
" Tuan " Panggil Brad pelan matanya membola menatap makanan yang ada di depan mereka .
" Jangan berkomentar apa pun, cukup simpan dalam hatimu " Brad mengunci mulutnya dengan rapat .
" Ayo By, Brad ! Aku sudah lapar " Brad dan Erland naik di atas gazebo .
" Makan semuanya " Lanjutnya lagi menatap para penjaga dan pelayan , seperti permintaan tadi semua akan makan bersama di luar .
" Ah Iin mana " Tanya Aurellia mengedarkan pandangannya namun hasilnya nihil memang wanita itu tidak ada .
" Dia lagi tidur " Jawab Brad seadanya .
" Tidur " Beo Aurellia bingung menatap Brad .
" Makan Darl ,bukannya kamu bilang lapar " Ucap Erland lembut tapi matanya terus menatap Brad .
" Tapi By ...."
" Dia mungkin kelelahan karena kerja dari pagi sampai sore,lagian Salsa sudah ada disini " Potong Erland cepat sambil menunjuk Salsa yang duduk bersama pelayan .
" Iya juga " Gumam Aurellia pelan .
Brad mengakat kepala nya karena merasa ada yang menatap nya dan benar saja Erland menatap nya dengan tajam ,Brad mengusap leher nya yang tidak gatal .
" jangan banyak² Darl " Ujar Erland lembut saat Aurellia mulai menyendok sambal .
" Iya By " Jawab Aurellia lalu mulai mengambil makanannya memasukan dalam mulutnya .
" Hebm ...Hebm...Ini enak sekali " Ujar Aurellia dengan heboh .
melihat Nyonya mereka mulai makan para penjaga dan pelayan pun ikut makan .
" By aku mau dadanya " Erland mengambil bebek bakar bagian dada lalu di letakan depan Aurellia .
🪵
🪵
🪵
" Sudah kenyang " Aurellia mengaguk tersenyum sambil mengelus perutnya .
Jujur Brad dan Erland masih syok melihat porsi makan Aurellia tapi mereka tidak memiliki keberanian untuk membuka suara atau hanya sekedar bertanya .
Kedua pria pria sedikit tahu tentang wanita hamil yang sifatnya suka berubah dan sedikit sensitif .
Jadi mereka bersikap masa bodoh dengan apa yang mereka lihat sekarang .
" Masih bisa kan minum susunya " Aurellia menggaguk " Tapi bisa sebentar dulu " Jawab Aurellia .
" Iya ,kamu juga belum minum vitamin mu " Ujar Erland .
" Kamu sudah beri tahu mereka tenang hasilnya " Aurellia mengagguk " Aku memberi tahu jika semuanya baik² saja " Jawab Aurellia .
__ADS_1
" Daddy sama Mommy akan ke sini " Ujar Erland .
" Kapan " Tanya Aurellia kaget .
" Belum tahu , tapi dalam bulan ini " Jawab Erland .
" lalu anak² " Tanya Aurellia .
" di rumah itu bukan hanya ada Mommy, jadi kamu sudah tahu jawabannya bukan " Aurellia mengaguk tersenyum kuda .
" Ayo kita masuk ,angin malam tidak baik untukmu " Ujar Erland lembut .
" 5 menit lagi By " Ujar Aurellia .
" Tidak ,nanti kalian masuk angin " Jawab Erland tegas .
" Hubby " Rengek Aurellia manja.
" Ayo " Aurellia memanyunkan bibirnya tapi itu tidak membuat Erland mengalah dia membantu istri nya untuk berdiri lalu turun dari gazebo dengan pelan di susul Brad di belakang nya .
ketiga nya masuk dalam rumah besar itu meninggalkan sebagian pelayan yang masih membersihkan bekas makanan mereka tadi .
" Aku tunggu penjelasan besok di perusahaan " Ujar Erland sebelum keduanya berpisah.
" Iya tuan " Jawab Brad sekenanya .
" Penjelasan apa By ? Ada masalah " Tanya Aurellia menatap ke dua pria itu bergantian .
Brad menghela nafas panjang lalu melanjutkan langkahnya masuk dalam kamarnya setelah melihat bos dan istri nya sudah masuk lebih dulu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Darl Vitaminnya baru minum susunya "Aurellia menghampiri Erland ,keduanya sudah berganti pakaian tidur .
" Habiskan Ok " Aurellia mengaguk sambil meneguk Susu rasa vanilla itu .
" Anak pintar " Erland mengacak rambut Aurellia dengan lembut lalu mengambil gelas bekas susu Aurellia .
" Tambah kenyang By " Ujar Aurellia.
" Sandaran dulu ,biar tidak enak nanti mual " Erland mengatur bantal di belakang Aurellia .
" Hubby " Panggil Aurellia pelan .
" Aku gemuk ya ? " Erland menatap Aurellia dari atas sampai bawah " Siapa bilang " Tanya balik Erland .
Karena dia sendiri belum menyiapkan jawaban dari pertanyaan Aurellia ,jika salah sedikit habislah dia .
" Aku kan makannya banyak ,pasti berat badanku naik " Ujar Aurellia lagi .
" Kamu makan banyak karena harus berbagi sama Baby, jadi itu wajar lagian kamu tetap cantik apa lagi bagian ini " Erland memegang bagian-bagian tentu " Aku semakin menyukai nya " Lanjutnya tersenyum .
" Hubby " Aurellia menjauh kan tangan suaminya " Ingat aku hamil " Lanjutnya lagi .
__ADS_1
" Kamu juga masih ingatkan kata dokter tadi " Seketika lidah Aurellia terasa Kelu bahkan dia memaksa kan dirinya untuk menelan ludahnya.
" Hubby boleh ...."
" Tidak " Potong Erland cepat .
" Tapi ....." Ucapan Aurellia terhenti begitu saja kedua matanya tertutup dengan rapat ,kedua tangannya meremas sprei yang ada di kedua sisinya.
" Tapi kenapa " Aurellia menggeleng kan kepala nya pelan.
" Jawab Darling " Aurellia menggigit bibir bawahnya menahan sesuatu agar tidak ke luar dari mulut nya.
Namun usahanya sia² karena suaminya itu tidak akan membiarkan hal itu terjadi ,hingga akhirnya suara laknat itu ke luar bersamaan.
Skip
Skip
Skip
🪵
🪵
🪵
Brad duduk di sofa mata nya terus menatap ke arah tempat tidurnya di mana seorang wanita masih tertidur dengan posisi yang sama saat dia meninggalkan kamar itu .
Hingga beberapa menit kemudian dia melihat pergerakan dari penghuni ranjang itu .
" Eugh "
" Kau sudah bangun " Iin langsung membuka matanya dengan lebar saat mendengar suara yang begitu dia kenal lalu menatap sekeliling nya .
" Kenapa aku tidur sini " Gumam Iin lirih seperti nya dia belum mengingat kejadian sebelumnya .
" Makan dulu ,setelah itu kita bicara " Ujar Brad di mana kini dia sudah berdiri di samping tempat tidur nya .
Iin masih terdiam mencoba memutar otaknya memikirkan kenapa dia berkahir di tempat tidur bosnya itu, hingga akhirnya ingatan nya kembali berputar saat potongan² itu muncul di kepala nya .
" Tuan ,kita ....." Iin tidak berani melanjutkan ucapannya tapi tangannya terus menggegam selimut tebal yang menutupi tubuhnya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1