
Apartemen Bayu O'Grady Malam Harinya...
Meskipun Benjiro Smith sudah mewanti-wanti dirinya, tapi Bayu adalah pria yang tidak bisa menahan rasa penasarannya. Memang hasil screening yang dia lakukan sebatas orang tua Ajeng tapi tidak menyeluruh hingga runut ke belakang.
Bayu mulai melakukan pencarian dengan membongkar semua data dukcapil Solo. Semua anak panti asuhan yang diserahkan pasti memiliki akta kelahiran yang harus dilaporkan apalagi dengan kecanggihan teknologi sekarang, semuanya serba online dan mudah untuk di hack olehnya.
Bayu bekerja di ruang kerjanya yang dirancang olehnya untuk bisa bekerja seperti white hacker.
Pria itu pun menghack semua data dari panti asuhan hingga akhirnya dia bisa mengetahui siapa orang tua Argono Prawiro. Bayu terkejut saat melihat siapa eyang Ajeng.
"Astaghfirullah..." ucap Bayu. Setelahnya dirinya mencari tahu siapa Estiningtyas. Bayu semakin lemas membaca hasil penyelidikannya.
"Wis Bay, cukup kamu yang tahu. Ajeng jangan sampai tahu karena bakalan membuatnya sedih..." Bayu menghapus semua hasil hack nya total dari komputernya meskipun tidak bisa menghapusnya dari memori otaknya.
"Jeng, bersyukurlah kedua orang tuamu menjadi orang baik, karena eyang-eyang mu bukan keluarga baik-baik." Bayu mengambil ponselnya dan menelpon Ajeng.
"Ya pak Bayu..." jawab Ajeng dengan nada mengantuk dan entah kenapa mendengar suara tunangannya, membuat Bayu sedih teramat sangat.
"Jeng..."
"Pak Bayu ada apa..."
"Hanya mau bilang ... Love you Jeng" ucap Bayu pada akhirnya.
"Love you too mas Kal-el. Bobok, udah malam... Jangan lupa cuci kaki cuci tangan dan gosok gigi..." gumam Ajeng.
__ADS_1
"Njih Bu..." jawab Bayu membuat Ajeng terkekeh.
"Selamat tidur mas Kal-el."
"Selamat tidur Ajeng sayang." Bayu mematikan panggilannya. Tak lama ponselnya pun berbunyi dan tampak 'Oom Benji' di layar.
"Ya Oom?" ucap Bayu.
"Sudah ketemu apa yang kamu cari Bay?" tanya Benji dingin.
"Sudah Oom."
"Lalu?"
"Cukup saya dan Oom yang tahu."
"Nggak Oom."
"Bagus ! Simpan rahasia itu sampai selamanya di kamu. Ajeng jangan sampai tahu, itu yang utama."
"Oom, apakah Daddy dan Mommy tahu?"
Benjiro tertawa kecil. "Apa sih yang tidak diketahui dari seorang Abiyasa O'Grady? Tentu saja Daddy dan Mommy mu tahu Bay. Tapi, mereka tetap diam karena tidak mau menyakiti perasaan Ajeng. Kamu pun seharusnya berpikiran yang sama seperti kedua orangtuamu ! Ajeng sudah bilang tidak mau tahu, ya sudah !! Cukup sampai disitu ! Jangan kamu paksa agar dia mengetahui hal yang dirinya tidak mau tahu menahu hingga merusak zona nyaman miliknya !"
Bayu terdiam. Pria itu teringat frasa Curiosity can kill you. Terkadang rasa penasaran itu bisa membunuhmu...
( Frasa curiosity can kill you itu berasal dari frasa 'Curioaity killed the cat yang dibuat oleh Ben Johnson tahun 1598 hingga kemudian diadaptasi oleh William Shakespeare ).
__ADS_1
"Bagaimana Oom bisa tahu aku bakalan melacak keberadaan keluarga Ajeng?" Bayu terkekeh. "Oom Benji sudah memasang booby trap ( jebakan ) kalau aku mencari tahu. Nice move Oom."
"Bay, Oom sudah terbiasa cari aib sejak SD karena diajari oleh Opa Bryan tentang white hacker. Jadi pengalaman Oom jauh lebih banyak darimu. Kamu itu adalah tipe penasaran yang harus mendapatkan jawabannya!"
"Memang benar Oom."
"Sekarang? Hasilnya apa? Malah bikin kamu sakit hati kan?"
Bayu terdiam lagi. "Hanya tidak menyangka."
"Bay, Oom kasih tahu ya. Sebenarnya Argono Prawiro itu sudah mencari tahu siapa dirinya dan yang didapatkan adalah penolakan dari keluarganya sendiri. Mereka tidak mau mengakui dirinya. Karena itulah dia memilih berdikari bersama dengan Estiningtyas yang sama-sama mendapatkan nasib yang mirip. Mereka sudah menikmati hidupnya tanpa keluarga yang menolaknya. Bahkan memiliki putri yang cantik dan menarik serta Membagongkan."
"Iya Oom."
"Stop ya Bay. Cukup sampai disini. Tidak ada pembahasan lagi soal keluarga Ajeng. Okay?"
"Okay Oom." Bayu meletakkan ponselnya usai Benji mematikan panggilannya. Bayu bersandar di kursi nya lalu menatap wajah cantik Ajeng yang diambilnya secara candid di digital piguranya.
"Jeng, memang sepatutnya kamu tidak perlu tahu siapa keluarga mu karena aku yakin, mereka hanya akan memanfaatkan kamu jika tahu kamu menjalin hubungan denganku..." Bayu mengusap layar pigura itu lembut. "Maafkan aku yang terlalu kepo."
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️