
" Apa saya perlu siapkan pakaian anda " Erland menggeleng " Di sana pakaian ku banyak Lia " Jawab Erland lembut .
Kini mereka sudah berada di dalam kamar setelah makan malam dan berceramah dengan keluarga Erland .
" Tuan " Erland menatap Aurellia " boleh aku bertanya " Erland mengaguk sebagai jawabannya " Bagaimana perasaan Tuan bertemu kembali dengan Nona Nova " Tanya Aurellia menguatkan hatinya .
" Apa tetap seperti dulu " Lanjutnya lagi .
" Apa jika aku jujur kamu akan baik-baik saja " Aurellia mengagguk pelan sekalipun tidak dengan kenyataan nya " Perasaan ku tidak baik² saja ,Apa itu cukup " Aurellia mengaguk sebagai jawabannya .
" Lalu bagaimana dengan mu " Tanya balik Erland .
" Aku tidak pernah mencintai nya, Aku hanya kecewa karena dia tidak jujur hanya sebatas itu saja " Jawab Aurellia jujur .
Erland langsung menatap Aurellia " Lalu kenapa kamu menerima nya " Tanya Erland lagi.
" Hanya ingin melupakan tuan , namun takdir berkata lain " Aurellia menghentikan ucapannya tersenyum tipis .
" Apa kamu menyesal " Aurellia menggeleng " Setidaknya aku bisa mendapatkan cinta dari mereka itu sudah cukup " Jawabnya serak, Aurellia tetap mempertahankan senyuman nya pada Erland yang terus menatap nya .
" Kamu yakin itu cukup " Aurellia mengaguk cepat " Sudah cukup " Jawabnya lagi sambil mengelus perutnya .
Erland terus menatap wajah Aurellia dengan lekat ,entah kenapa melihat Aurellia seperti itu membuatnya sesak dan sakit .
Dia tidak pernah merasakan ini sebelumnya ,pertama hanya pada Nova saat dia di abaikan Edward dan merasa kehadiran nya di keluarga nya hanya karena anak-anak nya ,apa lagi sebelum nya dia tahu bagaimana Nova bisa berada di rumah besar itu .
Dan kini dia melihat itu kembali pada Aurellia wanita yang mengandung calon anak²nya ,di mana Aurellia terus memperlihatkan padanya bahwa dia baik² saja namun tidak dengan kenyataan nya .
" Nanti saya bisa kan menginap di rumah ayah "Tanya Aurellia mengalihkan pembicaraan, Erland mengaguk " Terimakasih " Jawab Aurellia lembut .
" Kamu sudah minum vitamin mu " Tanya Erland .
" Sudah Tuan " Jawab Aurellia
" Kalau begitu istirahat lah " Aurellia merebahkan tubuhnya dengan pelan " Aku ke luar sebentar " Lanjutnya lagi .
" Iya " Jawab Aurellia, Erland mematikan lampu utama lalu meninggalkan Aurellia begitu saja .
Maaf sudah membuat mimpi tuan hancur, sekali lagi saya minta maaf karena ku tuan harus merasa lebih jauh dari Nona Nova sekali lagi saya minta maaf Ucap Aurellia dalam hati sambil menatap pintu kamar yang sudah tertutup rapat .
Di tempat lain Abraham sudah berada di cafe yang di janjikan Aurellia lebih tepatnya Erland dan di mana Brad memajukan jam pertemuan keduanya .
__ADS_1
" Kenapa aku jadi gugup " Gumam Abraham tersenyum .
Beberapa menit menunggu akhirnya dia bisa tersenyum tapi kenapa bukan Aurellia .
Abraham terus menatap Brad yang masih berdiri di depannya,detik kemudian pria itu menarik kursinya duduk di depan Abraham .
" Maaf anda siapa " Tanya Abraham menatap datar Brad .
" Kamu tidak perlu tahu saya siapa " Ujar Brad dingin, seperti nya Abraham tidak mengingatnya padahal sebelum nya mereka perna bertemu dan itu juga dia bertemu dengan Aurellia .
Daya ingatnya sangat buruk Cibir Brad dalam hati .
" Jangan ganggu Aurellia lagi " Brad menjeda ucapannya " Sampai kapan pun kalian tidak akan perna bersama " Lanjutnya.
"Sampai kapan pun dia akan bersama ku " Jawab Abraham serius .
" Bukannya kamu akan menikah ? " Tanya Brad sinis .
" Kau mengatakan pada Aurellia kalian di jodohkan ,bahkan sebelum kamu mengajak Aurellia langsung tapi kenyataannya bukan begitu bukan " Tanya Brad .
Lalu mengeluarkan beberapa lembar foto dari saku jaketnya meletakan di atas meja .
" Apa itu cukup , bahkan sebelum ke London dan bertemu dengan Aurellia kalian melangsungkan acara pertunangan dan pernikahan kalian pun tinggal hitung hari ,dan kamu mengirimkan pesan padanya untuk menunggu pria bajingan seperti mu " Cibir Brad tersenyum sinis .
Abraham menatap beberapa lembar foto yang ada di atas meja dengan mata melotot ,di mana sang calon istri sedang bersama dengan beberapa pria yang berbeda-beda .
" Shiiit " Abraham langsung mengambil foto itu lalu membawanya keluar dari cafe itu dengan emosi .
Sesampainya di dalam mobil Brad mengirimkan pesan pada Erland ,setelah itu dia melajukan mobilnya kembali ke rumah nya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Huek .....Huek ....Huek ...
" Jangan sakiti Mommy kalian baby " Ujar Erland dengan lembut sambil mengelus perut Aurellia dan memijat tengkuk nya dengan lembut .
"Sudah lama " Erland menatap ke arah pintu di mana Elvi berdiri sambil memegang secangkir minuman.
" Baru Oma " Jawab Erland, Elvi meletakan minuman yang dia bawa ke atas meja lalu menghampiri Erland dan Aurellia .
" Maaf Oma langsung masuk ,tadi Oma sudah mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban " Erland mengaguk " Tidak papa Oma " Jawab Erland .
__ADS_1
" Kamu mandi saja, Aurellia biar sama Oma " Ujar Elvi lembut .
" Udah enakan " Aurellia menggeleng pelan , sedangkan Erland masih berada di sampingnya terus menatap Aurellia yang berjongkok di depan wastafel .
Beberapa detik kemudian Aurellia kembali mengeluarkan isi perutnya yang bahkan hanya cairan dan kadang juga tidak ada yang keluar membuat wanita itu nyaris menangis karena merasa kan tenggorokan nya sakit .
" Cuci mulut dulu " Elvi membantu Aurellia mencuci mulut nya dengan pelan " Bantu istrinya Dek " Pinta Elvi, Erland langsung mengakat tubuh lemas Aurellia ke luar dari kamar mandi menuju tempat tidur mereka .
Sesampainya di sana dengan sigap Elvi langsung memberikan minuman yang dia bawa tadi ,lalu dia menatap Erland .
" Mandi Dek,katanya jam 8 pergi nya " Erland langsung menatap Elvi " Tapi Oma ..."
" istrimu anak baik² saja, selesai kan urusan mu di sana biar cepat kembali " Ujar Elvi lembut .
" Sana mandi ,biar Oma siapkan pakaian nya " Erland menghela napasnya lalu menatap Aurellia " Are you ok " Aurellia mengaguk pelan .
" Sudah sana jangan di ajak bicara istri nya , Aurellia mau istirahat " Usir Elvi membuat Erland harus mengalah .
" Habiskan dulu minumnya habis itu istirahat ' Pinta Elvi
" Terimakasih nyonya " Jawab Aurellia lirih sambil tersenyum .
" Sudah,habiskan minumnya " Aurellia mengaguk lalu meneguk air hangat hangat itu dengan perlahan hingga habis .
" Istirahat lah ,Oma siapkan dulu pakaian Erland "
" Maaf sudah merepotkan Nyonya " Elvi mengelus lengan Aurellia dengan pelan " Jangan terus berterimakasih kamu istri nya Erland yang berarti kamu juga Cucu ku begitu juga yang ada dalam perut mu ' Ucap Elvi tersenyum .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lagian musim hujan ,selalu jaga kondisi kalian baik yang beraktivitas di luar atau dalam rumah .
Jangan lupa vitamin dan yang lainnya , selalu jaga kesehatan
Semangat 💪🏻💪🏻
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
__ADS_1
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟