London Love Story

London Love Story
Mimpi seperti nyata


__ADS_3

Aurellia membuka matanya dengan perlahan saat cahaya masuk dari celah jendela hingga mengusik tidurnya, meskipun masih terasa pusing tapi tidak seperti semalam .


" Apa yang aku pikirkan " Aurellia menggeleng dengan cepat saat bayangan Erland berada di kamar itu ,lalu dia menatap ke samping kosong .


" Apa aku mimpi ' Gumam Aurellia terdiam .


" Tapi kenapa seperti kenyataan " Lanjutnya lagi, lalu dia menatap dada dan bagian bawahnya tapi itu sangat tidak mungkin karena pakaian nya masih utuh .


Jika itu mimpi Kenapa dia harus memimpin itu dengan Erland , Aurellia mengacak rambut nya kasar apa lagi bagian bawahnya berdenyut saat mimpi itu kembali berputar .


" Aku harus mandi " Gumam Aurellia turun dari tempat tidur dengan pelan .


" Seperti nya ada yang tidak beres denganku " Ujar Aurellia sebelum masuk sepenuh nya dalam kamar mandi .


Sedangkan di kamar lain Erland duduk di balkon dengan mata terpejam kedua kakinya di letakan di atas meja sedangkan kedua tangan nya berada di belakang kepalanya .


Bibirnya tertarik ke atas saat mengingat kegilaannya yang niat awalnya membantu Aurellia hingga membuat dirinya dalam bahaya dan tidak bisa menahan lagi .


Bibirnya semakin tertarik di atas tak kalah Aurellia melenguh dalam tidur nya saat mulut nya bermain dengan benda kenyal milik Aurellia .


Padat


Berisi


Belum lagi bagian bawahnya saat lahan yang di tumbuhi rumput kecil itu .


Tembem


Lembut


dan menggairahkan


Awalnya Erland hanya mengelus hutan gersang yang hanya di tumbuhi rumput itu dengan tangannya tapi entah apa yang mendorong nya hingga mulut nya bersentuhan dengan benda kenyal itu .


Tapi saat melihat pergerakan Aurellia ,Erland menarik kepalanya lalu mendekati wanita itu .


" Aku akan membuat mu sembuh " Bisik Erland lembut.


Setelah itu dia turun mengisap kedua benda kenyal itu dengan pelan,hingga mengeluarkan ******* yang begitu merdu di pendengaran Erland .


" Aahhhh "


Dengan perlahan Erland turun ke bawah membuka lahan yang masih bersegel itu dengan pelan secara perlahan lidahnya mulai menyapu dari atas hingga bawah .


Membuat Aurellia bergerak tidak nyaman tapi Erland mengabaikan nya.


Suara decapan dari mulut Erland begitu terdengar dengan jelas di ruangan itu .


" Aaahhhhh " Suara Aurellia membuat Erland menggila hingga dia membuka lebar kedua kaki Aurellia dan salah satu kakinya di letakkan di bahunya


" Aahhhh " ******* Aurellia kembali lolos saat decapan itu semakin sering dia rasakan .


" Kamu membuatku gila Aurellia " Dengan tidak sabarnya Erland memposisikan miliknya menggesek kepala sosis di lahan yang sudah basah .


" Ssssttt .... Aaarrgghhhh " Erland memejamkan matanya saat kepala sosisnya bersentuhan dengan lahan basah itu .


Sekalipun hanya gesekan dari luar tapi itu rasanya sangat luar biasa ,apa lagi jika terbenam kedalam .


Sejenak Erland menatap wajah Aurellia di mana wanita itu terus mendesah pelan .

__ADS_1


" Cukup sebatas ini saja " Guma Erland turun dari tempat tidur berjalan ke arah kamar mandi menuntaskan yang harus dia tuntasnya .


" Aaarrgghhhh Aurellia " Geram panjang Erland tangan nya terus bergerak dengan cepat .


" AurelliaHhhhhhhhhhhh" Erland menatap tangannya yang di penuhi benihnya yang mulai berjatuhan di lantai ,Erland menyalahkan shower.


Setelah menyelesaikan kegiatannya di kamar mandi Erland ke kuar langsung naik ke atas tempat tidur memeluk tubuh Aurellia dan dia terbangun saat pukul 5 dini hari dan langsung memakaikan pakaian Aurellia baru ke luar dari kamar wanita itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Sudah sembuh " Tanya Brad kaget saya melihat Aurellia sudah di meja makan .


" Hebm sudah mendingan " Jawab Aurellia tersenyum .


Tidak berselang lama Erland pun bergabung tanpa mengatakan apa pun dia langsung duduk di kursinya .


" Minum dengan obat mu ,dan berhenti merepotkan orang lain karena kebodohan mu " Ujar Erland di sela sarapan nya .


" Maaf tuan " Jawab Aurellia terbata .


Setelah mengatakan itu tidak ada lagi ucapan apa pun hingga mereka selesai dan langsung menuju mobil yang sudah menunggu mereka .


Bahkan dalam mobil pun tidak ada percakapan apa pun , Aurellia sibuk menatap ke arah luar, Brad sibuk melihat ipadnya dan Erland pria itu hanya diam bersandar di sandaran mobil dengan mata terpejam .


"Apa tuan kurang istirahat " Tanya Brad menatap ke samping .


" Bahkan tidurku sangat nyenyak " Jawab Erland tanpa membuka kedua matanya .


Brad kembali fokus pada benda yang ada di tangannya hingga mobil yang membawa mereja berhenti di depan perusahaan.


Tapi saat dia ke luar dari mobil suara seorang wanita membuatnya emosi .


" Baik tuan " Jawab Brad .


Di dalam lift Aurellia membuang wajahnya ke samping tak kalah wanita yang memanggil Erland berada satu lift dengan mereka ,Brad yang menyadari itu hanya bisa terdiam .


" Sayang ...Aku merindukan mu " Kimmy terus memeluk lengan Erland bahkan dadanya menempel di lengan pria itu hingga menyembul ke luar .


" CK " Lidah Erland berdecak .


" Sayang " Rengek Kimmy lagi tangan kirinya mengelus dada Erland dengan lembut tanpa peduli pada dua orang yang ada di belakang nya .


Ting


Erland ke luar dari lift bersama yang lainnya tangan Kimmy tidak pernah lepas .


" setengah jam " Brad yang paham maksud Erland mengaguk patuh .


" Baik tuan " Jawab Brad menundukan kepalanya lalu masuk dalam ruangannya.


" Ikut ke ruangan ku " Ujar Erland


" Sayang ...." Erland langsung masuk saja ,Sedangkan Aurellia masih terdiam hingga akhirnya menyusul ke dalam .


" Sayang aku ingin berduaan denganmu ,hari ini jadwalku kosong kenapa memintanya ke sini " Rengek Kimmy menatap tidak suka ke arah Aurellia .


" Sayang " Rengek Kimmy lagi membuat Erland jengah dan melepaskan tangannya dengan kasar .


" Jika kamu tidak bisa tenang , aku akan meminta security mengusir mu dengan kasar " Kimmy menghentakan kakinya kesal .

__ADS_1


Erland membuka jasnya lalu menghampiri Kimmy di sofa tanpa mengatakan apa pun dia mengakat wanita itu duduk di pangkuan nya , melihat itu Aurellia langsung memalingkan wajahnya ke samping .


" Apa yang kamu inginkan " Tanya Erland .


" Kau menginginkan nya " Tanya Kimmy saat mata Erland menatap dadanya lalu meletakan kedua tangan nya di leher Erland .


" Kau tidak masalah " Kimmy mengaguk saat Erland menatap nya ' Tapi bisakah dia ke luar biar kita bebas "Ujar Kimmy mengelus rahang Erland dengan pelan .


" Aku menginginkan dia di sini " Mata Aurellia langsung membola .


Apa maksud nya ?? apa aku ingin melihat mereka melakukan hal itu Ucap Aurellia dalam hati tangannya terkepal dengan kuat menahan kesal dan emosi nya .


" Apa kamu tidak mau " Dengan terpaksa Kimmy mengaguk karena dia harus mendapatkan uang dan hati pria yang ada di depannya .


Erland merubah posisi Kimmy hingga menghadap ke arahnya .


" Tuan ...."


" Tetap diam di tempat mu " Titah Erland tegas membuat Aurellia mematung di tempatnya .


" Aahhhhhh " Lenguhan itu lolos begitu saja dari mulut kimmy saat tangan Erland bermain di dada wanita itu .


Sekuat mungkin Aurellia memejamkan matanya kuat tangannya semakin mengepal berusaha tidak mendengar suara² yang membuatnya akan gila .


" Aaaahhhhhh sayang di isap " Lenguhnya lagi tapi Erland hanya memainkan tangannya di kedua benda itu tanpa niat ingin mengulum nya dan menghisap nya .


" Sa....yang Ahahhhh " Bokong Kimmy bergerak dengan kasar di atas pangkuan Erland tapi entah kenapa sang jamur besar itu tidak bergeming .


" Ssstttt....."


BRAK


Aurellia yang sudah tidak tahan langsung ke luar dari ruangan Erland bahkan dia sampai membanting pintu ruangan kerja Erland .


" Pergilah ,jangan pernah ke sini lagi jika masih ingin hidup dengan tenang ,itu peringatan terakhir mu " Kimmy di buat melongo dengan ucapan dan perlakuan Erland .


" Jangan perna bermimpi aku menyentuh mu lebih jauh, kau sampah dan selamanya akan tetap seperti itu " Erland mengambil botol mineral lalu mencuci tangannya setelah itu megambil tisu .


Kimmy mengepalkan tangannya kuat matanya memerah menahan emosi nya


" Suruh Klining servis membersihkan kembali ruangan ku " Ujar Erland sambungan telepon .


" ke luar " Bentak Erland membuang tisu bekas tangan nya ke wajah Kimmy .


" Pastikan dirimu pantas baru bisa menjatuhkan tubuhmu di atas tempat tidur ku tapi sampai kapan pun kamu tidak pantas karena tubuhmu sudah banyak di jamah " Ujar Erland meninggalkan Kimmy masuk ke ruangan pribadinya tanpa peduli pada wanita itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut !!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2