London Love Story

London Love Story
Keberangkatan


__ADS_3

Hari² yang di lewati Aurellia begitu berat hingga tidak terasa esok hari mereka akan kembali ke Indonesia .


Sepulang dari perusahaan Aurellia langsung membaringkan tubuh nya di atas kasur empuknya ,sejak pagi kepalanya terasa pusing tapi dia tetap memaksakan keperusahan karena harus menyelesaikan beberapa berkas agar nantinya dia bisa fokus liburan .


Ya liburan !! Karena mereka di sana akan sedikit lama sehingga Aurellia tidak ingin menyia²kan waktu itu .


Hingga waktunya makan malam Aurellia tidak turun ke bawah,sehingga Brad meminta pelayan untuk melihat ke kamarnya .


" Nona Aurellia sudah tidur tuan , saya sudah mengecek nya " Papar sang pelayan .


" Terimakasih bi " Jawab Brad.


" Jam berapa kita berangkat " Tanya Erland menatap Brad.


" Jam 8 pagi tuan " Jawab Brad,Erland tidak melanjutkan lagi pertanyaan nya .


Setelah selesai makan baik Erland atau pun Brad langsung menuju kamar mereka masing-masing .


Tidak ada hal yang di lakukan keduanya langsung mengistirahatkan diri karena hampir sebulan ini mereka bekerja begitu keras hanya untuk kembali ke Indonesia .


Dan selama di sana maka orang² kepercayaan Erland lah yang akan menangani permasalahan di London termaksud proyek yang sedang berjalan dengan tuan Dominic.


Erland akan menyelesaikan semuanya setelah kembali dari Indonesia dan dia akan memberikan kejutan pada mereka berdua siapa lagi kalau bukan siksa dan tuan Dominic.


🪵


🪵


🪵


Menjelang pagi hari Aurellia harus memaksakan matanya untuk terbuka karena perut nya terasa di aduk begitu kuat hingga dia langsung berlari ke arah kamar mandi.


Huek......Huek .....Huek


Dia terus mengeluarkan isi perutnya hingga membuat badannya terasa lemas dan berpegangan pada ujung wastafel .


" Sakit ....sekali " Gumam Aurellia memejamkan matanya kuat,tapi itu tidak berlangsung lama karena dia kembali mengeluarkan isi mulutnya sekalipun hanya ada cairan hingga membuat nya mengeluarkan kan air matanya .


" Ibu ...Hiks " Aurellia memegang perutnya sambil memanggil Rosna ibunya .


Saat di rasa sudah baikan Aurellia ke luar dari kamar mandi dengan gontai sambil berpegangan pada dinding karena kepalanya rerasa pusing .


Lalu kembali merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil memijat kepalanya dengan pelan .


" Ini jam berapa " Gumamnya lalu mengambil ponsel nya yang ada di atas meja samping tempat tidur .


" 05.23 " Gumam nya lalu kembali meletakan ponselnya di atas meja .


Di rasa cukup dia bangun sambil bersandar di kepala ranjang mengambil air minum lalu meneguk nya hingga habis .


" Sepertinya asam lambung ku naik, karena semalam aku tidak makan " Ujarnya dengan lirih, secara perlahan dia menurunkan kakinya berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Setelah selesai dia langsung ke ruangan ganti sekalipun kepalanya masih terasa pusing dia harus menyiapkan barang² yang akan dia bawa .


Semalam dia mengira akan tidur sebentar nyatanya dia terbangun hingga pagi hari itupun karena merasa Perutnya di aduk² .


Dia tidak membawa banyak hal hanya perlengkapan khusus saja,karena di Indonesia banyak juga pakaian dan yang lainnya .


Di saat cukup Aurellia langsung mengganti pakaiannya lalu momeles wajahnya hanya untuk menutupi wajah pucat nya .


5 menit kemudian Aurellia ke luar sambil membawa koper kecil miliknya membiarkan kamar nya berantakan nanti dia akan meminta pelayan untuk membersihkan nya .


Sesampainya di meja makan belum ada siapapun selain chef dan pelayan yang bertugas di dapur.


" Bibi " Panggil Aurellia pelan


" Iya Non " Jawab Pelayan sopan.


" Bisa minta tolong buatkan teh " Ujarnya dengan lembut .


" Baik Non " Jawab pelayan lalu meninggalkan Aurellia sendirian di meja makan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Kau sakit " Aurellia langsung mengakat kepalanya,lalu menggeleng " Tidak " Jawabnya dengan pelan lalu duduk dengan benar .


Para pelayan mulai menata sarapan di atas meja ,tapi gerakan Aurellia membuat mereka kaget dan menghentikan gerakan tiba² Aurellia langsung berdiri berlari ke arah wastafel membuat peserta di situ di buat kaget .


Huek......Huek ...Huek


" Aku ..."


Huek ......Huek ....Huek ....


Aurellia menyandarkan kepalanya di atas wastafel tenaganya sudah tidak ada lagi bahkan hanya untuk berdiri Brad lah yang membantunya .


" Ok " Aurellia mengaguk sebagai jawabannya " Mau ke meja makan lagi " Lagi² Aurellia hanya mengaguk saja .


Dengan perlahan Brad membawa Aurellia duduk di kursi .


" Bibi buatkan bubur " Pintah Brad .


" Jus alpukat saja " Gumam Aurellia lirih yang masih bisa di dengar dengan jelas oleh Brad.


" Kau yakin " Aurellia mengaguk " jus alpukat saja bi " Ujar Brad .


" Baik tuan " Jawab Pelayan .


Sambil menunggu jusnya Aurellia memilih membaringkan kepalanya di atas meja sekilas dia menatap ke arah Erland yang hanya diam sambil menyantap sarapan nya .


" Bibi punya minyak telon " Tanya Aurellia saat melihat pelayan melintas di dekatnya .


" Punya Non " Jawab Pelayan .

__ADS_1


" Bisa untuk saya ,nanti saya bayar " Ujar Aurellia .


" Tidak usah Non, saya ambil dulu Non " Pelayan meninggalkan meja makan ke arah kamarnya .


" Non Jusnya " Ujar Pelayan membawakan pesanan Aurellia " Makasih BI " Jawab Aurellia lalu mulai menyeruput Jusnya .


Erland yang sejak tadi memperhatikan Aurellia hanya menatap wanita itu bingung,tapi dia enggan berkomentar hingga mereka selesai dengan sarapan nya .


" Kamu baik² saja " Aurellia mengaguk sambil mencium aroma minyak telon yang di berikan pelayan .


" Pak apa ada masker " Tanya Aurellia pada sang sopir yang duduk di samping nya .


" Ada Non " Jawab sang sopir lalu membuka dashboard melihat itu Aurellia langsung mengambil satu lalu mengambil tisu yang di teteskan minya telon barulah di pakai dengan masker nya .


Aurellia kembali terlelap saat mencium aroma minyak telon karena perasaan nya jauh lebih baik sehingga dia bisa menenangkan diri nya .


35 menit mobil mereka sudah sampai di bandara di mana pesawat jet mereka sudah siap .


Brad lebih dulu turun lalu di susul Erland setelah Brad membukakan pintu untuknya .


" Selamat pagi tuan muda "


" Sudah siap semuanya " Tanya Brad .


" Sudah tuan " jawab mereka bersamaan .


" Silahkan tuan " Erland langsung naik ke atas jet pribadi di susul Brad dan Aurellia .


Mencium aroma parfum yang begitu banyak macam aroma membuat Aurellia ingin muntah tapi sebisa mungkin di tahan hingga mereka sampai ke dalam jet langsung membaringkan tubuhnya di atas sofa panjang yang ada di situ .



" Panggil dokter untuk memeriksa nya " Pintah Erland menatap Brad yang menatap ke arah Aurellia .


" Ah baik tuan " Jawab Brad ,karena memang di dalam pesawat itu ada dokter khusus yang akan mengikuti ke mana pun mereka pergi hanya untuk berjaga-jaga .


Erland menatap dingin ke arah Aurellia yang memunggunginya sambil mencium aroma minyak telon yang ada di tangan nya , kesalahan Aurellia beberapa Minggu lalu membuat Erland enggan terlalu peduli dengan wanita itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut !!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰😘


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2