
Pagi kembali menyapa , sepasang suami istri masih berbalut dengan selimut tebal yang menutupi tubuh polos keduanya .
Beberapa menit yang lalu keduanya baru saja melakukan penyatuan hingga membuat sang istri kembali terlelap karena kelelahan.
Kadang Aurellia sampai bingung dengan tenaga dan kekuatan sang suami yang tidak perna mengenal lelah ,padahal semalam setelah main game bukan hanya dua ronde seperti ucapan nya tapi lebih dari itu dan pagi ini dia kembali terbangun karena merasa terganggu karena ulah sang suami .
" Darl " Panggil Erland lembut .
"Bangun, kita harus mandi " Lanjutnya,perlahan Aurellia membuka matanya .
" Rasanya pinggang ku sudah terbiasa dengan tubuhku " Ujar Aurellia lirih .
" Jangan Lebay ,badanmu masih utuh " Ujar Erland seperti biasanya pria itu tidak akan pernah berbicara manis atau apa pun itu .
Aurellia mendengus kesal menyibakkan selimut tebal yang menutupi tubuh polosnya begitu juga Erland .
" Kita mandi bersama " Aurellia langsung menatap sang suami dengan tajam " Hanya mandi ,tapi jika kamu menginginkan kembali aku tidak masalah " Aurellia memilih pergi ke kamar mandi dari pada meladeni ucapan sang suami .
🪵
🪵
Ceklek
Iin tersentak saat melihat pintu yang ada di depannya terbuka dari dalam begitu juga Brad tapi dengan cepat dia menguasai perasaan nya .
" Apa yang kamu lakukan di sini " Tanya Brad datar dan dingin .
" Maaf ...Tuan ...saya ..mau bekerja " Jawabnya menunduk meremas ujung pakaian nya .
"Apa kamu tidak dengar ucapan Nona Aurellia semalam ,pulihkan dirimu " Ujar Brad ketus .
" Saya ...baik² saja tuan " Jawab Iin .
Huh
Brad membuang napas panjang dengan berat dia tidak pernah di hadapkan dengan seorang wanita selain rekan bisnis dan juga orang sekitar nya , tapi kali ini dia harus berhadapan dengan wanita yang dia tidak tahu seperti apa .
" Pergilah ke kamarmu ,jika ingin berkerja besok saja tanyakan pada pelayan apa yang harus kamu lakukan " Ujar Brad meninggalkan Iin begitu saja .
" Tuan " Langkah Brad kembali terhenti " Terimakasih " Lidah Brad berdecak lalu melanjutkan langkahnya turun ke bawah .
Di saat Iin tengah berdiam diri dia di kagetkan suara Aurellia .
" Iin " Iin langsung menundukkan kepalanya .
" Selamat pagi Tuan , Nyonya " Ujar Iin lembut .
" Pagi " Jawab Aurellia .
" Kenapa tidak Istirahat dulu " Lanjutnya saat melihat di mana kini Iin berdiri.
__ADS_1
" Tadi ...saya ...hanya menanyakan pekerjaan sama tuan Brad , Nyonya " Jawab Iin terbata .
" Ayo sarapan dulu " Ajak Aurellia lembut .
" Iya Nyonya ,duluan ! Saya masih ada perkejaan " Elaknya dengan sopan .
" Sarapan dulu ,baru kamu kerja jangan di paksa kan " Ucap Aurellia lembut .
" Baik nyonya " Jawab Iin
Aurellia dan Erland melanjutkan langkahnya ke bawah di mana Brad sudah menunggu mereka .
" Selamat pagi Tuan ,Nona " Sapa Brad berdiri dari duduknya .
"Pagi Brad " balas Aurellia dengan lembut .
" Kau sudah meminta nya berkerja " Tanya Erland .
" Tidak tuan ,dia sendiri yang menginginkan itu " Jawab Brad cepat .
" Belikan keperluan nya, mataku sakit melihat penampilan nya ! bahkan penampilan pelayan lebih baik di lihat di banding dia " Ujar Erland .
" Hubby " Tegur Aurellia tapi apa peduli Erland .
" Baik tuan " Jawab Brad .
" Sekalian dengan Salsa Brad " Timpal Aurellia.
Erland pria itu tidak mempermasalahkan nya selagi Brad dalam hal yang wajar karena bagiamana pun keduanya hidup bersama jadi agak aneh jika tiba-tiba Brad begitu menghormati Aurellia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Ke ruangan ku " Aurellia menghela napasnya panjang dia baru baru duduk sudah di minta ke ruangan pria itu .
Ceklek
" Aku akan ke luar bersama Brad mungkin sampai siang, tapi aku usahakan akan pulang cepat untuk makan siang bersama tapi jika sudah lewat kamu bisa makan duluan " Ujar Erland tanpa menatap lawan bicaranya .
" Apa aku tidak bisa ikut " Tanya Aurellia yang kini sudah berada di depan meja Erland .
" Tidak ,kita sudah bahas ini jika kamu hanya berada di kantor saja " Jawab nya menatap Aurellia .
" Tapi aku bosan By " Rengek Aurellia manja .
" Menurut lah ,jika tidak ingin aku memecatmu " Aurellia memanyunkan bibirnya mendekati pria itu , menyadari hal itu Erland memundurkan kursinya hingga hingga Aurellia sudah duduk di pangkuan sang suami .
" Kenapa tidak seperti dulu saja sih " Gerutu Aurellia memeluk pinggang Erland dengan erat .
" Di luar banyak Nyamuk nakal " Aurellia menyembunyikan wajah mya d dada Erland mengusap wajahnya dengan pelan .
Tok ...tok ...
__ADS_1
Ceklek
" Tuan " Erland mengangguk " Tunggu di luar " Brad langsung ke luar dari ruangan itu dan menutup pintu ruangan Erland .
" Miss me now " Aurellia menatap sang suami lalu mencium bibir Erland dengan lembut .
Beberapa menit kemudian pangutan keduanya terlepas saat pasokan udara dalam dada mereka sudah menepis .
" Jangan nakal Ok " Ujar Erland mengelus bibir Aurellia dengan lembut .
" Iya " Jawab Aurellia .
Erland berdiri begitu juga Aurellia ,dia merapikan penampilan sang suami lalu keduanya ke luar dari ruangan itu di mana Brad menunggu mereka di kursi Aurellia .
" Ayo " Brad langsung berdiri dari duduknya .
" Hati² " Erland hanya mengaguk lalu meninggalkan Aurellia sendirian .
"ayo kita selesaikan dengan cepat agar besok bisa menyelesaikan yang lain " Ujar Aurellia membuka laptop dan berkas yang ada di depannya .
🪵
🪵
" Tuan " Erland menatap Brad yang berdiri di samping nya .
" Apa harus wanita itu bekerja untukku " Lanjutnya lagi .
" Bukannya kamu sudah mendengar nya sendiri " Seperti nya Brad salah bertanya pada Erland.
" Anggap saja kamu lagi bersedekah, tidak usah memikirkan dia pikirkan saja anaknya ,kamu tahu sendiri bukan kenapa Aurellia begitu cepat menerima nya " Brad mengaguk paham.
" Minta anak buahmu mencari tahu tentang nya " Lanjutnya lagi .
" Sudah Tuan " Erland menatap Brad tapi detik kemudian dia kembali menatap ke depan .
" Kau selalu bergerak lebih cepat dari yang aku duga " Brad hanya tersenyum menanggapi ucapan Erland .
" Apa hidupnya sangat miris " Brad mengaguk sebagai jawabannya " Kamu pasti sudah tahu apa yang harus kamu lakukan " Lanjutnya.
" Iya tuan " Jawab Brad, bertepatan dengan pintu lift yang terbuka hingga obrolan kedua nya berhenti begitu saja .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟