London Love Story

London Love Story
Hulk


__ADS_3

Ceklek


Kedua pria yang ada di ruangan itu menatap ke sumber suara di mana Aurellia berdiri di ambang pintu sambil menenteng memperlihatkan bawaan nya .


Erland langsung berdiri menghampiri sang istri sedangkan Brad membereskan kertas yang berserah kan di atas meja .


" Maaf anda mencari siapa ? " Tanya Erland saat sudah berdiri di depan sang istri .


" Cari suamiku " Jawab Aurellia lalu memeluk Erland .


" Kangen " Tawa Erland langsung pecah lalu membalas pelukan sang istri.


" Kau datang sendiri ? " Tanya Erland membawa sang istri ke arah sofa tapi Aurellia hanya menjawab dengan gelengan kepala.


" Kalau begitu saja permisi dulu tuan ,Non " Erland dan Aurellia Kompak mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban.


" Bawah makanan apa ? " Kini keduanya sudah duduk di sofa .


" Rahasia " Jawab Aurellia tersenyum lalu mengeluarkan satu persatu kotak bekal yang ada dalam bungkusannya.


Erland menatap meja yang tadinya kosong kini terisi dengan makanan yang di bawah istrinya.


" Kamu sedang membuka catering " Tanya Erland menggeleng menatap makanan yang di bawah Aurellia ..


" Kalau Hubby mengizinkan " Aurellia berdiri mengambil piring yang di letakan di samping lemari pendingin .


" Aku akan memotong kedua kaki dan tangan mu " Bukannya marah Aurellia malah tertawa mendekati pria itu sambil membawa piring dan minuman mineral .


Cup


Aurellia mencium pipi Erland lalu memberikan piring yang tadi dia bawah hanya satu karena dia akan makan di suapi pria itu .


" Semuanya " Aurellia mengaguk sebagai jawabannya " Oh God , Apa kamu akan berubah jadi Hulk " Tanya Erland .


" Aku harus berbagi dengan Baby By, lagian aku harus mengisi tenaga masion dan perusahaan itu jarak nya tidak dekat " Jawab Aurellia membela diri .


" Kamu tidak jalan kaki Darl " Aurellia tertawa kecil " pakai mobil pun tetap memakan waktu bukan " Jawabnya lagi .


" Buka mulutmu, kamu semakin cerewet jika perut mu kosong " Aurellia membuka mulutnya lebar-lebar.


🪵


🪵


Brad tersentak saat membuka pintu ruangan nya ada seseorang yang berdiri di dekat pintu itu begitu juga orang itu yang kaget saat mendengar suara pintu yang di buka dari luar .

__ADS_1


Untuk beberapa menit kedua nya terdiam hingga Brad menghela napasnya panjang.


" Wanita hamil itu " Gumam Brad menutup pintu ruangan nya lalu berjalan ke arah meja kerja nya tanpa menghiraukan wanita yang sejak tadi berdiri menunggu nya.


" Apa kami akan terus berdiri disitu " Tanya Brad menatap ke arah pintu .


" Maaf tuan " Iin mendekati sofa yang ada di ruangan itu lalu meletakan bawaannya .


" Duduklah " Iin baru duduk setelah di persilahkan sedangkan Brad masih duduk di kursi kerjaannya mengurus beberapa hal


Setelah menunggu beberapa menit Brad berdiri dari duduknya , melihat itu Iin langsung membuka kotak bekal yang dia bawah .


" Silahkan tuan " Ujar Iin pelan .


" Kamu sudah makan ? " Tanya Brad .


" Sudah tuan " Jawab Iin dan tentu saja itu jawaban yang bohong .


Keheningan kembali terjadi di antara sepasang manusia yang belum jelas akan status ke duanya .


Sekalipun Brad mengatakan akan menikahi wanita itu tapi tidak dengan sang wanita, dia tidak ingin terllau berharap apa pun di pikirkan nya hanya kebahagiaan sang putri .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mendengar ucapan sang istri Erland hanya menggeleng saja merapikan kotak-kotak isi makanan mereka ,lalu meninggalkan sang istri di sofa.


" Istirahat lah di kamar " Pintah Erland .


" Gendong " rengek Aurellia manja .


" Kamu berat " Jawab Erland sekenanya.


" Ehz " Aurellia memanyunkan bibirnya kesal membuat Erland tersenyum menghampiri sang istri .


" Ayo " Erland mengulurkan tangan nya dan langsung di sambut wanita itu .


" Jangan langsung tidur ,tahan Sedikit kamu habis makan " Aurellia mengaguk .


" Hubby langsung kerja " Erland mengagguk " Kamu tidak apa kan aku tinggal ?" Tanya Erland .


Ceklek


Pintu ruangan kamar pribadi Erland terbuka dengan lebar.


" Iya tidak papa " Jawab Aurellia tersenyum .

__ADS_1


" Pelan-pelan Darl " Erland mendudukkan Aurellia di tempat tidur mengambil bantal mengatur sandaran untuk wanita itu .


" Apa pekerjaan Hubby banyak " Erland duduk di ujung tempat duduk .


" Seperti biasanya " Jawab Erland mengusap perut Aurellia .


" Seharusnya aku tidak usah bertanya " Cibir Aurellia karena sebelumnya dia pernah bekerja dengan pria itu dan pastinya sudah tahu .


Tapi dengan bodohnya dia bertanya ,Erland tertawa menatap sang istri yang terlihat kesal .


" Aku temani sebentar sebelum jam istirahat habis " Aurellia mengaguk menggeser tubuhnya memberi tempat untuk suaminya .


" Hubby "


" Hebm "


" Pengen punya anak berapa ? " Tanya Aurellia menatap ke samping .


" Jangan bertanya padaku Darl, yang mengandung dan melahirkan kamu ,bukan aku ! jadi senyaman nya kamu saja " Erland merubah posisi nya menyamping " Jangan melupakan kebahagiaan mu ! Aku tidak masalah berapa pun,satu juga tidak papa asal kamu bahagia itu sudah cukup untukku " Jawab Erland serius .


" Tiga boleh " Erland hanya mengaguk sebagai jawabannya " dua laki-laki satu perempuan gimana " Lanjutnya menatap sang suami sambil tersenyum .


" Aku hanya bisa membuat dan berusaha Aurellia, untuk urusan jenis kelamin aku tidak bisa ! Aku bukan tuhan atau yang lainnya " Jawab Erland menggeleng tak percaya dengan ucapan sang istri.


" Kan baru rencana By " Jawab Aurellia tertawa .


"ya semoga saja sesuai keinginan mu " Jawab Erland pasrah .


" Ayo istirahat ,aku temani " Aurellia merebahkan tubuhnya lalu memeluk tubuh kekar yang selalu membuatnya nyaman .


" Besok aku mau ke salon " Ujar Aurellia pelan .


" Tunggu saja di rumah , mereka yang akan ke masion " Aurellia hanya menggaguk sebagai jawabannya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2