London Love Story

London Love Story
belum bisa memberikan


__ADS_3

Hari ini Erland terpaksa meliburkan diri setelah menemani Aurellia sarapan, keduanya kembali ke kamar entah kenapa Aurellia enggan di tinggalkan sang suami .


" Aku ganti baju dulu ya " Ujar Erland lembut .


" Ikut " Rengek nya manja , Erland menuruti keinginan ibu hamil itu yang terus mengekor .


" Duduk, tunggu di sofa " Aurellia duduk dengan tenang sambil menatap erland yang sedang mengambil pakaian nya di lemari kaca .


Namun setelah Erland melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuhnya suara Aurellia menghentikan gerakan nya .


" Hubby jangan pakai baju " Erland menetap ke arah Aurellia " Jangan pakai baju begitu saja " Erland semakin bingung hingga Aurellia berdiri dari duduknya menghampiri sang suami yang terus menatap nya datar .


" Jangan pakai apa pun, aku suka melihat mu begini " Ucapnya sambil tersenyum .


" Tapi itu akan bahaya Darl " Ujar Erland memperingati sang istri .


" Tidak papa " Jawab Aurellia mengelus dada Erland.


" Darl " Aurellia menatap sang suami sambil tersenyum " Aku menginginkan nya " Erland memejamkan matanya merasakan sapuan halus tangan sang istri di kulit nya .


" Darl ....Nanti ...Baby ... Eugh " Erland mengigit bibirnya kepala nya menatap ke atas saat tangan lembut itu menyentuh miliknya yang perlahan mulai bangun dari tidurnya.


" Darl ... Aaarrrggggghhhhhhh " Geram Erland panjang .


Detik kemudian Erland menatap ke arah bawah di mana sang istri sudah berlutut di depannya .


" Aku ingin " Erland menggeleng tanda tidak setuju, Namun Aurellia tetap melakukan memasukkan benda berurat itu dalam dalam mulutnya .


" Aaarrrggggghhhhhhh " Erangan panjang Erland memenuhi tunangan ganti itu kedua tangan nya memegang ujung meja dengan erat .


Suara yang berasal dari bawah membuat Erland semakin terbakar gairah .


SEKIAN DAN TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA ,PELUK DAN CIUM DARI AUTHOR 🥰🥰🥰😘😘😘😘


🪵


🪵


" Kamu bosan " Iin menatap Brad lalu menggeleng .


saat ini Iin sedang menemani Brad di ruangan kerja karena dia pun ikut libur dan menyelesaikan pekerjaan di rumah.

__ADS_1


" Kamu harus tahu perkejaan ku seperti apa " Ujar Brad lalu kembali fokus pada layar dan kertas yang ada di depan nya .


" Mau saya urut " Tawar Iin pelan .


" kamu bisa " Iin menggeleng " Aku akan mencoba nya , kalau tuan tidak suka saya bisa berhenti " Jawab Iin jujur .


" Kamu menjadi kan aku bahan percobaan " Tanya Brad menatap Iin .


" Tidak tuan " Jawabnya cepat " Maksud saya ..."


" Kalau begitu lakukanlah, aku ingin merasa kan bagaimana pijatan mu ,Apa seenak milikmu saat akan meledak yang menjempit milik ku " Iin langsung berdiri dari duduknya, wajah nya terasa panas saat mendengar ucapan Brad yang begitu vulgar .


" Tuan " Brad menyadarkan kepalanya di sofa hingga Iin tidak bisa memijat nya dengan bebas " Beri aku ciuman " Iin semakin di buat malu , bahkan kini wajahnya sudah memerah .


" Tuan " Rengek Iin manja .


" Ayo Iin ,kamu tidak perna mengambil ahli lebih dulu " Iin semakin gusar dia menatap Brad sambil menggigit bibir bawahnya untuk menghilangkan rasa gugupnya .


" Iin ...." Iin langsung membungkam mulut Brad dengan kedua matanya yang tertutup rapat .


Brad menarik sudut bibirnya lalu memberikan ******* kecil di bibir manis Iin , perlahan Iin membalasnya dengan lembut perlahan mata nya mulai terbuka di mana kini keduanya saling menatap .


Brad mengakhiri lebih dulu dia menahan kepala Iin yang menunduk .


Brad kembali mencium bibir Iin sekilas lalu tersenyum lembut ,senyum yang tidak pernah Iin lihat .


" Tuan " Brand hanya menatapnya tanpa menjawab " Maaf mungkin ini terllau lancang ,tapi bisa kah tuan mengizinkan aku memiliki perasaan ini " Brad masih terdiam dengan posisi Iin yang berada di belakang sofa sedangkan Brad duduk di sofa dengan kepala bersandar " Ini pertama nya saya merasakan hal ini " Lanjutnya jujur .


" Apa yang kamu rasakan " Tanya Brad lembut menatap manik mata yang berwarna coklat itu .


" Saya tidak tahu ,tapi saya merasa nyaman mungkin karena tuan memperlakukan saya dengan baik " Jawabnya Jujur .


Brand kembali menarik tengkuk Iin lalu mencium nya sekilas .


" Tapi aku belum bisa memberikan itu " Jawab Brad jujur .


" Masih banyak yang harus aku selesaikan " Lanjutnya lagi .


" Apa karena Nona Salma " Brad langsung menatap tajam Iin " Tadi pagi saya tidak sengaja mendengar percakapan tuan dengan Nyonya Aurellia ,Maaf atas kelancangan saya " Brad melepaskan tangannya dari leher Iin lalu membenarkan posisi duduk nya sedangkan Iin masih berdiam di belakang pria itu .


Brand kembali melanjutkan perkejaan nya tanpa memberikan jawaban yang pasti untuk wanita itu .

__ADS_1


" Saya urut tuan " Izin Iin , karena awalnya memang ingin mengurut pria itu .


Bohong jika Iin baik² saja ,tapi dia sadar di mana posisi nya setidaknya dia sudah mengungkapkan perasaan nya itu sudah membuat nya sedikit lebih baik .


Sedangkan Brad lagi² harus menarik napas panjang karena kehilangan fokusnya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Puas " Aurellia mengaguk tersenyum " Biarkan seperti ini dulu Hubby " Erland benar-benar di buat bingung dengan sikap Aurellia .


" 5 menit ,setelah itu kita mandi ! Kasian Baby " Aurellia mengaguk sebagai jawabannya.


" Hubby "


" Hebm "


" Hubby senang tidak ? " Tanyanya menatap wajah sang suami .


" Jangan bertanya hal yang sudah jelas kamu tahu jawabannya Darl " Aurellia terkekeh geli.


" Aku bingung kenapa aku bisa segila itu " Ucapnya tertawa kecil .


PLak


Erland memukul bokong Aurellia hingga membuat wanita itu meringis pelan .


" Jangan lakukan lagi ,aku takut baby kenapa² ! biarkan aku yang bekerja paham " Aurellia mengaguk " Tapi aku tidak janji " Lanjut nya tersenyum .


Cup ...cup ...cup


Aurellia mencium bibir Erland berulang kali hingga membuat pria itu menggeleng.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2