
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ceklek
Aurellia menatap ke arah pintu , bibir nya melengkung kalah melihat sang suami masuk dalam kamarnya .
" Lena sudah tidur Dad " Tanya Aurellia lembut .
" Hebm , dia cerewet sekali seperti biasanya " Aurellia hanya tersenyum ,karena setiap malam Erland akan lebih dulu menidurkan putri nya dan itu kenapa gadis kecil itu lebih lengket pada Erland di banding dirinya .
" Lelah ?" Aurellia merentangkan tangannya ke samping ,seolah paham Erland langsung memeluk sang istri dengan erat .
" Ada pengasuh ,jika bosan kamu bisa ke luar menikmati waktu mu " Aurellia mengaguk " Begini saja ini sudah jauh lebih baik ,semenjak ada Lena aku jadi malas ke luar jika tidak penting . Apa lagi sekarang ada si kembar ,ke luar pintu pun aku malas " Erland tertawa kecil lalu melepaskan pelukannya menatap wajah sang istri.
" Selalu cantik " Aurellia memutar bola " Gombal " Jawabnya ,Erland mengacak rambut sang istri lalu mencium keningnya beberapa kali .
" Ke luar lah, tidak perlu memikirkan anak² mereka akan aman di rumah ini ,asal sebelum kamu pergi keperluan si kembar sudah siap " Ujar Erland lembut .
" Besok aku tidak akan ke kantor ,jadi kamu bisa pergi aku yang jaga anak² " Lanjut nya .
"Kalau begitu kita ke luar sama² " Erland menggeleng " Kami akan menunggu mu di rumah " Jawab Erland .
" Tapi ....."
" Percayalah,anak² akan aman bersama ku . Kan ada pengasuh juga yang membantu " Potong Erland cepat .
" Bukan itu maksudnya,tapi kan Daddy juga lelah seharian bekerja ,masa saat Daddy libur mau urus anak² lagi " Jawab Aurellia.
" Aku kerja pagi sampai sore saja Darl,itu pun di kantor hanya duduk dan memeriksa berkas saja , selebihnya Brad yang urus ! Sedangkan kamu sebelum kami bangun pun kamu sudah mulai berkerja hingga sampai anak-anak tidur malam ,belum lagi si kembar yang bangun saat larut malam karena haus atau yang lainnya " Aurellia hanya bisa terdiam ,dia cukup terharu mendengar ucapan suaminya bahkan matanya sudah berkaca-kaca.
Dia bersyukur mendapatkan suami seperti Erland karena dia sangat mengerti apa pun yang dia inginkan tanpa harus mengatakan padanya .
__ADS_1
Dan pria itu kini kembali membuatnya terharu ,hingga akhirnya dia memeluk Erland tangisannya mulai terdengar membuat Erland tertawa .
" Apa kamu sebahagia itu hanya karena aku meminta mu libur mengurus aku dan anak² " Aurellia mengaguk cepat " Brad sudah menyiapkan hotel untuk mu, jadi kamu bisa bermalam di hotel " Aurellia semakin erat memeluk suaminya .
seperti nya rasa terimakasih saja tidak cukup ,lalu apa yang harus dia berikan pada suaminya ? Cinta , Itu sudah pasti tanpa pria itu minta karena memang dialah yang pertama mencintai pria itu .
Aurellia melepaskan pelukannya menatap sang suami dengan mata yang masih basah .
" I love you Daddy,Cup " Aurellia lebih dulu mencium bibir suaminya itu .
" Ayo kita lakukan " Erland tertawa tanpa mengalihkan pandangannya pada wajah sang istri.
" Apa ini bayaran ku " Aurellia mengaguk lalu kembali menyatukan bibir mereka .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seperti ucapan Erland semalam , Aurellia bangun lebih awal dari biasanya karena menyiapkan semua keperluan si kembar, sekalipun ada pengasuh tapi dia ingin memastikan jika semuanya sudah aman ,apa lagi ini pertama kalinya dia meninggalkan suami dan anak-anak cukup lama ,karena biasanya dia hanya di berikan waktu pagi sampai suaminya pulang kerja .
Dia menatap lemari penyimpanan ASI si kembar " Seperti nya cukup sampai besok pagi " Gumam Aurellia .
" Iya Nyonya " Jawab Keduanya .
" Tolong bantu bapak ya , soalnya besok saya baru kembali " Kedua pengasuh itu langsung melotot kan kedua matanya kaget membuat Aurellia tertawa " Aku di berikan liburan tidak perlu memikirkan yang lain " Kedua pengasuh itu menghela nafas lega, sehingga tawa Aurellia pecah, seperti nya kedua pengasuh anaknya itu sudah memikirkan hal yang aneh-aneh.
" Tetap di samping mereka , kecuali mereka bermain di dalam kamar kalian boleh istirahat tapi jangan berjauhan dengan ponsel kalian ,bisa saja sewaktu-waktu bapak meminta bantuan kalian " Kedua pengasuh itu mengagukan kepalanya paham " Iya Nyonya " Jawab kedua nya .
" Tolong si kembar di mandikan dulu ya ,soalnya aku mau siap² " Pinta Aurellia lembut .
" Baik Nyonya " Aurellia membuka pintu yang terhubung dengan kamar mereka .
Saat masuk dia sudah melihat suaminya bangun dan bersandar di kepala ranjang .
" Kamu tidak terlihat seperti orang kelelahan " Aurellia tertawa kecil menghampiri suami nya dan mencium bibirnya.
__ADS_1
CUP
" Aku masih sanggup satu putaran pagi ini " Goda Aurellia mengedip kan matanya sebelah .
" Apa aku harus meminta mu tiap hari berada di luar " Aurellia hanya tersenyum sambil mengelus dada suamimya dengan gerakan halus .
" Kamar mandi " Erland langsung turun dari tempat tidur lalu menggendong Aurellia .
🪵
🪵
Tok ...tok ..
" Mi ...Pi ..."
" Masuk sayang " Jawab dari dalam
Ceklek
Pintu Kamar Brad terbuka dari arah luar di mana putri pertama nya masuk sudah dengan pakaian sekolah nya .
" Mami mau ke mana ? " Salsa menatap Iin dari atas sampai bawah ,tumben sekali ibunya itu berdandan .
" Apa mami mau antar Salsa sekolah " Iin mengaguk tersenyum " Sini ,mami mau bicara sesuatu " Salsa mendekati Iin yang sedang duduk di sofa sambil mengurus adik laki-laki nya itu .
" Nanti sepulang sekolah bantu Papi jaga adik ya ,Mami ada urusan sedikit di luar jadi kemungkinan besok nya baru kembali " Salsa mengerutkan keningnya lalu dia menatap Brad yang hanya diam saja .
" Papi sama Mami bertengkar " Brad langsung menatap putri pertama nya itu " Apa yang kamu ucapkan" Tanya Brad cepat .
" Apa Salsa buat salah ? " Seperti nya putrinya itu salah paham hingga membuat nya harus turun tangan untuk menjelaskan nya " Sini " Salsa mendekati Brad dengan wajah sendu dan menunduk.
Di angkat nya tubuh Salsa lalu di dudukan di pangkuan nya " Berat " Canda Brad tapi Salsa tidak memberikan respon apa pun " Papi yang meminta Mami pergi ,tapi bukan berarti kami bertengkar,anggap saja ini liburan Mami , bukannya kakak selalu bilang kasian dengan Mami karena harus mengurus Kakak dan adik ,jadi sekarang gantian Papi yang akan mengurus kalian ,gimana " Salsa menatap wajah sang ayah dengan intens " Tapi beneran Papi sama Mami tidak bertengkar " Brad mengagukan kepalanya cepat .
__ADS_1
" Mommy Aurel juga akan liburan seperti Mami ,jadi nanti bantu Papi sama Daddy ya urus adik²mu " Salsa mengaguk cepat " Iya Pi " Pekik Salsa saking senang nya membuat Brad dan Iin tertawa .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...