
Ruangan yang awalnya hening kini kembali hidup saat Erland mengucap ijab kabul dengan satu kali tarikan napas dan para keluarga pun berteriak mengeluarkan kata SAH dari mulut mereka, bahkan para bocil yang tidak tahu menahu ikut berteriak seperti para orang dewasa .
Aurellia mengucapkan syukur bersamaan dengan air mata yang membasahi pipinya ,kini statusnya sudah berubah dan kini kehidupan barunya akan segera di mulai bersama sang calon anak di mana pernikahan ini hanya hanya dia sendiri yang memiliki perasaan tapi tidak dengan Erland ,Bahkan sampai saat ini dia masih mencintai wanita lain .
Penghulu meminta Erland memasangkan cincin di jari manis Aurellia lalu mencium kening Aurellia yang kini sudah menjadi istri nya, begitu juga Aurellia memasang kan cincin di jari manis Erland lalu mencium punggung tangan Erland dengan lembut .
Selesai semua rangkaian kegiatan kini satu persatu keluarga memberikan selamat pada Erland dan Aurellia .
Hingga kini tiba giliran Nova ,sejenak Nova menatap Edward yang meminta izin yang hanya di beri anggukkan kepala .
Nova langsung memeluk Erland membuat pria itu menegang dan melototkan matanya besar begitu juga yang lainnya tapi mereka tidak berani membuka suara, mereka yakin Nova tidak akan melakukan hal itu tanpa persetujuan dari suaminya apa lagi Edward tahu bahwa sampai sekarang Erland masih mencintai Nova .
" Selamat , terimakasih karena mu sekarang aku bisa hidup bahagia bersama Abang , sekarang giliran mu berbahagialah dengan nya dan calon baby mu ,sekali lagi selamat " Bisik Nova lalu melepaskan pelukannya lalu berpindah ke samping di mana Aurellia sendiri masih terdiam karena syok .
Kini Nova kembali memeluk Aurellia membuat wanita tersadar dan melihat Nova yang sudah ada di pelukan nya .
" Selamat , Yakinkan dia kalau hanya kamu wanita satu²nya yang pantas berada di sampingnya , Aku sudah perna melewati masa itu dan aku harap kamu sanggup karena kini aku bahagia dan aku berharap kamu juga bahagia nantinya ,kamu memiliki senjatanya yaitu janin dalam kandungan mu, bersabar sedikit saja hanya masalah waktu jadi berusaha lah aku yakin kamu bisa " Aurellia mengaguk pelan secara perlahan tangannya terangkat membalas pelukan Nova membuat wanita itu sedikit tenang .
" Terimakasih " Nova mengaguk lalu melepaskan pelukannya.
Edward berdiri di depan Erland , entalah apa yang di lakukan kedua pria itu keduanya saling menatap membuat Nova dan Aurellia menatap ke arah mereka begitu juga yang lainnya.
" Jangan melakukan hal yang sama sepertiku " Hanya itu yang ke luar dari mulut Edward, dan Erland membalasnya dengan anggukan kepala karena dia paham maksud dari pria itu .
" Apa Abang harus memelukmu " Tanya Edward datar .
" Tidak "Tolak Erland cepat " Baiklah aku akan memeluk mu seperti keinginan mu " Erland langsung mundur tapi Edward langsung menariknya dan memeluknya " Aku harus menghapus jejak istri ku dari tubuhmu " Bisiknya membuat Erland mendengus kesal .
" Selamat " Ujar Edward setelah melepaskan pelukannya lalu bergeser memberikan selamat pada Aurellia lalu dia membawa Nova untuk mengisi perutnya .
Melihat kelakuan Edward dan Erland membuat sebagian orang tertawa sambil menggeleng ,tapi itu hanya sementara saat Rehan mendekati menantu dan anaknya semua orang kembali terdiam .
" Saya bingung harus memanggil anda apa " Ujar Rehan tepat di depan Erland " Tapi kali ini saya akan bersikap selayaknya " Lanjutnya lagi .
__ADS_1
" Tolong jaga Aurellia dengan baik ,Dia cinta pertama ku setelah ibunya dia juga penguat dan tempat ku kembali setelah lelah melakukan pekerjaan di luar sana, bahkan saat hari pertama nya dia melihat dunia aku tidak berada di sampingnya " Suara Rehan mulai bergetar tapi sebisa mungkin dia menahannya " Dia berbeda dengan adiknya Gisel , dia banyak diam dan menghabiskan waktu nya sendirian dalam kamar , jika suatu saat kamu melihat nya bersedih jangan bertanya apa pun cukup memeluknya hanya itu " Rehan tidak bisa lagi menahan air matanya untuk tidak jatuh tapi sebisa mungkin dia terlihat baik² saja " jika suatu saat dia melakukan kesalahan besar cukup menelpon ku ,aku akan menjemput nya " Rosna mendekati Rehan mengelus pundak sang suami yang sudah bergetar
" Ayah " Panggil Aurellia dengan lelehan air mata yang sudah membasahi pipinya .
" Saya akan menjaga mereka dengan baik, Uncle bisa memegang ucapan ku ! Sebesar apa pun kesalahan yang Aurellia lakukan aku akan menyelesaikan tanpa meminta Uncle untuk menjemput nya , sesuatu yang sudah menjadi milik kami selama nya akan seperti itu " Ujar Erland tegas .
" Cintai Dia " Erland mengaguk cepat " Pasti " Jawabnya yakin.
Kini Rehan berpindah menatap sang putri sambil tersenyum , Aurellia langsung memeluk pria itu ..
' Makasih ...makasih " Ujar Aurellia sesegukan, Rehan membalas pelukan Aurellia keduanya tidak mengeluarkan kata apapun semuanya sudah mewakili lewat pelukan dan air matanya mereka .
🪵
🪵
🪵
" Tidak papa kan aku tinggal " Aurellia mengaguk pelan " hubungi aku jika kamu menginginkan sesuatu " Ujar Erland lagi .
" Iya Tuan " Jawab Aurellia, Erland mencium kening Aurellia lalu meninggalkan wanita itu sendirian di kamar .
" Saya tidak tahu harus berbuat apa sekarang, tapi aku akan melakukan yang terbaik untuk kalian dan juga ayah kalian " Gumam Aurellia serak .
Aurellia merebahkan tubuhnya di tempat tidur tanpa melepas pakaian yang di pakainya saat akad tadi .
Secara perlahan matanya mulai tertutup karena memang dia sangat lelah bangun sejak pagi hari karena mual ,bahkan semalam dia pun ikut bantu² bersama yang lainnya .
Sedangkan di ruangan keluarga mereka masih berkumpul sambil menikmati hidangan yang disajikan .
" Aku bungkus ya " peserta di meja besar itu menatap ke sumber suara di mana sang pelaku hanya nyengir kuda .
" Apa kamu belum kenyang " Tanya Jose menatap Riane .
__ADS_1
"Enak pa " Jawab Riane jujur .
" Makanya jangan hanya tahu makan ,masak juga " Cibir Aqila .
" Memang Mama tahu memasak ,Anda sangat lucu Nyonya Jose " Balas Raine kesal .
" Jangan mulai " Tegur Daddy Radit membuat kedua wanita itu terdiam .
Erland kembali bergabung bersama keluarga nya lalu duduk di samping Elvi .
" Aurellia tidur " Erland mengaguk sebagai jawabannya .
" Mau makan " Erland menggeleng " Nanti Erland ambil sendiri kalau mau makan " Ujarnya tersenyum .
" Papa " Panggil Nora berlari ke arah Erland.
" Apa yang terjadi dengan mu " Tanya Erland saat melihat Nora yang sudah seperti orang yang habis berburu dengan binatang buas .
Rambut acak-acakan,mulut nya yang kotor lalu baju nya yang berwarna putih sudah tidak seperti semula lagi entalah apa itu Masih bisa di pakai kembali atau tidak tapi Erland yakin setelah ini pasti pakaian itu berkahir di tempat sampah .
Tidak berselang lama Elea dan Rachel ikut bergabung tidak ada hal yang berbeda dari mereka membuat peserta di situ tertawa .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1