London Love Story

London Love Story
Fitting


__ADS_3

" Minum dulu Nak " Elvi memberikan minuman hangat untuk Cucu menantu nya itu .


Selama berada di masion wanita itu mengurus Aurellia dengan lembut tanpa terkecuali .


" Mau makan apa biar Oma siapkan " Lihatlah, siapa pun yang hidup di rumah utama akan merasa kan kasih sayang dari wanita itu.


" Hebm ....Bisa saya istirahat saja nyonya " Elvi mengaguk tersenyum lalu membantu Aurellia untuk berbaring " Tapi jangan lama ,kamu harus melakukan USG setelah itu fitting baju " Ujarnya dengan lembut dan menyelimuti tubuh Aurellia dengan selimut .


" Iya Nyonya ,maaf sudah merepotkan " Elvi hanya membalas nya dengan senyuman lalu meninggalkan Aurellia istirahat sebentar.


" Bisa kah aku jujur ,aku sudah tidak kuat tapi aku bingung harus melakukan apa " Gumam Aurellia sebelum memejamkan matanya .


Sesampainya di ruangan makan Elvi langsung melayani suaminya sedangkan Daddy Radit sudah di layani Elsa penghuni meja makan itu sudah siap sepenuhnya .


" Aurel tidur lagi Mom " Tanya Raymond menatap Elvi .


" Ya , seperti biasa " Jawab Elvi .


Selama di mansion Aurellia ikut sarapan atau makan malam bersama bisa terhitung selebihnya dia makan sendiri .


Sekalipun merasa tidak enak dengan penghuni rumah itu ,tapi mau gimana lagi syukur mereka paham dengan kondisi nya saat ini .


" Mas jangan lupa Diandra harus fitting" Ujar Raine menatap Randy .


" Randy tidak bisa ikut ,harus ke luar kota mungkin


sore baru kembali " Raine langsung menatap Rangga dan Reza yang hanya fokus pada makanan nya .


" Apa tidak bisa di tunda ke luar kota nya ,kan hanya fitting baju mas " Ujar Raine yang mulai terdengar kesal .


" Tidak bisa Ma, kalau Randy menolak bagaimana Randy mau honeymoon " Jawab Randy serius .


" Papa "


" Kakak " Kedua pria itu hanya fokus pada makanannya tanpa memperdulikan ucapan Riane .


" Riane ,Opa mau makan " Tegur Daddy Radit membuat Riane terdiam .


" Nova " Panggil Adara lembut membuat wanita hamil itu menatap ke arahnya .


" Apa Erland sering menghubungi " Nova mengaguk " Menanyakan Nora kadang juga Nora yang meminta untuk menelpon Erland " Jawab Nova jujur .


" Apa ada masalah Mom " Tanya Eric .


" Tidak ,hanya mommy telepon dia jarang angkat " Elak Adara tersenyum .


" Kenapa mommy menelpon nya " Tanya Eric lagi , seperti nya jiwa kekepoan Erland dulu kini menurun pada sang kembaran Eric .


" Sudah mau resepsi tapi dia belum kembali katanya mau pulang lebih awal " Dengus Adara kesal .


" Kan bisa hubungi Asisten nya Mom " Ujar Eric lagi .


" Mereka sama saja " Jawab Adara ketus.


" Berarti mereka sibuk Mom kaya tidak perna merasakan saja ,apa karena mommy sudah sering tinggal kan jadi terbiasa " Goda Eric sambil tersenyum .

__ADS_1


" Makan ,jangan lupa cari pasangan !! Malu sama Erland dia sudah menikah mau punya anak ,kamu " Adara mengehentikan ucapan nya " menghabiskan beras saja tahu nya " Eric langsung melotot kan matanya tajam lalu mencibir Adara .


" Selalu itu alasannya , pas Eric minta ke apartemen pasti di larang " Cibirnya lalu menyantap sarapan nya dengan kesal .


Setelah selesai sarapan dan mengantar suami nya bekerja, Adara mengantar kan sarapan untuk Aurellia sekalian untuk membangun nya sedangkan baby four di ambil ahli oleh Elsa dan Ana .


Ceklek


Adara masuk dengan perlahan ada rasa iba menatap sang menantu dengan helaan napas panjang dia mendekati tempat tidur itu meletakan nampan di atas meja lalu membangunkan Aurellia .


Aurel ....bangun Nak " Ujar Adara lembut .


" Aurel " Uangnya lagi ,perlahan Aurellia membuka kedua matanya .


" Ah maaf nyonya " Aurellia langsung membuka kedua matanya dengan lebar .


" Mandi dulu, baru sarapan ya Aunty Amanda sudah menunggu di bawah " Aurellia mengaguk .


" Iya Nyonya, terimakasih " Jawab Aurellia mengibaskan selimut nya lalu turun dari tempat tidur.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini Aurellia sudah siap untuk ke butik setelah melakukan pemeriksaan Aurellia bisa bernapas dengan lega


setidaknya kondisi kandungan nya baik² saja ,tidak ada masalah berat dan panjang nya pun sesuai dengan usianya .


Dan yang membuatnya bahagia karena ibu mertua nya terus menggegam tangan nya saat berada di ruangan pemeriksaan hingga membuatnya lebih tenang .


" Jika menginginkan yang lain katakan saja, mommy perna seperti mu jadi tidak pernah takut Paham " Aurellia menggaguk tersenyum .


" Jalan Pak " Pinta Adara pada sang sopir sedangkan di samping sang sopir .


" Ibumu akan menyusul ke sana ,jadi jangan khawatir " Aurellia mengaguk tersenyum .


🪵


🪵


🪵


Sesampainya di butik Aurellia dan Adara langsung masuk ke dalam di mana Rosna dan Queen sudah menunggu mereka .


" Ibu " Rosna menatap ke sembur suara sambil tersenyum.


" Selamat pagi " Sapa Rosna pada Adara.


" Pagi Mbak " Jawab Adara lembut .


" Kakak ipar mau lihat dulu atau mau yang sudah aku siapkan " Tanya Queen menatap Adara .


" Terserah Aurellia saja ,Raine belum sampai " Tanya Adara menatap ke arah pintu .


" Lagi di jalan sama Diandra " Jawab Queen .


" Oh ,biarkan dia memilih sendiri saja " Jawab Adara duduk di sofa .

__ADS_1


" Ayo,kita lihat dulu pakaian nya " ajak Queen lembut .


" Jangan yang terlalu terbuka Kak kata ayah " Ujar Rosna lembut .


" Iya Bu " Jawab Aurellia tersenyum .


Tidak berselang lama Raine datang bersama Diandra .


" Singgah di mana " Tanya Adara menatap Raine .


" Kan antar Della dulu " Adara hanya mengaguk sebagai jawabannya .


" Bu " Rosna mengaguk tersenyum " Bundamu tidak ikut " Diandra mengaguk tersenyum .


" Kaka Ipar " Adara menatap ke sumber suara " Lihat dulu dia bingung mau pilih apa " Adara langsung berdiri " Ayo mba " Ajaknya pada Rosna .


" Ayo dek sekalian " Riane pun ikut berdiri sambil menggegam tangan sang menantu .


" Kakak " Aurellia menatap ke sumber suara lalu tersenyum " Sama bunda " Diandra menggeleng tersenyum .


" Ayo pilih dulu nanti sebentar ngobrol nya masih banyak yang harus kita lakukan " Ujar Adara lembut membuat kedua wanita itu langsung memilih gaun .


"Bu " Rosna menatap Aurellia " Bagus tidak " Tanyanya sambil memperlihatkan gaun yang ada di tangan nya .


" Bagus ,tapi hanya dulu mertua mu " Aurellia mendekati Adara yang juga mencari gaun " Nyonya " Adara menatap ke samping " Cantik, kamu suka " Aurellia mengaguk malu.


" Coba dulu ya ,biar di lihat " Ujar Adara lembut .


" mau coba yang ini " Tanya Queen menghampiri Adara dan Aurellia .


" Iya " Jawabnya pelan


" Mba tolong di bantu ya " Ujar Queen menatap karyawan nya .


" Baik Bu bos " Jawabnya lalu membawa Aurellia ke ruangan ganti .


" Ma " Raine menatap Diandra.


" Yang itu " Diandra mengaguk " Kaka Diandra pilih yang ini " Queen mendekat ke arah mereka menatap gaun yang di pilih Diandra .


" Masih aman, Mba bantu dia " Ujar Queen pada Karyawan nya .


" Baik Bu bos " Jawab membawa Diandra ke ruangan ganti .


" Kita tunggu ke depan saja " Ujar Queen lalu mereka meninggal kan ruangan itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2