Menjadi Yang Kedua

Menjadi Yang Kedua
#14


__ADS_3

Lima hari kemudian


Sudah lima hari Keyla berada di London dan sebenarnya sekarang adalah jadwal kuliah pertama Keyla tetapi kondisi tidak memungkinkan Keyla sakit sejak tiga hari yang lalu


Semenjak Keyla sakit perasaan Keyla benar benar tidak enak tentang kakaknya , apakah kakaknya baik baik saja ?


Keyla juga sudah menelepon Amanda tetapi dia bilang Fiona baik baik saja tapi entah kenapa Keyla merasa curiga terhadap mamanya karena setiap dia ingin bicara dengan kakaknya mamanya selalu memiliki banyak alsan


Kak fionanya gak bisa di ajak bicara soalnya lagi tidur


Kakak kamu lagi pergi sama Aksa


Kakak kamu lagi gak bisa di ganggu


Kakak kamu lagi pergi sama temennya


Dan lain lain


Dan juga setiap Keyla menelpon amanada dirinya pun bingung karena suara Amanda seperti orang yang sedang menangis


Ada apa sebenarnya?


Cklek


Pintu kamar milik Keyla terbuka dan nampaklah Rian yang membawa semangkuk bubur bikinannya


Memang Rian adalah cowok idaman selain dia ganteng dia pun juga pintar memasak dan juga dia bisa mengerjakan tugas tugas rumah tangga


"Kamu makan dulu abis itu minum obat " lembut Rian dan membantu Keyla duduk "biar aku suapi " Keyla hanya mengangguk saja karena tubuhnya benar benar lemas


Rian menyuapi Keyla dengan telaten lalu setelah itu Rian mengambil obat Keyla di laci kecil yang berada di samping tempat tidur Keyla


"Nih obatnya minum dulu " Keyla meminum obat miliknya "kamu kenapa kok kayak lagi banyak pikiran gitu "tanya Rian


"Aku kepikiran kak Fiona terus perasaan aku gak enak dari tadi , apa jangan jangan kak Fiona kenapa napa lagi trs aku sakit begini mungkin karena ikatan batin "ucap Keyla dengan sedih


"Positif thinking aja sayang mungkin kamu sakit gara ada kecapean "


Pikiran Keyla selalu negatif thinking jika tentang kakaknya " awhs " ringis Keyla saat dia merasakan dadanya yang sakit


"Kamu kenapa "tanya Rian panik


"Dada aku sakit banget gak bisa nafas " lirih Keyla sambil memegang dadanya


"Aku panggil dokter dulu y " ucap Rian sambil mengotak ngatik handphone miliknya


Apa yang terjadi ?


Kenapa dada gw sakit banget ?


Drtt

__ADS_1


Tiba tiba saja ponsel Keyla berbunyi


Mama


Tertera nama di hp milik Keyla dengan cepat Keyla mengambil ponsel miliknya


Keyla : "halo mama "


Mama : "hiks...sayang Fiona "


Keyla : "mama kenapa ? Kok nangis "


Keyla :coba mama cerita pelan pelan "lirih Keyla karena dadanya masih terasa sakit


Mama: "kakak kamu hiks...hiks.."


Mendengar kata kakak membuat perasaan Keyla menjadi jadi


Keyla : "kak fiona kenapa ma ? "


Mama:" kakak kamu meninggal sayang hiks "


Deg


Keyla menjatuhkan handphone miliknya , ternyata benar ikatan seorang anak kembar memang sangat kuat


"Hiks kak Fiona " tangis Keyla pecah dan membuat Rian khawatir


"Sayang are you okey?"


"Kita akan ke Indonesia sekarang ,biar aku yang bilangĀ  ke semuanya dan mempersiapkan semuanya kami istirahat aja " suruh Rian dengan tegas lalu pergi meninggalkan kamar Keyla


"Kak Fiona kenapa kakak tinggalin Keyla hiks ..."


Sementara itu saat ini Amanda ,Adit dan Aksa sedang berada di ruang rawat Fiona


Tangisan terdengar dengan jelas di ruangan tersebut


"Sayang jangan tinggalin mama hiks " teriak amanda


Amanda hancur saat tahu jika putrinya sudah tidak ada , Adit selalu setia berada di sisi Amanda walaupun sebenarnya Adit sangat sedih tetapi dia harus kuat untuk istrinya


Aksa menatap sendu Fiona , apa ini akhir dari semuanya ?


Aksa ingin meninggalkan Fiona tapi tidak begini caranya , Aksa merasa bersalah karena belum bisa membahagiakan kekasihnya


Aksa ,Amanda dan Adit sangat terkejut saat tau jika Fiona masih menderita penyakit mematikan itu


Aksa salut dengan perjuangan Fiona ,mungkin jika di belakang Fiona merasakan sakit tetapi jika di depan Fiona bahagia


Fiona melakukan hal itu agar dia tidak mau membebani keluarganya , Fiona hanya mau masa masa terakhir nya bersama dengan Aksa tetapi Aksa tidak menemani masa masa terakhir nya hal itu lah yang membuat Aksa merasa bersalah

__ADS_1


Suster dan dokter sudah membawa mayat Fiona ke ruang mayat


Ini bukan mimpi !! Ini nyata


Tidak ada lagi seorang Fiona yang lemah lembut


Tidak ada lagi seyum Fiona


Tidak ada lagi canda tawa Fiona


Aksa menatap brankar Fiona yang semakin lama semakin jauh


"Maafkan aku karena belum bisa membuat mu bahagia " gumam Aksa sedih


...


Keyla menatap sekitarnya yang semua bewarna putih , sebenarnya dia di mana ?


Kaki jenjang Keyla menginjak rumput rumput " ini di mana "tanya Keyla kepada dirinya sendiri


"Freya "teriak seseorang . Suaranya benar benar familiar buat Keyla


"Kak Fiona " ucap Keyla saat melihat Fiona yang berjalan ke arahnya " kak sebenarnya kita ada di mana "tanya Keyla bingung


Fiona memegang tangan Keyla " kakak harap kamu bisa melakukan apa yang kakak bilang , karena jika kamu bangun nanti kakak sudah tidak ada "


"Kakak ngomong apa ? "Yang Keyla tidak mengerti


"Freya kakak harap kamu bisa bersama Aksa untuk selama lamanya dan juga kamu bisa menjaga Aksa . Kakak ingin melihat kamu bahagia ,sudah cukup penderitaan kamu demi melihat kakak bahagia . Ini pesan kakak yang harus kamu lakuin kamu harus selalu bersama Aksa sampai maut memisahkan , walaupun kakak gak ada nanti kakak selalu melihat kamu dari atas "


"Kak aku gak bisa ..Aksa itu punya kakak selamanya ,lagian aku udah mau nikah kak "


"Kakak tau kamu lakuin itu demi kakak , kamu sebenarnya tidak memiliki perasaan apa apa dengan Rian hanya saja kamu ingin menghapus perasan kamu dengan Aksa dengan bertunangan dengan Rian . Kakak harap kamu bisa melakukan apa yang Kaka bilang tadi kakak pergi dulu ,selamat tinggal Freya sampai ketemu di alam selanjutnya" perlahan lahan Fiona mulai menghilanh dari pandangan Keyla


"KAK FIONA"


Deg


Keyla membuka matanya ternyata dia hanya bermimpi saja tapi kenapa seperti nyata


"Keyla lu gak papa "tanya Kenzo


"Sayang kamu kenapa "tanya Vera


"A-aku mimpi kalo kak Fiona udah meninggal " lirih Keyla


Semua orang yang ada di dalam kamar Keyla hanya diam karena memang ucapan Keyla itu benar


"Kenapa kalian diam ? Kak Fiona gak meninggal kan "


Mereka semua hanya diam dan saling menatap " kakak kamu memang sudah tidak ada sayang momy harap kamu bisa iklas " ucap Vera sambil menenangkan anaknya

__ADS_1


"Gak !! Kak Fiona gak mungkin meninggal!!! Kalian semua bohong !!!" Tangisan Keyla pecah


Kakak kenapa tinggalin Keyla kak batin Keyla


__ADS_2