London Love Story

London Love Story
Kembali tersakiti


__ADS_3

Hubungan Aurellia dan Abraham semakin membaik sesibuk apa pun keduanya selalu memberi kabar sekalipun hanya lewat pesan karena keduanya berbeda beberapa jam di mana kini Abraham sudah berada di Indonesia .


Tapi berbanding terbalik hubungan nya dengan Erland, di mana pria itu semakin datar dan dingin jika berhadapan dengan Aurellia,bahkan tak jarang Erland terus mengumpat dan berkata kasar pada Aurellia sekalipun hanya hal kecil ,tapi Aurellia tetap sabar bagaimana pun dia di sini bekerja sekalipun selalu menangis karena ucapan Erland .


Sepeti sekarang di mana Aurellia di panggil ke ruangan nya bersama Brad.


" Ada yang anda butuhkan tuan " Tanya Brad memberanikan diri .


" Kamu sudah menyiapkan semuanya " Tanya Erland yang masih duduk di kursi kerjaannya .


" Sudah tuan " Jawab Brad .


" Buka lowongan untuk sekertaris ,sebelum kita kembali Semua nya sudah selesai " Brad dan Aurellia langsung menatap ke arah Erland .


" Maaf tuan maksud nya...."


" Kita hanya kembali berdua nantinya " Tubuh Aurellia semakin menegang menatap Erland yang tidak tertarik menatap ke arah mereka .


" Tapi tuan kita harus membicarakan dulu sama tuan .."


" Saya yang akan bicara dengan mereka " Potong Erland clear .


" Tapi tuan , bagaimanapun Aurellia sudah lama bersama kita dan akan sulit nantinya ....."


" Jangan membantah ku Bradley " Brad langsung terdiam, apa lagi Erland menyebut nama lengkap nya lalu dia menatap Aurellia yang hanya terdiam .


" Kalian bisa ke luar dan urus semua yang berkaitan dengan Aurellia termaksud gaji dan yang lainnya " Ujar Erland datar .


" Baik tuan " Ujar Brad pelan lalu ke luar dari ruangan Erland ,tapi tidak dengan Aurellia wanita itu masih berada dalam ruangan Erland .


" Bisa jelaskan kenapa saya harus di pecat ,agar saya punya alasan jika nantinya ayah ku bertanya " Erland menatap Aurellia yang masih duduk di sofa .


" Alasan ?? " Tanya Erland sinis " Kamu yakin ingin mendengar alasannya " Aurellia mengaguk cepat.


" Biar saya bisa menjelaskan dengan baik pada orang tua ku " Jawab Aurellia .


" Saya tidak mau memelihara wanita murahan ,apa itu cukup " Aurellia langsung terdiam di tempatnya, lidahnya teras kelu hanya untuk membela diri .

__ADS_1


" Katakan itu pada ayah mu, tapi jika kamu memiliki kekuatan jika tidak maka cukup diam " Ujar Erland tajam .


" Apa tuan pernah melihat saya tidur dengan pria lain " Tanya Aurellia terbata menahan menahan amarahnya .


" Apa murahan hanya untuk tidur bersama ,bahkan tubuh mu bukan hanya saya yang menjamah nya tapi dia pun begitu saat dia mencium mu pun kamu hanya diam , lalu apa itu bukan murahan " Aurellia semakin mengepalkan tangan nya bahkan kini tangannya bergetar dengan perlahan Aurellia berdiri dari duduknya menghampiri Erland yang masih menatap nya dengan sinis.


" Maaf " Ujar Aurellia dingin .


pLak


Erland langsung memegang pipinya yang terasa panas ,lalu menatap tajam ke arah Aurellia yabg sudah menangis .


" Dia hanya mencium kening dan pipiku dan anda mengatakan saya murahan lalu bagaimana dengan anda yang setiap hari melakukan hal kotor dengan Nona Kimmy Hah " Bentak Aurellia " Saya memang mencintai anda tuan tapi haruskah anda memperlakukan saya seperti ini " Teriak Aurellia mengeluarkan kekesalan nya .


" Dari liburan sampai sekarang apa saya pernah membuang diriku di atas tempat tidur anda Seperti Nona Kimmy" Aurellia tertawa sekalipun cairan bening sudah memenuhi pipinya " Saya akan kembali sebelum waktunya dan saya akan membuat surat pengunduran diri saya , terimakasih tuan " Lanjutnya lalu ke luar dari ruangan yang membuat nya semakin sesak .


" Shiiittt " Umpat Erland mengusap wajahnya dengan kasar .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah ke luar dari ruangan Erland, Aurellia langsung berlari ke rooftop untuk menenangkan diri ,bahkan dia baru tahu jika di perusahaan yang selama ini dia menghabiskan waktu ada tempat senyaman ini untuk menenangkan diri



Aurellia duduk di salah satu sofa lalu menunduk badannya dan memeluk kedua kakinya .


" Ayah ....Ibu kenapa Aurellia harus mencintai nya ?? Kenapa perasaan ini harus ada , Sakit Bu " Gumam Aurellia sesegukan .


" Aurellia sudah berusaha sebaik mungkin ,bahkan saat dia terus bersama wanita itu Aurellia tetap bertahan Bu, tapi kenapa dia selalu mengatakan hal itu Bu " Lanjutnya lagi .


" Ayah ....Maaf Aurellia tidak bisa menepati janji Maaf jika ayah ingin memukul Aurellia bahkan membunuh ku, Aurellia sudah siap ayah !! Itu lebih dari dari rasa sakit ini yah " Aurellia meremas dadanya yang semakin sesak tak kalah mengingat perbuatan Erland selama ini .


Setelah merasa lebih tenang Aurellia kembali tapi dia lebih dulu ke arah kamar mandi mencuci wajahnya baru kembali ke meja kerjanya .


" Aku akan menyelesaikan nya ,sebelum nantinya aku mengundurkan diri " Gumam Aurellia menarik napasnya panjang .


" Fighting Aurellia ,kamu bisa !! Setelah ini hidup mu akan baik² saja " Aurellia kembali fokus pada pekerjaan nya .

__ADS_1


🪵


🪵


🪵


Tok ..tok ...


Aurellia menatap ke depan di mana Brad berdiri didepan mejanya .


" Sudah waktunya makan siang " Ujar Brad , Aurellia menatap ponselnya lalu tersenyum.


" masing kenyang ,tadi habis makan " Elak Aurellia .


" Jangan berbohong nanti kamu sakit " Aurellia menggeleng cepat " serius masih kenyang ,jika lapar nanti saya pesan makan " Ucap Aurellia .


" Jangan memikirkan ucapan tuan Erland ,aku akan pastikan kamu tetap bekerja " Aurellia menggeleng cepat menatap Brad dengan intens " Jangan mengorbankan dirimu mungkin memang saya sampai di sini bersama kalian ,semoga nanti pengganti ku lebih baik dariku dan membuat tuan Erland puas dengan hasil kerjanya " Jawab Aurellia .


" Apa pun itu ,aku pastikan kamu tetap bekerja jika kita kembali bertiga maka kita ke sini pun bertiga " Ujar Brad serius .


" Makasih ,lebih baik pesan makan siang untuk tuan Erland sebelum dia memesan sendiri " Ucap Aurellia tersenyum .


" ok " Jawab Brad lalu masuk dalam ruangan Erland di mana pria itu sudah menatap nya dengan datar .


" Roast meat , salad buah seperti biasanya ' Ujar Erland sebelum Brad membuka suaranya .


" Baik tuan " Jawab Brad lalu kembali menutup pintu ruangan Erland .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut !!!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘


__ADS_2