London Love Story

London Love Story
Menjaga kalian


__ADS_3

...Maafkan author yang baru sempat up, lagi istirahat kan badan beberapa hari ini so selama Ramadhan sibuk buat ini dan itu pesanan orang 🥲🥲...


...jadi tidak sempat Up ,maaf 🙏🏻🙏🏻...


...Mungkin agak terlambat karena sudah lewat seminggu 😂😂...


...Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya Kariim. Selamat Lebaran. minal 'aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin 🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini kedua pasangan itu sudah berada di sebuah restoran mewah, pemandangan dari atas membuat siapa pun takjub akan keindahan kota itu saat di malam hari .


Brad benar-benar memilih tempat yang sangat cocok untuk ibu hamil itu ,hingga sejak memasuki area hotel itu Aurellia terus tersenyum belum lagi Erland memberikan bunga yang begitu besar bahkan dia sendiri tidak mampu untuk memegang nya .


" Kau suka " Aurellia mengaguk dengan cepat " Sangat ,makasih " Aurellia memeluk lengan Erland memberikan ciuman di pipi Erland tanpa merasa malu pada sepasang manusia yang ada di depannya .


CUP


Dengan cepat Brad dan Iin memalingkan wajahnya ke arah samping dalam hati kedua manusia itu mengutuk nyonya mereka .


" Apa pun untuk mu Darl " Jawab Erland tersenyum lembut .


Suasana kembali hening saat beberapa pramusaji datang membawa beberapa hidangan


" Maaf tuan " Brad mengaguk sebagai jawabannya satu persatu hidangan sudah berada di atas meja .


" Selamat menikmati tuan, nyonya " Ujar nya menunjukkan kepalanya .


" Maaf ini dari Tuan Lintang " Seorang pelayan pria menyerahkan sebotol wine lalu di letakan di atas meja lalu membukanya dengan perlahan mengisi gelas kedua pria itu .


Karena memang mereka berada di salah satu hotel milik pria itu .


" Apa dia tahu kami di sini " Tanya Erland datar .


" Iya tuan " Jawab nya menundukkan kepalanya pelan " Permisi ,jika ada yang di butuhkan tuan bisa memanggil saya ,saya menunggu di depan " Ujar nya dengan sopan.


" Makasih " Jawab Aurellia tersenyum ramah .


" Iya Nyonya " jawabnya pelan .


" Kenapa " Brad menatap ke arah samping menatap wanitanya " Kamu tidak suka " Iin menggeleng pelan .


" Lalu " Tanya Brad mengerutkan keningnya bingung .


" Makan Darl " Pinta Erland memberikan piring steak nya yang sudah di potong-potong kecil .


" Makasih Hubby " Jawab Aurellia lalu menatap ke depannya " kalau mau yang lain bilang saja ,biar di pesan kan tidak usah takut " Ujar Aurellia lembut .

__ADS_1


" Maaf Nyonya, saya suka " Iin bingung melanjutkan ucapannya karena malu ,jujur ini pertama kalinya dia berada di hotel mewah seperti ini .


"Pelan² saja , Brad akan mengajarimu " Ucap Aurellia lembut seolah paham dengan kebingungan Iin, lalu dia menatap Brad memberikan isyarat membuat pria itu mendengus kesal .


" Apa kamu hidup di zaman dinosaurus " Ujar Brad ketus .


Iin bukannya tidak bisa hanya saja takut salah sehingga mengacaukan acara makan malam mereka ,apa lagi sejak tadi Aurellia begitu bersemangat bahkan dialah yang mendadani agar terlihat cantik .


" Maaf " Cicit Iin menunduk, Brad hanya menghela napasnya panjang.


" Sepertinya pekerjaan mu akan bertambah " Brad hanya mendengar kan saja tanpa ingin menjawab pertanyaan dari bos nya itu .


" Hubby " Tegur Aurellia lembut .


" Aku hanya mengatakan yang sebenarnya Darl " Ujar Erland acuh .


" Makanlah " Ucap Brad .


" Makasih Tuan " Ujar Iin lembut .


Aurellia hanya bisa menahan senyum melihat tingkah Iin yang menurutnya sangat menggemaskan .


" Makan Aurellia " Tegur Erland membuat wanita itu tersadar " Maaf By " Erland hanya diam saja .


" Tuan " Iin memegang lengan kemeja Brad " Apa " Jawabnya datar .


" Maaf " Ucap nya menundukkan kepalanya takut .


" Tidak papa " Brad mengusap punggung Iin dengan lembut paham akan keadaan wanita itu " Makanlah ,jika belum kenyang nanti pesan lagi " Lanjutnya pelan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Happy " Aurellia menatap ke bawah mengusap lengan besar itu dengan lembut lalu menatap ke depan " Happy " Jawabnya tersenyum menatap Erland dari pantulan kaca yang ada di depannya .


Tanpa meminta persetujuan Aurellia, Erland sengaja meminta Brad untuk menginap di hotel begitu juga dengan mereka sekalipun awalnya Brad sempat menolak ,tapi apa boleh buat hingga pada akhirnya Brad harus mengalah dan berkahir di hotel bersama tuan dan istri nya .


" Baby sudah besar " Aurellia mengaguk kembali menatap ke bawah di mana Erland sedang mengelus perutnya .


" Jika kamu sudah tidak sabar menunggu Daddy sama mommy ,kamu bisa ikut bersama orang tua Brad " Ujar Erland lembut .


Perlahan Aurellia membalikkan badannya mengalungkan kedua tangan nya di leher pria menatap maniak coklat suaminya .


" Aku akan tetap di sini, kehadiran Daddy sama mommy sudah cukup untukku " Jawabannya tersenyum lembut .


" tidak merindukan mereka " Tanya Erland keduanya saling menatap kedua tangan Erland memegang pinggang istri nya .


" Bohong jika aku bilang tidak ,tapi aku bisa meminta mereka ke sini nantinya " Jawab Aurellia .

__ADS_1


" Lebih tepatnya aku tidak bisa jauh dari suamiku,jika aku sama baby merindukan mu gimana ?" Lanjutnya tersenyum .


" Kamu semakin pintar menggombal " Erland menarik hidung Aurellia dengan lembut lalu mencium kening istri nya lalu memeluknya.


" Pulanglah , perkenalkan dengan kedua Kaka nya ! jika pekerjaan sudah tidak terlalu banyak aku aku menjemputmu " Ujar Erland lembut .


"Berapa lama ? Pekerjaan mu selalu banyak aku tidak ingin menunggu " jawab Aurellia pelan menghirup aroma tubuh suaminya .


" Apa tidak bisa jika pulang bersama ? aku ingin melahirkan di sana tapi bersama mu " Aurellia mengakat kepalanya menatap suaminya " Tampan " Lanjutnya tersenyum .


" Kenapa tidak sini saja " Tanya Erland tanpa menatap istrinya.


" Aku ingin bukan hanya kita yang merasakan kebagian atas kelahirannya tapi yang lainnya juga " Aurellia kembali menyembunyikan wajahnya di dada suaminya " Apa lagi Eyang, dia belum tentu bisa ke sini hanya untuk melihat nya nanti " Lanjutnya pelan .


Erland hanya diam saja tapi dia membenarkan ucapan istri nya mengingat Daddy Radit sudah tidak seperti dulu lagi yang bisa ke mana² , sekalipun mengunakan jet pribadi tapi itu sangat beresiko apa lagi memakan waktu berjam-jam .


Meninggalkan sepasang suami istri kita berakhir pada sepasang yang sebentar lagi menjadi sepasang yang sah tapi sepertinya perjalan mereka tidak akan mulus .


Mengiat ayah dari pria itu menolak dengan tegas entah bagaimana nanti respon dari ibunya ,Brad hanya bisa memasrahkan semuanya pada takdir .


" Jika tidak suka ,kita bisa kembali ke masion " Ujar Brad,sejak tadi dia melihat calon istri nya itu tidak tenang .


" Saya suka Tuan ,tapi Salsa " Brad menghela napas panjang,ucapan itu sudah beberapa kali Brad dengar sejak tadi .


" Salsa sama pengasuhnya Iin ,Apa yang kamu khawatir kan di masion juga banyak penjaga " Ujar Brad dengan pelan namun penuh penekanan .


" Maaf " Lagi² hanya kata itu yang ke luar dari mulut Iin.


" Jangan membuat Salsa sebagai kelemahan mu ,karena itu bisa membuat orang yang membenci mu mengincarnya jangan penampakan itu di depan orang kamu membuat Salsa dalam bahaya " Brad berdiri dari duduknya membuka kancing kemejanya satu persatu " Di luaran sana masih banyak yang mengincar mu termasuk ayah mu ,tapi kamu tidak perlu memikirkan itu sebisa mungkin aku menjaga kalian " Lanjutnya lagi .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf untuk hari ini satu BAB dulu nanti kita lanjutkan esoknya 🙏🏻🙏🏻 semoga besok bisa double up .


Terimakasih selalu menunggu Up nya 🥰🥰🥰🥰


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


"

__ADS_1


__ADS_2