
Makan malam tiba Aurellia akan melayani suaminya begitu juga Iin tapi setelah itu dia akan kembali ke dapur ,namun saat akan menjauh dari meja kangkahnya terhenti saat mendengar suara yang tidak pernah dia dengar .
" Duduklah ,bukannya anakmu sudah makan " Bukan hanya Brad tapi Aurellia juga menatap Erland yang hanya tersenyum menatap Brad .
Shiiit apa ini rencana nya Umpat Brad dalam hati .
" Tidak usah tuan ,saya ....."
" Kau membantah ku " Iin langsung menundukkan kepalanya " Katakan pada nya Brad jika saya tidak suka orang pembangkang " Lanjut nya dengan ketus membuat Iin ketakutan dan menggigit bibir bawahnya .
" Duduk Dek, kita makan " Ajak Aurellia lembut ,ya kedekatan mereka semakin membaik sejak tempo har di mana Aurellia sudah tahu bagaimana kehidupan Iin sebelumnya .
" Iya Nyonya " Ujar Iin terbata ,menarik kursi di samping Brad tapi tidak langsung di sebelah nya melewati satu kursi lagi .
Brad menatap sekilas ke arahnya lalu kembali fokus pada makanan yang di depannya .
Sepertinya tuan sudah tidak beres Ucap Brad dalam hati melanjutkan makannya .
Setelah selesai makan satu persatu meninggalkan ruangan makan menuju kamar mereka masing-masing .
" Bersih² dulu " Ujar Aurellia menatap suaminya .
" Sini dulu " Ajak Erland menepuk pahanya .
" Kebiasaan " Aurellia mendekati suaminya duduk di pangkuan suaminya .
" ada hal yang ingin di bicarakan " Erland mengaguk memeluk Aurellia menyembunyikan wajah di dada sang istri " Buka Darl " Aurellia hanya menghela napas panjang membuka kancing bajunya hanya tiga hingga terlihat benda kenyal dan lembut kesukaan Erland .
Erland melepaskan tangan nya di pinggan Aurellia mengeluarkan benda itu dari sarangnya lalu mendekat kan mulutnya dengan perlahan .
Aurellia hanya bisa menerima dan memejamkan matanya tangannya .
" Sssttt "tangan Aurellia mulai meremas belakang Erland dengan pelan dadanya mulai membusung apa lagi Erland memainkan ujung lidahnya .
" Aaahhh " suara Aurellia mulai ke luar bokong nya bergerak bebas akibat rasa geli dan enak sekaligus .
" Hubby .... Aaaaahhhh " Aurellia menengadah ke atas dengan mata terpejam .
" Aku tidak tahan " Aurellia menarik tubuhnya dengan cepat merubah posisi duduknya .
" Why " Tanya Erland polos lebih ke pura² polos .
" Aku ingin " Jawab Aurellia tanpa basa basi dan tentu nya itu membuat Erland tertawa dalam hati .
" Aku lagi cape Darling ,nanti saja " Ujar Erland tidak sepenuhnya berbohong ,Tapi Aurellia tidak peduli dia malah membuka kain bagian bawah Erland menaikan sedikit bokong nya lalu menurun kan hanya setengah saja .
" Sudah basah " Ujarnya tanpa embel-embel , Erland memperhatikan setiap gerakan Aurellia di mana Aurellia mengambil Saliva nya menggosokkan pada bagian bawanya entahlah melihat sang istri seperti ini membuat Erland tidak tahan tapi sebisa mungkin dia menahan nya .
" Aaarrrggggghhhhhhh " Geram panjang Erland memegang bokong Aurellia .
" Aku ...yang akan berkerja " Detik kemudian Aurellia mulai menaikan bokong nya dengan perlahan.
__ADS_1
" Sssttt ... Darl....Eug "
" Aaahhhh ... Erland ..."
" Aurellia ....Eug "
PLak
" Aakkhhh "
🪵
🪵
" Kau semakin pintar " Ujar Erland di sela napasnya nya .
Huh ...Huh ...Huh ...Huh ....
Aurellia menyembunyikan wajahnya di leher Erland keduanya masih dengan posisi semula di mana hampir dua jam full Aurellia bekerja sendiri sedangkan sang suami hanya menikmati dan mendesah dengan hemat .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Aku butuh bantuan mu " Aurellia menatap ke arah suaminya di mana kini mereka sudah berada di atas tempat tidur milik mereka dan tentunya sudah membersihkan diri .
" Perasaan ku tidak enak " Erland tertawa kecil mengigit pelan bahu Aurellia yang terekspos .
" Aku ingin mendekatkan Brad dengan pelayan itu, aku memberikan waktu 5 bulan untuknya " Ujar Erland .
" Taruhan " Erland menggeleng ,mana mungkin dia menjawab iya bisa² jatah malam dan paginya tidak di berikan .
" Lalu aku harus melakukan apa " Tanya Aurellia .
" kamu pasti tahu apa yang harus kamu lakukan Darl,Kamu tidak mau kan dia ke luar dari masion ini " Aurellia mengaguk.
" Jika dalam waktu 5 bulan Brad Tidak nyaman mau tidak mau dia harus ke luar itu permintaan Brad " Aurellia langsung melotot kan matanya " Kita tidak bisa memaksa nya Darl karena memang di sini juga tidak ada lagi Pekerjaan kita tidak mungkin mengganggu pelayan yang lainnya nanti mereka akan salah paham " Lanjutnya tersenyum .
" di perusahaan atau apa gitu kan Hubby punya banyak kenalan " Erland menggeleng cepat membuat Aurellia bingung .
" Aku akan bantu " Lanjutnya,Erland bersorak dalam hati lalu mencium kening Aurellia.
" Ayo Istirahat " Aurellia mengaguk masuk dalam pelukan sang suami .
Kau akan kalah Brad Ucap Erland dalam hati .
🪵
🪵
🪵
Perusahan 10.45
__ADS_1
Aurellia menjalan kan misinya sesuai keinginan suaminya untuk membantunya mendekatkan Iin dengan Brad .
Dia mengambil ponselnya yang di atas meja kerja nya menghubungi kepala pelayan .
" Hallo Nyonya "
" Maaf pak ,saya ganggu " Ujar Aurellia " Bisa minta Iin ke perusahaan untuk mengantarkan makan siang untuk kami " Lanjutnya dengan lembut .
" Bisa Nyonya ,saya akan minta pelayan untuk menyiapkan nya " Ujar kepala pelayan .
" terimakasih Pak, sama Brad juga ya soalnya kami lagi sibuk " Ujar Aurellia .
" Iya Nyonya " Jawab Kepala pelayan .
" Aku tutup ya pak " Pamit Aurellia .
" Silahkan Nyonya " Aurellia mematikan Panggilan nya lalu berdiri dari tempat duduknya masuk dalam ruangan sang suami .
Tok ...tok ...
" Masuk "
Ceklek
Erland mendengus kesal saat tahu siapa yang mengetuk pintu nya .
" Apa tidak bisa tinggal masuk saja " Aurellia tersenyum kuda saat mendapat kan tatapan dari suami nya .
" Maaf " Ujarnya menutup pintu ruangan itu lalu mendekati sang suami di meja kerjanya.
Erland memundurkan kursinya sedikit hingga Aurellia duduk di pangkuan pria itu .
" Aku minta Iin untung mengantarkan makan siang kita " Erland belum memberi respon " Tapi nanti jangan panggil Brad makan di sini ya ,biarkan dia makan di ruangan nya di temani Iin " Erland hanya menarik sudut bibirnya ke atas .
" Hubby " Rengek Aurellia karena Erland hanya sibuk sama pekerjaan nya .
"Aku mendengar nya Aurellia " Jawab Erland .
" Tapi jawab jangan hanya diam " Ujar Aurellia cemberut .
" Jawaban apa yang kamu inginkan,apa aku harus melarang mu " Aurellia menghentakan kakinya kesal " Lakukan apa pun yang menurut mu baik Darl " Jawab Erland lembut lalu mencium pipi Aurellia bahkan dia memberikan gigitan karena gemas .
" Makasih " Jawab Aurellia membalas mencium pipi Erland tapi pria itu malah menunjuk bibirnya hingga dia mendapatkannya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment .
__ADS_1
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟