My 100th Secretary

My 100th Secretary
Tawaran Gandari


__ADS_3

Mansion Blair di Staten Island New York


Nadya dan Ajeng tiba di mansion Blair, lalu Nadya memberitahukan ke penjaga jika ada agen FBI datang, dipersilahkan masuk. Setelahnya mobil bewarna biru itu masuk ke dalam halaman mansion yang luas.


Nadya turun dan diikuti Ajeng yang mengambil duffle bag di kursi belakang. Keduanya pun berjalan masuk ke dalam Mansion dimana Kaia sudah menunggu keduanya.


"Aduh cucu-cucu cantik Oma." Kaia mendapatkan pelukan hangat dari kedua gadis cantik itu.


"Oma, bersiaplah karena angin mamiri datang plus patung sphinx juga" cengir Nadya.


Kaia menatap wajah Nadya. "Hah?"


***


"Jadi Gandari melarang Bayu bertemu sama kamu seminggu tapi dasar Bayu ngeyel jadinya tetap nekad pengen ketemu kamu disini. Lalu Omar juga dilarang bertemu kamu sama Travis tapi juga sekali lagi larangan sama dengan perintah, dia juga kemari?" Rhett menatap dua gadis itu serius. "Ya Allah..." Salah satu tetua klan O'Grady itu memegang pelipisnya.


"Ah opa memang cerdas !" Nadya bertepuk tangan membuat Kaia memicingkan matanya judes ke cucunya.


"Lho benar kok Oma. Opa Rhett itu kan cerdas. Kalau nggak, Oma mana mau..." cengir Nadya.


Ajeng hanya diam saja melihat ribut unfaedah yang sudah sering dia lihat di Jakarta.

__ADS_1


"Sekarang Opa tanya, apakah dua manusia Bucin itu akan menginap disini? Karena Opa melarang keras dua manusia itu menginap selama kalian disini ! Terutama kamu Nadya!"


"Lho kok Nadya? Memang Nadya salah apa Opa?" balas Nadya dengan wajah polos.


"Rahajeng cerita semua soal kamu dan Omar" jawab Kaia dingin. "Ya Ampun Nadyaaaaaa... "


"Ish, Oma macam nggak pernah muda aja... Addduuuhhh!" Wajah cantik Nadya kena lempar bantal sofa oleh Kaia.


Tak lama terdengar suara langkah kaki membuat keempatnya menoleh. Tampak Omar Zidane dan Bayu O'Grady datang. Yang membuat Kaia dan Rhett kesal adalah keduanya hanya fokus ke dua gadisnya dan tidak menengok ke opa dan Omanya sama sekali !


"Astaghfirullah Z ! Mereka lebih parah dari aku!" ucap Rhett ke arah Kaia.


Oma Badass itu melemparkan dua bantal ke muka kedua pria itu.


***


"Opa, Oma ... Bolehkah... "


"No Bayu ! Tidak ada acara kalian menginap disini !" potong Rhett tegas.


"Tapi..."

__ADS_1


"Tidak ada tapi-tapian, Yu ! Dengar kalian harus sudah pulang jam sembilan malam. Kalau kalian, kamu dan Omar tidak pulang, jangan salah kan Oma gunakan kekerasan!" ancam Kaia galak.


Bayu dan Omar saling berpandangan. Naseeebbb...


***


"Jadi pak Bayu tidak boleh ke apartemen tidak boleh telepon saya tidak boleh ketemu dengan saya. Tapi kenapa pak Bayu kemari? Apa pak Bayu tidak takut sama Bu Gandari atau Oma Kaia?" tanya Ajeng di halaman belakang usai mereka semua makan siang.


"Jeng, sudah dong jangan diributkan terus aku dilarang bertemu kamu. So bagaimana kerja sama mommy?" tanya Bayu sambil memainkan rambut Ajeng yang panjang.


Meskipun masuk musim dingin tetap terasa hangat sebab Bayu menyalakan api unggun di perapian yang tersedia di halaman belakang.


"Seru lho pak bekerja sama Bu Gandari. Ohya pak, Bu Gandari sudah menawarkan ke saya kalau beliau hendak merekrut saya sebagai tim asisten nya. Dan soal penalti, katanya akan dibayarkan oleh Bu Gandari. Bukankah itu tawaran yang menarik? Saya bisa bekerja di galeri, menikmati lukisan, karya seni..."


Bayu tidak mendengar celotehan Ajeng karena tiba-tiba kepalanya pusing. Mommy mau mengambil Ajeng? Betapa teganya punya mommy durjana. Tidak bisa melihat anak lagi senang-senangnya...


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2