebih parah juga semua itu karena perubahan hormon dan juga bawaan hamil " terang dokter lembut .


" Tapi saya ingin seperti itu Dok " Dokter langsung menatap Erland yang hanya diam dengan wajah datar nya .


" Mungkin belum saja Nyonya atau mungkin Baby tidak ingin Mommy nya sakit " Jawab Dokter pelan .


Aurellia menghela nafas panjang jawaban dokter sama halnya dengan jawaban Erland .


" Begitu ya dok " Dokter mengangguk tersenyum .


"saya boleh bertanya " Dokter dan Aurellia menatap Erland "sebelumnya istri saya keguguran mungkin 2 bulan yang lalu ,apa itu tidak masalah " Lanjut nya menatap Dokter dengan intens .


" Usia berapa " Tanya dokter serius .


" sebulan Dok " jawab Aurellia lirih .


" Apa nyonya sudah siap hamil, mengalami keguguran bukan hal yang muda dalam arti apa nyonya siap dalam segi mental dan fisik " Tanya dokter pelan .

__ADS_1


" Saya siap dok " Jawab Aurellia serius .


" Syukurlah ,karena itu bukan perkara yang muda bahkan di luar sana ada yang takut untuk hamil lagi " Ujar dokter lembut.


" Kamu baik² saja " Tanya Erland menatap Aurellia .


" Iya by " Jawab Aurellia tersenyum .


" Ada lagi Nyonya " Aurellia menggeleng pelan " Kalau begitu kita lihat dulu perkembangan Baby,nanti setelah itu saya akan jelaskan apa yang harus dan tidak Nyonya lakukan dan mungkin nantinya Nyonya akan sedikit bosan " Erland langsung berdiri dari duduknya membantu Aurellia untuk berdiri .


Melihat sikap Erland membuat dokter tersenyum sekalipun dia terlihat dingin dan datar tapi dia begitu peduli dengan kenyamanan istri nya .


" Tidak Papa dok " Jawab Aurellia tersenyum .


Erland membantu Aurellia naik di atas tempat tidur pasien bahkan dia membantu Aurellia berbaring .


" Bisa angkat sedikit Nyonya " Aurellia mengakat bokong nya hingga dokter mengakat pakaian Aurellia hingga ke atas sedangkan bagian bawahnya perawat langsung menutup nya dengan selimut.


" Apa harus melakukan itu " Dokter menatap Erland yang menatap ke arah perut Aurellia .


" Iya tuan, kita akan melakukan USG, biar kita bisa melihat perkembangan baby dan usianya " Erland hanya mengaguk lalu menatap Aurellia.


Dokter mulai menuangkan gel di perut Aurellia dengan pelan lalu di ratakan menggunakan alat USG .


" Rileks ya Nyonya " Aurellia menggaguk tersenyum kepala nya menatap ke arah atas di mana layar besar terpajang di sana ,begitu juga Erland tangannya menggegam tangan sang istri .


Dokter mulai menggerakkan alat USG dengan baik hingga dia berhenti di suatu titik saat menemukan sesuatu.


Senyuman Dokter begitu jelas hingga membuat Aurellia dan Erland bernapas dengan lega itu berarti di dalam rahim Aurellia ada calon anak mereka .


" Selamat Tuan, Nyonya " Ujar dokter tersenyum begitu juga Erland dan Aurellia .


Genggaman tangan Erland semakin erat menyalurkan rasa bahagianya bahkan dia tidak malu mencium tangan Aurellia .


" Usia kandungan Nyonya memasuki 5 Minggu,besar dan panjang nya sesuai usianya " Ujar dokter lembut .


" Semuanya aman tidak perlu ada yang di khawatir kan tapi jika ada hal yang membuat Nyonya tidak nyaman langsung hubungi saya " Lanjut dokter lembut .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Kenapa Hm " Tanya Erland lembut .

__ADS_1


" tidak " Jawab Aurellia menyandarkan kepalanya di bahu sang suami .


" Tidak perlu memikirkan apa pun , Aku ,Brad dan yang lainnya akan menjagamu dengan baik " Aurellia mengagukan kepalanya " Dengar sendiri kan bagaimana penjelasan dokter " Aurellia kembali mengagguk .


" Jangan memikirkan apa pun, jika ada yang membebani mu segera katakan " Lanjutnya dengan lembut .


" Tapi aku takut " Cicit Aurellia .


" Aku akan menjaga kalian dengan baik ,jadi menurut ok " Aurellia menatap Erland lalu mencium pipi sang suami .


" Makasih " Erland mengusap kepala Aurellia dengan lembut .


" Mau makan " Aurellia mengaguk tersenyum .


Ceklek


Erland menatap ke arah pintu di mana Brad masuk sambil membawa beberapa berkas .


" Pesankan makanan Aurellia lapar " Brad langsung menatap Aurellia dengan wajah bingung dan kagetnya .


Padahal ini masih pagi tapi Aurellia sudah lapar ! Ah orang hamil memang membingungkan .


" makanan apa " Tanya Brad pelan .


" Aku juga bingung ,tapi aku lapar " Brad dan Erland saling menatap kedua pria itu berbicara lewat sorot mata .


" Pesan saja Brad " Ujar Erland


" Baik tuan " Jawab Brad lalu ke luar dari ruangan Erland setelah meletakkan berkas yang dia bawah tadi .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2