London Love Story

London Love Story
Kesalahan Brad


__ADS_3

" Apa mereka sudah datang "


" Sudah tuan ,mereka menginap di hotel " jawabnya .


Erland melepaskan pena mahal yang sejak tadi berada di tangan nya menatap pria yang ada di depannya .


" Apa yang kamu takutkan " Tanya Erland pelan .


" Tidak ada tuan " Jawab Brad .


" Periksa ulang ,ini pertama kalinya kamu salah " Brad menatap Erland lalu menatap berkas yang sudah ada di depannya " Percayalah sama calon istri mu ,aku yakin dia bisa mendapat restu dari uncle " Lanjutnya lagi .


" Kalian hanya perlu bicara bukan, lalu apa yang kamu khawatir kan " Tanya Erland .


" Maaf tuan " Ujar Brad , entahlah kenapa pikirannya mendadak kacau hanya memikirkan calon istri nya dan kedua orang tuanya .


"Selesaikan lah ,bukannya kamu harus menemui mereka " Brad mengaguk " Sekali lagi saya minta maaf tuan ,saya akan pastikan tidak akan terjadi lagi " Erland hanya mengaguk sebagai jawabannya .


Kini Brad sudah berada di ruangan nya menatap berkas yang ada di depannya .


" Shiit " Umpat nya mengusap wajahnya dengan kasar " Kenapa kamu jadi bodoh Brad " Lanjutnya lalu menatap kertas yang ada di depannya .


di ruangan Erland menggeleng melihat tingkah Brad , biasanya pria itu selalu memastikan semuanya baru dia berikan padanya .


Tapi kali ini Brad benar-benar berbeda, Erland tersenyum tipis dia menyadari sesuatu tingkah Brad tidak jauh berbeda dengan nya saat memikirkan Aurellia di awal hubungan mereka .


" CK, kenapa aku memikirkan wanita hamil itu ? " Gumam Erland tertawa kecil .


" Apa dia merajut lagi ? " Lanjutnya lagi.


Erland mengambil ponselnya yang ada di atas meja mengotak-atik pada benda itu setelah selesai dia kembali meletakkan di atas meja nya .


🪵


🪵


🪵


Masion 15.22 PM


" Pak " Panggil Aurellia lembut menatap kepala pelayan .


" Bukannya orang tua Brad sudah sampai " Lanjutnya lagi .


" Tuan Morgan menginap di hotel Nyonya " Jawab nya dengan sopan .


" Kenapa tidak langsung ke sini " Tanya Aurellia sedikit kesal


" Untuk yang itu saya kurang tahu Nyonya " Jawabnya gugup .


" Awas saja nanti ,aku akan telepon ayah " Dengus Aurellia .

__ADS_1


Sedangkan di samping wanita itu ,Iin sedang gugup sekaligus takut mendengar orang tua calon suami nya sudah berada di Negera itu , padahal sebelumnya Brad sudah memberi tahunya jika orang tuanya akan ke sini .


Tapi itu tetap saja entah kenapa dia menjadi takut atau karena ini pertama kalinya ! Entahlah Iin takut sendiri mengingat status nya .


Jujur dia sendiri tidak ingin berada di posisi ini apa lagi membayangkan statusnya tapi di sisi lain dia bersyukur karena kehadiran Salsa banyak merubah hidupnya .


" Iin " Iin tersentak lalu menatap ke sampingnya .


" Maaf Nyonya , apa nyonya butuh sesuatu " Tanya Iin cepat .


" Memikirkan apa ? " Iin menggeleng cepat " tidak ada Nyonya " Jawab Imelda .


" Ayo kita lanjut lagi " Aurellia memilih tidak melanjutkan pertanyaan nya sekalipun dia ingin bertanya lebih jauh .


" Iya Nyonya " Jawab Iin .


Keduanya kembali fokus pada pekerjaan yang baru beberapa hari ini mereka geluti bersama untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul 18.09 PM


Sebuah mobil baru saja berhenti tepat di depan pintu masion besar itu dengan sigap penjaga langsung membukakan pintu untuk tuannya .


" Di mana istri ku " Tanya nya saat sudah berada di luar .


" Hubby " Erland menatap ke sumber suara di mana wanita yang dia cari sedang tersenyum .


Hap .


" Kangen " Rengek Aurellia memeluk tubuh suaminya dengan erat.


" Aku dari luar Darl " Aurellia tidak peduli karena dia begitu merindukan pria itu , semenjak kehamilan nya entah kenapa dia tidak bisa jauh dari suaminya sekalipun dia selalu meyakinkan dirinya tapi namanya rindu itu sudah di obati .


" Kiss " Erland mencium bibir Aurellia sekilas tanpa peduli di mana mereka saat ini karena itu permintaan ibu hamil dan dia sendiri pun tidak peduli toh Aurellia istri nya .


" Ayo " Brad menarik tangan Iin untuk mendahului kedua insan yang sedang melepaskan rindu satu sama lain .


Padahal sebelumnya pria itu selalu menunggu Erland lebih dulu .


" Bawah apa ? " Aurellia menatap paper bag kecil yang ada di tangan suaminya .


" Hadiah untuk Baby " Aurellia langsung menatap suaminya dengan mata tajamnya " Hanya Baby ? " Erland mengaguk " Untukku tidak ada ? " Protes Aurellia .


" Kamu sudah memiliki semuanya ,jika kamu juga mau kamu tinggal membelinya " Jawab Erland sekenanya .


" Tapi aku juga mau di kasih hadiah By " Rengek Aurellia kesal .


" Ayo kita ke kamar " Sekalipun enggan Aurellia tetap mengikuti suaminya itu dengan perasaan kesal nya, di ikuti kepala pelayan yang membawa tas kerja pria itu .


🪵

__ADS_1


🪵


Erland tersenyum dalam hati melihat tingkah istri nya yang sedang merajuk tapi dia bersikap biasa saja .


" Darl ...Lia " Sang pemilik nama mendekati suaminya yang sedang duduk di sofa dengan wajah yang di tekuk .


" Kenapa " Jawabnya ketus duduk di samping suami nya .


" Aurellia " Tegur Erland tegas .


" Iya By " Jawab nya selembut mungkin .


" Duduk di sini " Aurellia pindah dari duduknya lalu mendarat tubuhnya di atas pangkuan suaminya .


" Bukalah " Aurellia menatap paper bag yang suaminya bawah tadi lalu mengambil nya .


Ada sebuah kotak kecil yang berukurang sedang,rasa penasaran Aurellia seketika metonga dengan cepat dia mengambil kotak itu mengeluarkan dari paper bag .


" Cantik sekali " Pekik Aurellia saat melihat apa isi dari kotak itu bahkan tidak sabarnya dia mengambil isi kotak itu .


" Untuk ku " Tanya Aurellia menatap suaminya .


" Baby " Jawab Erland.


" Untukku saja,nanti aku ganti kan kalau sudah lahir toh jenis kelaminnya belum ketahuan " Jawabnya membuat Erland tertawa kecil.


" Suka ? " Aurellia mengaguk depan cepat matanya terus menatap kalung dan gelang yang ada di tangannya .


" Pakailah jika kamu suka ,itu milikmu " Ucap Erland lembut .


" Makasih By " Aurellia meletakan kembali ke tempat nya lalu memeluk suaminya dengan erat .


"Hadiah servisan semalam " Aurellia tertawa dalam pelukan suaminya " Aku akan melakukan tiap malam dengan begitu aku akan menjadi juragan berlian " Jawabnya di sela tawanya .


" Aku tidak segila itu Aurellia , bagaimana jika anakku tidak nyaman " Aurellia melepaskan pelukannya menatap suaminya " Baby nya suka bahkan sangat suka ,apa lagi mommy " Jawabnya sambil mengedipkan matanya sebelah menggoda suamimya .


" Sudah mulai berani ya " Ujar Erland tersenyum .


" Karena aku suka yang berani ,apa lagi itu dengan hubby " Jawabnya lalu tertawa begitu juga Erland .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2