London Love Story

London Love Story
Ketakutan Erland


__ADS_3

" Kenapa " Erland menatap ke arah pintu di mana Brad masuk hanya mengunakan Bathrobe .


" Apa kau baru mandi " Erland balik bertanya .


" Belum ,baru akan tapi tuan menelpon " Jawabnya jujur.


" CK, tutupi dadamu dengan benar ! Kau mengotori mata istri ku " Brad menatap bagian dadanya lalu menutup sesuai permintaan bosnya karena memang sedikit terbuka tapi bukan berarti itu mengotori mata Aurellia hanya iya gitu lah .


" Nona Aurellia kenapa " Tanya ulang Brad karena dia belum mendapatkan jawabannya .


" Masuk angin " Jawab Erland seadanya matanya terus menatap sang istri yang masih memejamkan matanya tapi bukan berarti wanita itu tidur hanya kepalanya terasa berat .


" Brad " Panggil nya pelan .


" Ya " jawab Brad sekenanya .


" Kamu punya minyak telon " Lanjutnya dengan pelan .


" saya cari dulu " Jawabnya lalu meninggalkan kamar bosnya itu .


Ceklek


Penghuni kamar itu menatap ke arah pintu ,saat tahu siapa yang masuk dengan cepat dia berdiri dari posisinya yang tadinya duduk di ujung tempat tidur sambil menatap wajah pulas sang anak yang belum juga ada tanda-tanda ingin bangun dari tidurnya .


" Kau punya minyak telon " Tanya Brad to the poin saat sudah berada di depan Iin.


" Ada tuan, tapi di bawah " Jawabnya gugup .


" Ambilkan " Titahnya tanpa ingin di bantah .


" Baik tuan " Jawab Iin ke luar dari kamar itu .


Brad menatap ke arah tempat tidur bibirnya tertarik ke atas sedikit .


" Kau mengotori tempat tidur ku gadis kecil " Gumam Brad lalu ikut ke luar menyusul Iin ke bawah .


Kita kembali ke dalam kamar di mana sang suami masih terus berada di samping sang istri .


" Darl "


" Hebm "


" Aku harus gimana " Pertanyaan itu lolos begitu saja ,karena jujur dia bingung harus bagaimana keadaan seperti ini tidak pernah dia dapat sebelumnya .


" Apa ada yang sakit ? perut mu mau di elus " Lanjutnya lagi .


" Atau mau panggil tukang Spa ke sini " Ujarnya lagi .


" Hubby " Panggil Aurellia pelan .

__ADS_1


" Ya ,kenapa ? Kau butuh yang lain " Aurellia tertawa kecil ingin sekali dia membuka mata menatap suaminya itu .


Dia ingin melihat wajah bingung dan khawatir Erland tapi itu akan membuat nya kembali mual hingga berkahir seperti sekarang .


" Kenapa ? katakan saja jangan tertawa kamu membuat ku semakin takut Aurellia " Ujar Erland sedikit kesal .


" Takutkan kenapa ? Aku hanya masuk angin " Aurellia membuka matanya menatap Erland yang hanya memasang wajah datarnya .


" Kau yakin hanya masuk angin " Aurellia mengaguk kembali menutup matanya .


Di saat rasa khawatir yang menimpa Erland, Brad masuk sambil membawa minyak telon .


" Apa dokter sialan itu belum sampai " Brad memberikan minyak telon pada Erland .


" 3 menit lagi jika .....


Tok ..... tok


" Masuklah sebelum aku menebas leher mu " Ujar Erland kesal


PLak


Pukulan itu berasal dari Aurellia di mana mendarat sempurna di paha sang suami yang hanya menampilkan wajah dinginnya .


" Maaf tuan " Jawab sang dokter wanita lalu masuk dalam kamar Erland .


Erland menggeser tubuhnya memberikan akses pada sang dokter untuk memeriksa Aurellia .


" Maaf ,Apa Nyonya bisa bangun " Aurellia membuka mata nya " Ini bisa saja salah jadi saya harus memastikan dugaan saya " Lanjutnya gugup .


" Istri ku kenapa ? Apa dia sakit parah " Dokter menatap Erland menggeleng " Tidak tuan " Jawab nya terbata .


" Lalu ? " Tanya nya lagi membuat dokter bingung harus memulai dari mana .


" Katakan saja " Kali ini Brad yang membuka suara .


" Maaf sebelumnya , ini bisa saja salah " Dokter menatap Aurellia dan Erland bergantian " Seperti nya Nyonya....hamil " Lanjutnya terbata .


" Tapi itu bisa saja salah " Ujarnya lagi tapi belum mendapatkan respon apa pun karena penghuni kamar itu masih terdiam seribu bahasa .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Hubby " Kini di kamar itu hanya ada Erland dan Aurellia sedangkan dokter dan Brad sudah ke luar sejak beberapa menit yang lalu .


" Hebm "


" Apa tidak bahagia " Tanya Aurellia karena sejak tadi Erland hanya diam saja bahkan dia belum membuka suara sama sekali .


" Bahagia " Jawab Erland seadanya, Aurellia menghela napasnya panjang .

__ADS_1


" Erland " Erland menatap Aurellia yang di mana kini sudah duduk sambil bersandar mencium aroma minyak telon dan itu mengurangi rasa berat di kepalanya .


" Kamu libur saja dulu,aku mau mandi " Erland hendak akan berdiri namun Aurellia menahannya " Apa kita gugurkan saja " Dengan cepat Erland menatap Aurellia tajam ,kilat api memenuhi bola matanya .


" Katakan sekali lagi " Tubu Aurellia berubah jadi tegang melihat perubahan wajah Erland.


" Maaf aku ...."


" Katakan sekali lagi " Suara Erland sedikit meninggi membuat Aurellia ketakutan.


" Aku hanya butuh waktu Aurellia ,tapi bukan berarti aku tidak menerimanya ! Aku hanya takut kejadian kemarin itu terulang lagi itu kenapa aku diam memikirkan bagaimana caranya kalian baik², tidak terluka Aurellia " Aurellia menggigit bibir bawahnya kedua tangannya saling bertautan karena takut .


" Maaf " Erland menghela napasnya panjang kembali duduk di ujung tempat tidur perlahan dia menarik tubuh Aurellia lalu memeluk nya dengan erat .


" Maaf Darl " Aurellia mengagguk pelan " Maaf aku tidak bermaksud memarahi mu aku hanya takut " Lanjutnya pelan .


" Kita bisa bekerja sama menjaga nya " Jawab Aurellia .


" pastinya ,tapi kamu dengar bukan ucapan dokter tadi " Aurellia mengaguk " Aku hanya tidak ingin kalian terluka " Lanjutnya lagi .


**Flashback on


Setelah melakukan pemeriksaan mengunakan testpack Aurellia ke luar di bantu Iin** .


Lalu dia memberikan benda kecil itu pada dokter ,Brad dan Erland sudah menunggu hasilnya dengan harap² cemas .


" Positif " Mata Erland langsung tertutup .


" Nyonya positif hamil " Ulang nya lagi menatap Erland yang hanya diam saja lalu menetap Aurellia yang juga sama diamnya .


" Untuk lebih jelasnya lagi Nyonya bisa langsung ke rumah sakit ,karena sebelumnya Nyonya perna mengalami keguguran ! Nanti saya buat janji dengan dokter kandungan yang ada di sana agar dia bisa menjelaskan dengan baik " Ujar dokter .


" Apa ada hal yang harus di hindari dok " Tanya Brad .


" Karena usianya masih muda di sarankan untuk sementara waktu Nyonya jangan dulu melakukan aktivitas yang berat atau yang membuatnya lelah , istirahat yang cukup, vitaminnya dan asupan yang lainnya harus tetap di jaga " Jawab Dokter .


" Makasih dok ,mari saya antar " Ujar Brad lalu ke luar dari kamar Erland dan Aurellia .


flashback off


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ ...


Lanjut !!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2