London Love Story

London Love Story
mommy yang jahat


__ADS_3

Aurellia kembali dari perusahaan dengan wajah berseri-seri bahkan sejak ke luar dari perusahaan senyum nya tidak pernah pudar semua karyawan di sapa tentunya hanya karyawan wanita,dia sudah cukup tahu sifat suami nya jadi dia tidak akan berani melakukan hal bodoh itu .


" Selamat datang Tuan , Nyonya " Kepala pelayan menyambut kedua majikan nya di depan pintu utama .


"Pak " Aurellia mengentikan langka nya lalu menghadap pria paru baya itu " Pesan kan makanan di restoran,kita makan di luar bersama yang lainnya ,minta chef untuk tidak memasak " Aurellia mengambil dompetnya dalam tas mengambil salah satu kartunya " Pakai kartu ini ! Aku traktir " Kepala pelayan menatap Erland meminta persetujuan saat melihat anggukan kepala dari tuannya baru dia menerima kartu dari Aurellia.


" Baik Nyonya ,tapi apa ada makanan yang mungkin Nyonya inginkan " Aurellia terdiam sejenak " Tidak ada " Jawabnya kemudian .


" Ayo " Ajak Erland lembut .


" Siapkan di depan ya Pak ,semuanya harus ikut " Pinta Aurellia sebelum pergi .


" Iya Nyonya " Jawab Kepala pelayan menundukkan kepalanya saat keduanya sudah beranjak dari tempat.


🪵


🪵


" Bukannya gajimu untuk membeli ****** ***** baby " Aurellia menatap sang suami sambil membuka kancing kemeja Erland " Masih ada 4 hari kan ? Karena ini gaji pertama aku sedikit berbaik hati jadi tidak papa berbagi kebahagiaan " Jawab Aurellia tersenyum .


" Baby lihat kelakuan mommy mu ,bahkan dia memeras Daddy tanpa ampun " Erland mengajak calon anaknya berbicara .


" Mommy juga memeras pikiran ya Dad " Sanggah Aurellia cepat .


" Kau dengar Baby ,mommy mu perhitungan padahal dia menawarkan diri untuk membantu Daddy " Aduh Erland berjongkok mensejajarkan tubuhnya karena Aurellia sudah selesai melepaskan kemeja kerja nya.


" Daddy ehz " Sungut Aurellia kesal " Nanti kalau baby percaya gimana ? Nanti dia berpikir mommy nya jahat " Lanjutnya cemberut .


Erland tergelak lalu mencium perut Aurellia beberapa kali baru dia berdiri mencium bibir Aurellia sekilas .


"Baby tidak akan percaya Darl ,dia tahu kalau kita sedang mengajaknya bermain " Ujar Erland mengelus pipi halus sang istri .


" Tapi aku suka panggilanmu barusan, Daddy " Aurellia langsung memukul dada sang suami .


" Kenapa ? Kamu harus terbiasa dari sekarang " Aurellia memalingkan wajahnya karena malu .


" Coba ulang lagi " Erland menarik dagu sang istri agar bisa melihat nya " Ayo " Aurellia menatap Erland hingga keduanya saling bertatapan .


" Daddy " senyum Erland semakin lebar alu memberikan kecupan di bibir manis sang istri.


" Terimakasih sudah menerima pria yang banyak kekurangan seperti ku dan memberi kesempatan untuk tetap menjadi suami mu ! Maaf jika selama ini aku belum membahagiakan mu , belum menjadi suami yang baik untukmu ,maaf " Aurellia dapat melihat ketulusan sang suami ,dia juga berterima kasih karena pada akhirnya Erland membalas perasaan nya bahkan lebih dari yang dia harapkan ,Sekalipun mereka harus melewati banyak hal .


" Kenapa kamu menangis ? Apa itu menyakiti mu" Aurellia menggeleng pelan , Erland langsung memeluk sang istri.

__ADS_1


" Aku bahagia itu kenapa aku menangis " Jawab Aurellia sesegukan .


" Oh God " Erland menggeleng .


" Sudah jangan menangis lagi ,bukannya kita harus ke bawah melihat persiapan ,kita juga belum mandi " Erland melepaskan pelukannya menghapus jejak cairan yang sudah membasahi pipi sang istri .


" Itu karena Daddy " Erland tertawa kecil " Mulutmu semakin lancar " Aurellia memanyunkan bibirnya " Daddy " Rengek Aurellia membuat Erland tergelak .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Indonesia 08.23


" Kakak " Brad mengaguk sebagai jawabannya, langkah nya semakin lebar hingga di berhenti tepat di depan wanita itu .


Cup


Brad mencium keningnya sekilas lalu mengacak rambutnya.


" Kenapa tidak istirahat saja Hm " Tanya Brad lembut .


" Aku baik² saja kak " Jawab nya kesal .


" Ayo masuk " Ajak Brad saat melihat pengawal sudah memasukan koper nya dalam mobil .


" Kaka tidak membawakan Oleh-oleh " Brad membuka pintu mobil melindungi kepala nya " Pelan² " Hanya anggukan kepala.


" Kakak tidak sempat karena harus menyelesaikan pekerjaan " Ujar Brad jujur .


" Tidak papa ,kakak sudah berada di sini itu sudah cukup bagi Salma " Brad menarik sudut bibirnya mengacak rambut Salma .


" Kakak " Panggil Salma pelan .


" Hebm "


" Apa kakak lama di sini ? " Brad menatap ke samping nya " hanya 5 hari ,kenapa ? " Tanya Brad lembut .


" Apa tidak bisa lebih lama lagi ,aku masih merindukan kakak " Rengeknya lalu memeluk Brad menyembunyikan wajahnya di dada pria itu .


Brad memejamkan matanya kuat " Kamu tahukan aku ke sini untuk apa kan ? " Tanya Brad sambil membuka kedua matanya .


" Tahu,kata Papa membahas pernikahan kita " Mata Brad langsung membola mendengar penuturan Salma .


" Tapi kata ayah Morgan tunggu dulu kakak ,karena ada hal yang mau di bicara kan " Lanjutnya.

__ADS_1


" Memang Kaka ingin bicara apa ? " Salma menatap Brad penasaran .


" Nanti kita bahas ya " Salma menggeleng " Sekarang saja biar nanti Salma tidak penasaran " Rengek Salma .


" Nanti Ok "


" Kakak " Brad menarik hidung Salma dengan pelan " Tapi Kaka akan menikahi ku kan " Tanya Salma penuh harap .


" Nanti kita bahas " Ujar Brad memilih jalan pintas .


" Kenapa ? kakak tinggal menjawab nya ,kenapa harus nanti bahasanya ! Apa kakak tidak akan menikahi ku " Tanya Salma serak .


" Pembahasan seperti ini kita harus bahas sama orang tua Dek, kamu paham kan " Salma mengagguk kan kepalanya .


" Kakak masih ingatkan janjinya untuk menjaga Salma, kakak juga meminta Salma untuk menunggu kakak " Brad memejamkan matanya kuat menyadarkan kepalanya di jok mobil .


" Seperti nya Kakak tidak berniat untuk itu " Ucap Salma lirih , melihat respon Brad ,Salma bisa menarik kesimpulan jika pria itu kembali bukan untuk hal itu .


" Salma " Salma membuang pandangan nya ke arah luar .


" dengar kakak dulu " Salma menghentakkan tangan Brad dengan keras .


" Bisa dengarkan penjelasan Kakak " Salma tidak bergeming bahkan saat ini cairan bening sudah memenuhi wajahnya .


" Salma " bentak Brad membuat wanita itu tersentak.


" Kakak sudah banyak berubah " Ujar Salma serak .


" Maaf " Brad menarik tubuh Salma masuk dalam pelukan nya hingga tangisan Salma mulai terdengar jelas .


" Kakak sudah tidak sayang lagi sama Salma " Brad memejamkan matanya kuat " Siapa bilang ? " Brad melepaskan pelukannya menatap wajah Salma yang basah mengusap nya dengan lembut .


" Jangan menangis kakak tidak suka " Salma mengaguk sesegukan ,namun detik kemudian Salma mencium bibir Brad membuat pria itu terdiam seperti patung dengan mata membola .


" I Love you kakak " Ujar Salma tulus .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like .


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2