London Love Story

London Love Story
Episode 8


__ADS_3

**Annyeong readers maaf aku baru up, karena aku lagi sakit hati..... ehh sakit flu dengg. 🤧🤧 . Semoga kalian enggak berpindah ke lain hati seperti dia.


TYPO ADALAH KEAHLIANKU, maka dari itu maafkanlah aku. jika banyak typo yg bertebaran**.


>>>>>>>>>>>>


Datanglah guru laki-laki gagah dan sepertinya masih muda, yang tak lain adalah wali kelasnya.


"Selamat pagi anak-anak, perkenalan nama saya Kim Il-sung kalian bisa panggil saya Mr. Kim atau pak kim, saya adalah wali kelas kalian yang baru, karena yang kalian temui di hari pertama kalian disini adalah seorang perempuan bukan?" Jelas Mr. Kim sambil tersenyum dan melihat muridnya hingga penglihatan nya berhenti pada Shaen.


Dan shaen tersenyum lalu mengedipkan kedua matanya pada Mr. Kim, Devian menyadari itu.


"Ahh baiklah hari ini kita akan belajar bahasa Korea, buka buku kalian, ehh untuk ketua kelas bapak menunjuk kamu yang berada dibarisan kedua yang sedang menatap saya dengan tajam" Kata Mr.kim sambil menunjuk salah seorang siswa yang tampan, dan sepertinya dia pendiam.


"Mengapa saya?" Tanya siswa tersebut


>>>>>>>>>>>>>>>>


"karena kamu menatap saya dengan tajam dari tadi" Jelas Mr. Kim.


"Ciih tidak masuk akal saya tidak-"


"Saya tidak menerima penolakan Nam Woo hyunn" Potong Mr kim sebelum siswa yang bernama Nam Woo Hyun itu menyelesaikan kalimatnya dan dia hanya bisa pasrah menerima keputusan wali kelasnya tersebut.


Pembelajaran pun berlangsung selama 2 jam, bel istirahat pun berbunyi .


"Baik silahkan kalian istirahat karena bel telah berbunyi, aah kamu yang duduk di meja kedua dekat jendela ikuti saya sekarang"

__ADS_1


Mr. Kim menyuruh Shaen mengikuti nya hingga sampailah diruangan Mr. Kim.


Mr. Kim tengah membereskan buku-bukunya dan duduk dikursi kebanggaannya.


"Apa yang kamu lakukan disini nona!?" Tanya Mr. Kim pada Shaen


"Aku belajar lah oppa " Jawab shaen , dia memanggil Mr. Kim 'Oppa'


"kenapa sajangnim tidak memberitahu ku kalau kamu sekolah disini?"


"Kenapa daddy harus memberitahu mu? Bahkan akupun menyembunyikan identitas asliku oppa"


"Apa maksudmu Shaenetta? " Mr. Kim agak terkejut dilihat dari ekspresinya dan itu berhasil membuat Shaen tertawa.


"Aku ingin hidup mandiri oppa, daddy dan mommy sudah menyetujuinya dan aku harap oppa bisa bekerja sama denganku, dan anggap saja kita baru saling mengenal ya"


"Baiklah kamu tinggal dimana? Di mansion kah? "


"Ya sudah nanti pulang oppa akan mampir ke apartemenmu ya"


"Silahkan tapi mungkin aku enggak akan langsung pulang ke apartemen aku bakalan nyari kerja part time dulu oppa, aku ingin bekerja"


"Ya Ampun sayang, kenapa susah-susah bekerja, sekolah lah dulu apa harta daddy mu tidak cukup?" Mr. Kim terkejut mendengar apa yang barusan Shaen katakan.


"Bukan seperti itu oppa, aku sudah memutuskan untuk hidup mandiri yang artinya aku ingin hidup dengan kemampuanku sendiri tanpa meminta uang dari daddy dan mommy" Jelas Shaen.


"Lalu apa alasan mu menyembunyikan identitas mu shaenetta"

__ADS_1


"Aku ingin berteman dengan orang yang tulus oppa, tak memandangku dari seberapa kayanya aku,status sosialku. Aku ingin teman yang setia dan tulus" Jawab shaen dengan penuh keyakinan.


"Baiklah oppa mengerti, kamu harus hati-hati ya jaga dirimu dan kesehatanmu, oppa akan pura-pura tidak mengenal mu, ya sudah sekarang istirahat lah sebelum nanti masuk kembali "


"Baik oppa, annyeong" Shaen melambaikan tangannya pada Mr. kim .


"Ndeee" Mr. Kim melambaikan tangan pada shaen.


Shaen hendak menuju kantin dan dia berpapasan dengan ketua kelasnya Nam woo hyun, saat Shaen akan menyapa Nam woo hyun sambil tersenyum , tapi Nam woo hyun hanya melihat wajah Shaen sekilas dan tak membalas senyuman Shaen dia pergi begitu saja.


"kenapa dia" Gumam Shaen yang tengah menatap punggung pria itu yg semakin menjauh.


*************


Sesampinya Shaen di kantin dia segera menghampiri Ae Ri yang tengah menunggunya


"heyy maafkan aku membuatmu menunggu" Sambil duduk di depan Ae Ri.


"Tak apa, tak lama kok, sekarang mau pesan apa kayaknya aku mau ramyeon aja deh".


" Samakan saja". Pesanan mereka pun datang, dan segera mereka memakannya dengan lahap hingga habis tak tersisa, bel pun berbunyi tanda waktu istirahat telah berakhir, Shaen dan Ae Ri pun bergegas menuju kelasnya.


Mereka belajar kembali dan saat belajar tidak ada kejadian yang menyenangkan ataupun mengesankan hingga akhirnya pukul 17:00 mereka pun pulang karena hari ini tidak ada kelas malam.


Shaen dengan cepat keluar dari kelasnya setelah berpamitan pada Ae Ri karena dia tidak mau Devian mengajaknya pulang bareng. Saat sedang di depan gerbang sekolah, Shaen melihat Woo hyun yang sedang berjalan juga, Shaen pun menghampirinya.


"Hai, ketua kelas".........

__ADS_1


Apa yang dilakukan Nam Woo hyun si cowok dingin itu saat Shaen memanggilnya ??? apakah akan dijawab??? atau diacuhkan??? silahkan berspekulasi 😆😆


jangan lupa kasih jempol dan komen dan kasih saran dikit boleh dong biar novel ini bisa menjadi lebih baik . 💜💜💜


__ADS_2