
Hubungan Aurellia dan Erland kembali renggang, dimana pria itu kembali bersikap dingin dan cuek terhadap Aurellia hanya karena permasalahan tadi di perusahaan .
Melihat sikap Erland , Aurellia semakin yakin jika memang dia hanya sesat untuk Erland dan itu pun saat dia di butuhkan sampai kapan pun nama Nova Denisha tidak akan pernah hilang .
Brad hanya bisa menghela napasnya pelan saat melihat kedua manusia itu kembali bersikap seperti itu berbanding terbalik dengan pagi tadi .
Ceklek
Aurellia memasuki kamarnya yang sudah bersih dan rapi ,berjalan ke arah sofa lalu menjatuhkan tubuhnya di sana .
" Apa yang aku harapkan " Gumam Aurellia memejamkan matanya dengan pelan .
Dret.....Dret ....
Eliza mengambil ponselnya dalam tasnya lalu mengakat panggilannya .
" Kenapa belum tidur , ini sudah jam 10 di situ " Abraham tertawa mendengar Omelan Aurellia .
" Aku tidak bisa tidur kalau belum mendengar suaramu " Jawab Abraham .
" Kamu sudah mendengar nya kan , sekarang tidur " Ujar Aurellia .
" Jangan di matikan aku masih merindukan mu " Pinta Abraham .
" Jangan keras kepala, tidurlah besok kamu kerja lagi " Ujar Aurellia .
" Baiklah ,I love you " Ujar Abraham mengalah .
" Mee too " Jawab Aurellia .
" Apa sayang " Pekik Abraham " Coba ulangi lagi " Lanjutnya .
" Tidur "
" Sayang " Rengek Abraham manja .
" I Love you too ,puas " Jawab Aurellia lalu mematikan panggilan nya .
" Ya seharusnya begitu bukan, dan aku akan belajar untuk itu " Gumam Aurellia menatap layar ponselnya lalu meletakan di atas meja lalu bangun dari tidurnya untuk membersihkan badannya .
Di kamar lain Erland sudah menyelesaikan mandinya langsung berjalan ke arah ruangan ganti .
setelah itu dia ke luar ke arah balkon menikmati angin sore dari balkon sekilas dia menatap ke arah balkon kamar Aurellia lalu kembali menatap ke arah lain .
" Shiit " Erland mengusap wajahnya kasar " Kenapa kamu selalu membuatku marah Aurellia " Gumam Erland mengepalkan kedua tangannya kuat hingga urat nya terlihat begitu jelas .
" Aku akan membunuh mu " Lanjutnya langsung berdiri ke luar dari kamarnya dan membanting pintu kamarnya dengan keras .
Ceklek
Erland masuk dalam kamar Aurellia tapi pria itu tidak melihat sosok yang di carinya ,hingga dia mendengar suara air dari arah kamar mandi ,Erland pun memutuskan duduk di sofa menunggu wanita itu .
Beberapa menit kemudian Aurellia ke luar hanya memakai handuk yang menutupi bagian dada dan paha bagian atasnya sedangkan rambut nya di bungkus menggunakan handuk kecil .
Glek
Erland menelan ludahnya susah payah,apa lagi sang tongkat sakti langsung beraksi melihat Aurellia yang seolah menggoda imannya .
Aurellia yang belum sadar langsung masuk dalam ruangan ganti karena dalam pikirannya dia sendirian bukan ???
__ADS_1
Hingga saat Aurellia melepaskan handuk di kepalanya lalu melepaskan handuk yang menutupi tubuhnya tiba-tiba ada tangan besar yang melingkar di perut nya .
Deg
Dia tahu ini lengan siapa tapi entah kenapa dia enggan untuk berbalik dan menatap pemilik lengan besar itu .
" Dia bangun Darl " Bisik Erlsd serak sambil mengelus kulit halus Aurellia .
" Tuan " Panggil Aurellia gugup .
" Aku menginginkan mu " Bisiknya lalu mencium leher jenjang Aurellia dengan lembut .
" Ssstttt....Tuan ....' Desis Aurellia saat tangan besar itu menangkup dua gundukan besar miliknya .
" Yes .... Darling " Jawab Erland berat sambil memainkan pucuk nya memilin nya .
" Aaahhhhh "
" Ya terus Darl aku menyukai nya " Erland langsung membalikan badan Aurellia dan membawa wanita itu ke arah kaca besar .
" Lihat ke depan Darl " Titah Erland dengan suara beratnya karena gairahnya sudah tinggi .
Aurellia menatap pantulan dirinya seketika dirinya merasa sesak karena dia sudah seperti wanita ****** ,lalu dia menatap Erland yang masih berpakaian .
" Aku suka jika kamu seperti ini "Aurellia semakin sesak ,apa hanya akan seperti ini maka pria itu akan menyukai nya batin Aurellia .
πͺ΅
πͺ΅
πͺ΅
Nafas keduanya saling bertautan di ruangan ganti itu di mana keduanya habis melakukan kunjungan di sore hari .
Sekuat apa pun Aurellia menahan nya nyata sentuhan lembut Erland membuatnya ikut bergairah .
Di mana saat Erland memintanya untuk bergerak di atas pangkuan pria itu hingga membuat Erland menggeram panjang.
Begitu juga dengannya dia menyukai posisi itu karena milik Erland menyentuh hingga paling terdalam apa lagi milik Erland yang besar dan panjang semakin membuat Aurellia menggila dan bergerak bebas di atas pria itu .
" Cape " Aurellia hanya mengaguk, dia masih berada di atas pangkuan Erland bahkan mereka masih dalam keadaan menyatu.
" Kau sangat liar " Bisiknya sambil mencium Leher Aurellia yang sudah di penuhi jejaknya padahal yang sebelumnya pun belum sepenuhnya hilang .
" Tuan " Panggil Aurellia saat merasakan sesak di bawah sana .
" Kamu harus bertanggung jawab karena milik mu terlalu nikmat Darl " Ujar Erland membalikan posisi.
" Aaahhh " Desah Aurellia memegang lengan Erland dengan kuat .
" Kau suka " Aurellia mengaguk karena dia memang menyukai nya " Ini sangat nikmat " Jawabnya sambil mendesah .
" Benarkah " Ujar Erland menghentakan kuat pinggang nya hingga membuat Aurellia berteriak nikmat.
" Aaahhhh " Aurellia membusung kan dadanya ke atas .
" Aaarrgghhhh " Erland mempercepat gerakannya hingga membuat Aurellia terus mendesa dan melenguh
Ruangan yang tadi nya kembali tenang kini kembali lagi memanas di mana Erland terus bergerak dengan kasar tapi Aurellia menyukai itu .
__ADS_1
" Aaarrgghhhh ..... Aurellia "
" Aahhhh.... Erland Aahhhhh "
" Yes ... Darl panggil namaku Eugh "
" Lebih dalam lagi " Pintah Aurellia .
" Seperti nya kau suka yang kasar Darl " Erland membalikan badan Aurellia hingga membelakangi dan menarik bokong Aurellia .
Jleb
" Aaarrgghhhh
" Aaahhhh "
" Milikmu membuatku gila Darl " Racau Erland di sela goyangan nya .
" faster ..... Aaahhhhh please " Ujar Aurellia
Rahang Erland mengeras menahan pinggang Aurellia lalu menghentakan dengan keras hingga membuat tubuh Aurellia terhentak kedepan
" Aaahhhhhh.... Tuan ....."
" Bersama " Ujar Erland saat merasakan miliknya semakin membesar dan di jepit di dalam sana hingga membuat Erland Frustasi .
Jleb ....Jleb ..Jleb ...
" Aahhhhhh "
" AurelliaHhhhhhhhhhhh " Geram panjang Erland menghentakan miliknya dengan keras hingga menyentuh GSpot nya .
πππππ
Erland langsung menahan tubuh Aurellia membiarkan cairannya memenuhi rahim wanita itu .
" Aaakkhhhh " Pekik Aurellia saat Erland menarik miliknya dari Aurellia .
" Sorry Darl " Ujar Erland menyadarkan tubuh nya di sofa lalu menarik Aurellia duduk di samping nya .
" makasih " Aurellia hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Ayo mandi ulang ,sebentar lagi makan malam " Ujar Erland
" Tuan duluan saja " Jawab Aurellia terbata .
" Hanya mandi ,aku tidak akan kembali mengunjungi mu " Ujar Erland ,lalu mengakat tubuh Aurellia tanpa perlawanan karena Aurellia cukup lelah untuk melawan .
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Lanjut !!
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang ππππππ