Menjadi Ibu Untuk Anakmu

Menjadi Ibu Untuk Anakmu
Bab 155. From Author with love


__ADS_3

Salam cengar-cengir readers terkasih 🀟


.


.


Readers, akhirnya sampai juga kita di penghujung kisah Menjadi Ibu untuk Anakmu. Kisah yang menyuguhkan percintaan seorang wanita yang mau menjadi Ibu bagi anak seorang pria ,dengan dua versi berbeda namun dalam konteks judul yang sama.


Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya, Author tujukan kepada panjenengan sami, semuanya tanpa terkecuali. Pembaca lama, pembaca yang baru nemu karya Mommy, sedoyo ke mawon , mommy ucapan kesuwun hang akehπŸ˜˜πŸ€—, karena telah mencurahkan perhatian, waktu, serta banyak hal dalam membersamai kisah Raka dan Jodhi.


Mommy mengucap syukur, karena berkat doa, serat dukungan yang masiv dari para pembaca sekalian, kisah mereka berkesempatan nangkring di beranda dan bisa di kenal lebih banyak pembaca.


Dari karya yang awalnya sepi, alhamdulilah sudah lebih banyak yang mengetahui siapa sih Mommy Eng. Oh Mommy Eng ternyata penulis yang typonya malah banyak saat menulis 🀟🀟🀣🀣🀣.


Well, itu benar. Dan aku seneng banget, pembacaku baik-baik karena selalu mau ngingetin saat mommy kelolosannya.


Definisi jika manusia itu tidak ada yang sempurna.


Mommy mohon maaf jika karya yang mommy sajikan kurang memuaskan hati para pembacanya sekalian. Baik dari tokoh, alur, mungkin plot yang agak rancu dan kurang sip, lalu jadwal update yang kadang tidak jelas.


Sekali lagi, apa yang tertuang dalam cerita, hanyalah sebatas imajinasi dari penulis.


Jujur, karya ini banyak dukanya.


Saat di tengah-tengah bab, Eng masuk Rumah sakit dan membuat waktu up terkendala. Di tambah, sepekan kemudian, Grandma saya di panggil oleh sang khalik dan membuat jadwal menulis juga hancur. Di tengah rasa lelah yang mendera, saya berupaya terus menulis walau satu bab tiap harinya.

__ADS_1


Sebab apa? Sebab saya selalu bersemangat saat membaca komentar dari para pembaca sekalian, yang setia menanti tulisan receh saya.


Jujur, harusnya novel ini bisa selesai beberapa waktu yang lalu. Namun, rupanya memiliki anak yang lekas mengenyam pendidikan itu benar-benar riweh sekali.


Di tambah, mommy memiliki dua karya on going, yang memang sengaja mommy buat untuk men-chalange diri, sejauh mana sih mommy bisa berimajinasi dengan cara dualisme.


Dan rupanya, itu bukan perkara gampang.


Teruntuk pembaca setia, Mommy mengucapkan matur nuwun. Sebab masih mau baca karya mommy dengan tidak bosannya.


Tiap menulis kata demi kata ini, mommy selalu mbrebes. Terharu sebab ada yang sampai ngasih mommy gift dan di kirim langsung ke alamat rumah Mommy. ( Kak Rina dari Denpasar)


Ada juga yang sampai minta no WA, ada yang sampai inbox buat tanya kapan Up. Semua itu menandakan jika pembacaku ini benar-benar dapat feel dari tulisan yang aku buat.


Walau tak sedikit kekurangan yang masih bermunculan di sana- sini, semua komentar kritis mommy catat dan mommy gunakan bahan pembelajaran. Semua hujatan mommy jadikan cambuk, untuk bisa lebih baik lagi, dan semua pujian mommy resapi sebagai satu rasa syukur, karena nyatanya apa yang saya buat bisa di terima di hati para pembaca sekalian.


Mom kapan kisah Denok release?


Mommy enggak bisa jawab kapan. Yang jelas, mommy udah lekas buat outlinenya.


Kenapa sih Denok di jodohkan sama Jonathan yang masih perjaka?


Jadi begini, dalam kisah cerita, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di dalamnya nanti. Apakah penulis akan stuck atau ternyata ada kejutan di dalamnya.


Karyanya terlalu bertele-tele dan banyak kalimatnya.

__ADS_1


Sudah mommy tekankan di tiap sinopsis, jika tidak cocok dengan genre Mommy, bisa skip dan cari bacaan yang sesuai nggeh. Karena novel itu prosa bebas, dan penulis itu pasti memiliki ciri khas dalam teknik kepenulisannya masing-masing.


Mom, mommy ini orang mana sih?


Kalau pingin tahu, yuk follow FB Mommy. Biar tahu Mommy ini orang mana 😁.


.


.


Akhir kata,


Yen Ono blarak semplah


Ojo di guwak ring pinggir kali


Yen Ono kata-kata sing salah


Ojo Riko lebokno ring njerone ati


Peluk cium dariku


ttd


mommy Eng

__ADS_1


πŸ€—πŸ€—πŸ˜˜πŸ˜˜


__ADS_2