
" Aurellia " Geram Erland tertahan tapi di tanggapi senyuman oleh istri nya .
" Aku malas,aku tidak mau kenapa kamu memaksa ku Hah " Bentak Erland kesal,ingin sekali menelan wanita yang kini berada di samping nya .
" Kalau mengomel terus kapan jadi nya By " Rengek manja Aurellia.
" Semenjak aku menikahi mu kamu semakin membangkang , Shiiitt " Umpat Erland memecahkan telur karena wanita itu ingin membuat kue .
" Pelan² By " Erland menatap sengit ke arah sampingnya.
" Diam lah sebelum aku memecahkan kepala mu " Ujar Erland ketus .
Cup
Aurellia mencium pipi kanan Erland membuat pria itu mengulum senyumnya tapi detik kemudian dia merubah datar lagi .
"Apa lagi yang harus aku masukan " Ujarnya kesal .
" Gula by " Erland mengambil yang di sebutkan oleh istrinya karena semua sudah siap di depannya sesuai takarannya.
" nomor satu dulu By,kalau sudah tercampur baru kasih yang lebih tinggi " Ujar Aurellia lembut .
" Kenapa tidak sekalian sih ' Gerutu Erland tapi dia tetap mengikuti ucapan sang istri .
" Kalau belum tercampur nanti ke mana² " Erland menghela napasnya panjang .
" Jika rasanya tidak enak aku akan memintamu menghabiskan semuanya " Sungut Erland saat semuanya sudah tercampur dia mulai menambah kecepatan mixer .
" Di putar² By loyangnya " Erland menghela napas lagi .
" Kenapa tidak meminta yang lain sih ,jika tahu seperti ini lebih baik aku kembali ke London mengurus perusahaan " Cibir Erland kesal .
Saat semua adonan mulai tercampur Aurellia memasukan tepung tapi sebelum itu Erland mematikan mixer nya Aurellia mengambil ahli menggunakan spatula biar tercampur dengan baik .
" By mau di bagi tidak Cake rainbow" Tanya Aurellia menatap suaminya .
" Terserah mu " jawabnya ketus sambil membuka appron di tubuhnya dan di letakan begitu saja .
Baru saja duduk ponsel Erland berdering dan itu panggilan dadi asistennya .
" Saya tinggal Brad menelpon ku " Ujarnya memperlihatkan ponselnya, Aurellia hanya mengaguk pelan .
Aurellia mulai memasukan adonan satu persatu karena loyangnya hanya satu sehingga dia menjadikan satu .
" Hallo "
" Maaf tuan saya mengganggu waktu anda ...."
" Langsung saja " Potong Erland cepat .
__ADS_1
" Abraham mencari Nona Aurellia ke sini " Erland mengeraskan rahangnya ,menatap tajam pada objek yang ada di depannya .
" Apa yang dia inginkan " Tanya Erland dingin .
" Dia tidak ingin berpisah dengan Nona Aurellia dan dia mengatakan akan menceraikan istri nya saat wanita itu melahirkan karena saat ini istri nya sedang hamil itu kenapa pernikahan mereka di percepat " Terang Brad sebaik mungkin .
"Percaya diri sekali manusia itu " Ujar Erland .
"Urus semuanya ,kamu sudah tahu bukan apa yang harus kamu lakukan " Tanya Erland serius .
" Iya Tuan " Jawab Brad , Erland pun langsung mematikan ponselnya mendekati pagar balkon .
" Cih, apa kau kira Aurellia akan kembali padamu setelah apa yang kamu lakukan padanya ,jangan mimpi " Erland menggegam pagar balkon dengan erat .
Erland kembali ke dapur saat perasaan nya sudah sedikit membaik ,dia melihat Aurellia sedang membersihkan perabotan yang mereka pakai tadi .
" Darl " Aurellia menatap ke arah meja " Sudah " Erland mengaguk " Ada masalah " Tanya Aurellia.
" Tidak ada,di sana Opa menangani nya dengan baik " Jawab Erland .
" Di mana Cake nya " Tanya Erland .
" belum matanya sedikit lagi " Erland hanya mengaguk saja .
Aurellia melanjutkan pekerjaan nya sedangkan Erland sibuk dengan ponselnya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Hubby " Erland menatap ke samping lalu merentangkan tangan kirinya menyambut sang istri.
" Apa itu enak " Tanya Erland sebelum Aurellia meletakan di meja .
" Aku belum rasa " Jawab Aurellia jujur .
" Makanlah " Pintah nya pada sang istri , Aurellia mengambil satu lalu duduk di samping Erland .
" Enak " Jawab Aurellia saat gigitan pertama sudah masuk dalam mulutnya .
" Wajahmu sangat tidak menyakinkan " Ujar Erland .
" Serius By " Ujar Aurellia dengan yakin.
Hap
Erland memakan sisa cake yang ada di tangan sang istri .
" By ,itu bekas ku " Ujar Aurellia kaget .
" Lalu masalah apa ?? Bahkan kita sudah sering bertukar saliva dan membelit lidah " Aurellia memukul lengan Erland .
__ADS_1
" Apa harus di jelaskan " Sungutnya kesal ,lalu kembali mengambil cake yang ada di piring .
" Tambah " Erland hanya mengagukan kepalanya.
Keduanya fokus pada layar di depan ,lebih tepatnya Erland karena Aurellia hanya menemani nya saja .
Pria itu sangat menyukai film yang genre aksi menurut nya itu yang sangat mengasikan tapi tidak dengan wanita yang duduk di sampingnya .
Erland menepuk pahanya , Aurellia yang paham langsung membaringkan kepalanya memeluk pinggang pria itu .
" Kau seperti baru perna melihat itu " Ujar Erland mengelus kepala Aurellia dengan lembut .
" Meraka tidak memakai hati " Jawab Aurellia pelan .
" Memang ayah mu memakai hati ,jika ya aku yakin pasti banyak yang mengincar kalian " Seketika Aurellia sadar .
Ucapan Erland tidak ada yang salah, karena memang mereka hidup belum tentu kehidupan mereka akan tenang seperti ini karena pasti mereka akan selalu di teror jika berada di luar .
Hari semakin sore sepasang suami istri itu menghabiskan waktu hanya di apartemen saja .
perlahan Erland menatap ke arah bawa di mana Aurellia begitu pulas dalam tidurnya .
" Cantik " Gumam Erland mengelus pipi Aurellia dengan lembut .
" Darl,bangun ayo sudah mau malam " Ucap nya dengan lembut .
" Lia " Aurellia membuka matanya dengan pelan hal pertama yang di lihat perut kotak² sang suami yang di tutupi baju kaosnya, Aurellia menggosok wajahnya di perut Erland dengan pelan .
"Sudah malam ,tapi di luar masih terang " Aurellia menatap ke arah jendela besar yang ada di belakang nya .
" Jam berapa " tanyanya serak khas baru bangun .
" Jam 6 lewat " Jawab Erland .
"Lama juga tidur nya " Gumam Aurellia lalu bangun di bantu Erland " Sudah nonton nya " Erland mengaguk .
" Ayo mandi, baru kita ke luar cari makan "
" Makan di apartemen saja ,nanti aku masak kita juga sudah belanja " Jawab Aurellia ikut berdiri .
" Ya terserah mu " Jawab Erland seadanya lalu keduanya berjalan ke arah kamar mereka .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
__ADS_1
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟