London Love Story

London Love Story
5 bulan


__ADS_3

" Berenang Brad " Brad menghentikan langkahnya menatap Erland.


" Baik tuan " Jawab Brad pelan.


Lalu melanjutkan langkahnya menuju kamarnya di yang tidak terlalu jauh dari letak kamar Erland yang Aurellia .


Ceklek


Brad membuka pintu kamarnya ,matanya menatap sosok wanita kecil yang asik bermain dengan boneka sedang duduk di atas lantai marmer kamarnya .


Huh


Hanya helaan napas panjang yang ke luar ,berarti di kamarnya ada sosok lain di mana sudah beberapa hari ini bekerja untuknya menyiapkan segala kebutuhan nya .


" Hei " Sapa Brad saat sudah di dekat salsa membuat wanita kecil itu menatap ke atas di mana Brad sudah berjongkok di samping nya .


" Tuan Lan " Cicit Salsa cadel .


" Kau sedang main apa ??" Tanya Brad lembut ,ibu pertama kalinya dia berinteraksi dengan Salsa .


" Ini " Ujarnya sambil memperlihatkan boneka nya .


" Salsa " Brad dan salsa menatap ke sumber suara di mana Iin dengan cepat menghampiri keduanya .


" Maaf tuan ,maaf " Ujar Iin langsung menggendong salsa membuat Brad berdiri dari posisi nya .


" Jangan biarkan dia duduk di lantai tanpa alas ,kulitmu dan kulitnya berbeda " Ujar Brad datar dan dingin.


" Maaf tuan " Ujar Iin menundukkan kepalanya .


" Mami " Iin menatap Salsa .


" ain cini " Iin langsung melototkan matanya " Main di kamar kita saja ya " Salsa menggeleng pelan " Cini " Ulang nya lagi membuat Iin bingung .


" Di sini kamar tuan Brad, kita main di kamar ...."


" Biarkan dia di sini " Potong Brad cepat " Aku akan berenang,siapkan minuman nanti " Pinta Brad berlalu begitu saja .


" Ba...ik tuan " Jawab Iin terbata .


Lalu ke luar dari kamar itu membawa Salsa sekalipun wanita kecil itu meronta dan menangis karena di bawah paksa ke luar .


🪵


🪵


" Apa tidak lelah " Erland menatap sang istri yang tengah membantunya melepaskan semua pakaian nya hingga hanya tersisa dalaman yang berbentuk segitiga.


" Tidak " Jawabnya menarik handuk untuk menutupi bagian bawahnya .


" Jangan lama-lama berenangnya " Ujar Aurellia .

__ADS_1


" Ya ,mandilah kita akan makan di luar " Aurellia menatap Erland .


" Dinner " Erland hanya mengaguk sebagai jawabannya.


" Tumben " Jawab Aurellia langsung mendapat kan tatapan dingin .


" Ulangi jawaban mu " Aurellia langsung menggeleng menutup mulutnya dengan cepat " Aku hanya ingin makan di luar ? apa itu salah " Aurellia menggeleng " jangan terlalu percaya diri " Lanjutnya kesal .


" Bukan begitu By, aku hanya kaget karena Hubby sibuk di perusahaan pasti ....."


" Diamlah jika tidak ingin berakhir di sana " Potong Erland menatap tempat tidur mereka membuat Aurellia merinding.


" ambilkan bathrobe ku " Aurellia memasuki kamar mandi mengambil bathrobe Erland .


" Kita dinner nya di kamar saja ya,By ! Di balkon " Ujar Aurellia memberikan bathrobe milik Erland .


" Kenapa " Tanya nya sambil menetap Aurellia.


" Tidak papa ,hanya ingin di rumah saja biar aku yang urus " Erland hanya mengaguk mungkin Aurellia sedang lelah pikirnya .


" Lakukan yang menurut mu baik " Aurellia menarik sudut bibirnya lalu mencium bibir Erland sekilas " Makasih Hubby " Jawabnya lalu memeluk Erland dengan erat .


" Sekali lagi " Aurellia memanyunkan bibirnya kesal selalu seperti itu pasti selalu minta lagi dan lagi .


" Darl ....Lia " Aurellia menjauhkan tubuhnya menatap sang suami mengalungkan kedua tangan nya di leher Erland .


Cup


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Erland menyusul Brad yang sudah lebih dulu di kolam berenang ,karena pria itu baru saja menyelesaikan kunjungan nya pada sang istri .


Karena bukan hanya ciuman saja permainan mereka harus berlanjut saat sang junior meminta untuk di manjakan dan di asa hingga membuat Aurellia benar² tertidur di atas tempat tidur mereka dan di tinggalkan begitu saja.


" Sudah lama " Brad menatap ke sumber suara " Baru saja " Jawab Brad, dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya bukan .


Bahkan minuman yang dia pesan pada Iin sudah berada di sampingnya .


Erland tidak lagi bertanya dia membuka handuk yang melilit di pinggang nya .


Byur


Brad berdiri dari posisi nya melakukan hal yang sama .


Byur


Air kolam berlomba ke luar dari sana akibat ulah kedua pria itu .


Keduanya berenang dari sisi ujung kolam ke sisi yang lainnya, 3 kali putaran keduanya bersandar di dinding kolam dengan napas memburu .


Pemandangan yang sangat indah untuk di lihat tapi sayang tidak akan ada yang berani ke sana jika kedua pria itu sedang berenang kecuali atas permintaan mereka hanya kepala pelayan yang berada di sana dan beberapa penjaga yang berdiri di setiap sudut rumah besar itu .

__ADS_1


" Apa kamu menikmati nya " Tanya Erland.


" Lumayan membantu " jawab Brad seadanya .


"Baguslah " Jawab Erland .


" Setidaknya kamu sudah menerima mereka " Lanjut nya lagi .


" Gimana apa ada hal lain sejauh ini " Tanya Erland .


" Tidak ada tuan, karena mereka tidak terllau peduli dengannya setelah kejadian itu. " Erland hanya mengaguk sebagai jawabannya .


Saat keduanya tengah sibuk berbicara kehadiran sosok wanita kecil di depan mereka membuat keduanya bingung .


" Tuan Lan " Erland menatap Brad .


" Dia memanggil siapa " Tanya Erland yang hanya menggeleng seolah tidak paham .


" Biarkan saja " Ujar Brad saat kepala pelayan akan mendekati Salsa .


" Kau sudah dekat dengan nya " Tanya Erland.


"Tidak tuan ,tadi kami hanya berbicara sebentar karena tadi dia mengikuti ibunya ke kamar " Jawab Brad jujur .


" Seperti dia tertarik dengan mu " Ujar Erland .


" Dia hanya mengagap saya bos dari ibunya tuan " Jawab Brad seadanya .


" Mau taruhan " Brad langsung menatap ke samping " Maksud tuan " Tanya Brad,tiba² perasaan nya tidak enak .


" 5 bulan ,jika dalam waktu itu kamu tidak tertarik dengan ibunya dalam arti tidak memiliki perasaan padanya, aku membebaskan mu !! Kamu bisa kembali ke Indonesia " Brad langsung memegang kan tubuhnya berdiri dengan sempurna .


" aku akan memilih sendri Tuan yang pastinya tidak meninggalkan anda di sini ,dan saya juga pastikan tidak akan tertarik dengan ibunya " Erland menarik sudut bibirnya ke atas dengan lebar .


" Kamu tahu Brad ,aku pernah mengatakan hal yang sama seperti mu pada Aurellia dan aku berpikiran jika dia hanya anak pengawal " Erland menatap balik asisten pribadi nya itu " Kamu bisa lihat sekarang seperti apa " Lanjutnya tersenyum miring .


" Saya tidak akan melakukan hal itu tuan,dia hanya pelayan yang di minta Nona Aurellia " Ujar Brad dengan serius .


" Ingat 5 bulan " Ujar Erland lalu kembali berenang meninggalkan Brad yang masih terdiam .


Lalu dia ikut berenang menghampiri sang tuan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘


__ADS_2