London Love Story

London Love Story
Tidak berfungsi


__ADS_3

Setelah makan malam Erland membawa Aurellia berbelanja kebutuhan mereka di salah satu mall yang ada di sana ,suami istri baru itu lebih dulu membeli beberapa helai pakaian hingga berakhir di supermarket untuk mengisi lemari pendingin yang ada di apartemen karena tidak ada isinya sama sekali .


Erland mendorong troli belanja sedangkan Aurellia memilih bahan yang kira² mereka perlukan sekalipun dia bingung sendiri .


Dari yang urusan bersih², lalu urusan dapur , terakhirnya mereka membeli bahan makanan


" By "


" Hebm "


" Apa ada makanan yang membuat mu alergi ? " Erland menaikan alisnya sebelah menatap sang istri " Kamu Aurellia kan ? Jika bukan biar aku membuang mu dari lantai sini " Jawab Erland menggeleng


" ah iya " Aurellia cengengesan lalu mengambil bahan makanan yang ada di depannya tidak kecuali yang berbahan kacang²an karena pria itu membencinya.


Entahlah apa yang membuat nya tidak suka padahal itu enak .


"Ambil saja jika kamu suka " Aurellia menatap ke samping " Tidak usah, tidak enak jika hanya makan sendiri " Jawab Aurellia.


Tapi bukan Erland namanya jika mendengar ucapan orang lain hingga dia mengambil nya memasukan dalam keranjang sedangkan Aurellia hanya tersenyum .


" Fillet saja Darl " Aurellia mengaguk.


Jika kalian berpikiran hidup dengan Edward itu sulit kalian salah karena hidup dengan Erland lebih sulit ,ayam ,ikan semuanya harus tanpa tulang, begitu pun dengan seafood bahkan daging hanya yang bagian² tertentu , alasannya cukup unik tidak suka yang ribet dia mau makan dengan tenang tanpa memikirkan ini dan itu .


Gila bukan !!


" No gofood "


" Bakso "


" Satu " Aurellia mengaguk lalu mengambil satu bungkus bakso ,setelah itu mereka berpindah ke arah buah-buahan.


Tidak ada buah yang terkecuali semuanya di ambil dari ujung sampai ujung .


" Perbanyak stroberi sama alpukat nya Darl " Aurellia menatap Erland " Tambah lagi " Tanya Aurellia .


" Ya,biar kamu cepat pulih " Aurellia tidak bertanya lagi "sama apel juga " Lanjutnya .


🪵


🪵


🪵


Setelah semua selesai kini mereka langsung ke arah kasir di mana masing-masing dari mereka mendorong satu troli .


Antrian tidak terlalu panjang hingga mereka tidak perlu menunggu .

__ADS_1


" Tunggu di sana Darl sama pengawal " Pintah Erland .


" Tidak papa " Tolak Aurellia halus mengeluarkan belanjaan dari troli mereka, hingga habis lalu beralih pada troli milik Erland .


Selesai urusan semuanya mereka ke luar dari mall besar itu keduanya sudah duduk dalam mobil menunggu pengawal memasukan barang mereka .


Erland mengambil kartu yang ada di dompet nya lalu memberikan pada Aurellia .


" Ambilah itu milik mu ,maaf aku baru memberikan sekarang " Aurellia menatap tangan pria itu " Tidak usah ...."


" Lia kamu hidup dengan ku bukan 7 detik, atau 7 menit jadi kamu sudah tahu apa yang aku benci bukan ?" Tekan sambil menatap Aurellia.


" kan bisa Transfer "Cicit Aurellia pelan .


" Jika ada yang mudah kenapa mempersulit diri Darl " Aurellia menerima kartu hitam itu ,bukannya sombong dia juga punya kartu itu jadi tidak kaget lagi saat melihat hal itu .


" jika membeli apa pun jangan menggunakan kartumu ,ingat tiap bulan laporan keuangan mu Brad tahu ,jika sampai kamu memakai uang mu saat membeli kebutuhan rumah atau kebutuhan dirimu maka aku akan blok " Ujar Erland serius .


" Lalu uang ku untuk apa " Tanya Aurellia bingung .


" Kamu tidak memintaku memikirkan itu bukan " Jawab Erland bersamaan dengan mobil mereka yang jalan meninggalkan mall itu .


" Kamu bisa memakainya tapi tidak untuk keperluan khusus mu " Lanjutnya .


" iya " Jawab Aurellia paham .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Tidak tunggu besok saja " Aurellia menggeleng " Apa yang harus aku lakukan " Tanya Erland .


" Hubby duduk saja " Jawab Aurellia .


" Kamu belum pulih sepenuhnya Darling ,jadi jangan keras kepala " Ujar Erland penuh penekanan.


" Ini tidak memerlukan tenaga yang banyak ,jadi duduk saja " Tolak Aurellia sambil membuka semua kitchen yang ada di situ .


Erland tetap membantu wanita itu mengeluarkan belanjaan mereka memisahkan sesuai fungsinya hingga Aurellia tinggal menyusun nya .


" Kamu tahu dulu aku sering menemani Mommy dan Oma belanja sekalipun terpaksa , hanya karena aku mengurung diri di kamar main game ,bahkan mommy sering menyita komputer ku dan ponsel sampai kartu ku, syukur ada Abang sama Eric jika tidak bisa gila " Ujar Erland.


" Kalau Daddy " Tanya Aurellia .


" ah pria itu tidak akan berani melawan istri nya ,dia hanya tersenyum membuatku kesal dia seperti tidak berfungsi jika dalam situasi seperti itu bahkan bisa di bilang dia patung bernyawa sama seperti Opa dan yang lainnya . " Jawab Erland dengan kesal " Kadang aku bingung fungsi mereka itu apa selain bekerja dan bekerja " Lanjut nya mencibir .


" Aku juga sering menemani Ibu belanja tapi sembunyi² karena jika ayah tahu pasti memarahi ibu " Ucap Aurellia .


" Tapi pada akhirnya ayahmu tahu kan " Aurellia mengaguk sambil tertawa " sejak aku kelas 6 dasar ibu sudah mengajari ku masak sekalipun tiap hari ayah mengomel hanya karena tangan ku kena cipratan minyak ,atau luka karena pisau tapi ibu tidak peduli dia terus mengajariku ,katanya omelan ayah obat penghilang lelahnya " Ujar Aurellia sambil tersenyum kuda .

__ADS_1


" Apa kalian tidak memiliki pelayan " Tanya Erland bingung .


" Punya ,tapi jika soal kami ibu yang mengatur nya itu yang kami lihat, itu kenapa dia mengajari kami karena tidak semuanya harus pelayan yang urus !! hanya Azzam yang tidak di minta ke dapur " jawab Aurellia.


" Dia hanya mengurus kebutuhan nya sendiri selebihnya pelayan " Lanjutnya lagi .


" Tidak heran jika kalian lebih dekat dengan ayah mu " Ucap Erland .


" Tidak ,kami dekat dengan ayah sama ibu tapi jika kami ingin ini dan itu kami lebih memilih meminta izin pada ayah ,karena jika sama ibu kami lebih dulu mendapatkan Omelan...."


" Tapi tetap tidak di izinkan " Aurellia mengagguk seperti nya nasib mereka sama " Sudah duga karena itu yang kami alami , Pada akhirnya Daddy yang mendapat kan Omelan " Ujar Erland kesal .


" seperti nya semua wanita yang sudah menjadi ibu akan seperti itu " Ujar Aurellia ada raut wajah sedih tapi sebisa mungkin dia mengendalikan perasaan nya .


" Jangan lakukan itu pada mereka nantinya, aku ingin kamu menjadi teman bagi mereka karena aku tidak selamanya di rumah , aku tidak memintamu memanjakan mereka tapi bersikaplah selayaknya "Ujar Erland.


" Aunty bilang biasanya masa nifas orang yang keguguran 1 atau 3 Minggu tapi bisa saja 6 Minggu tergantung masing-masing orang , menurutmu gimana " Tanya Erland serius .


" Apa Hubby begitu menginginkan nya " Aurellia menatap sang suami meninggal kan sebentar pekerjaan nya .


" Hebm, tapi aku tidak akan memaksa mu ! Aku yakin kamu masih trauma tentang hal itu jadi jangan menjadikan beban pikiran mu, hamil lah saat kamu siap " Ujar Aurellia lembut .


" jika sudah selesai kita akan menemui dokter konsultasi tentang obat ...."


" Aku siap " Potong Aurellia serius " Tapi apa hubby sudah benar² mencintai ku " Aurellia menjeda ucapannya " Aku hanya takut kejadian kemarin terulang lagi " Lanjutnya menunduk .


" Oma sama Mommy sudah memberi tahuku untuk tidak terlalu banyak pikiran begitu juga Aunty Amanda karena itu berpengaruh pada janinku apa lagi hamil ...."


Hap


Erland langsung memeluk istrinya dengan erat membenamkan wajahnya di leher sang istri.


" Maaf ....maaf Darl semuanya karenaku ,maaf kita harus kehilangan ....."


" Tidak ,ini bukan kesalahan Hubby ,tapi memang sudah jalannya ,Ibu bilang semua yang hilang akan ada gantinya yang lebih besar lagi dan aku mencoba meyakinkan itu " Potong Aurellia membalas pelukan suaminya .


" I love you " Bisik Erland setela itu dia membungkam mulut Aurellia dengan lembut menuntun wanita itu untuk membalasnya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2