My 100th Secretary

My 100th Secretary
Bonchap - Duh !


__ADS_3

Central Park Manhattan New York


Doogie menatap wanita yang berdiri di hadapannya, wanita yang dia tinggalkan di altar sendirian. Wajah Doogie memucat karena sudah sepuluh tahun dia pergi meninggalkan Kimberly dan berharap tidak bertemu lagi... Namun takdir berkata lain.


"Kamu sudah menikah?" tanya Kimberly sambil melihat Duncan yang masih memasang wajah kepo.


"Be... Belum. Ini keponakan aku..." jawab Doogie.


"Boleh aku duduk?" tanya Kimberly sambil memposisikan tubuhnya untuk duduk dengan nyaman karena dia mengenakan rok tanpa menunggu ijin dari Doogie.


"Bo...Leh..." jawab Doogie yang menoleh ke arah Duncan. Tanpa sadar pria itu menggeser posisi duduknya agak menjauh dari Kimberly.


"Halo. Namaku Kimberly. Kamu siapa?" tanya gadis itu sambil mengulurkan tangannya ke Duncan.


"Duncan Blail O'Glady tapi biasa dipanggil D. Tante apanya Oom Doogie?" tanya Duncan sambil bersalaman dengan Kimberly.


"Tante... Teman lamanya..." senyum Kimberly sambil menatap Doogie penuh arti sedangkan pria itu tampak gelisah dan ingin segera pergi dari sana.


"Tante logatnya bukan Olang sini ya?" tanya Duncan. Dia penasaran dengan gadis cantik yang membuat Oomnya macam cacing kepanasan.


"Bukan. Tante orang Irlandia... "


"Sama kayak D tapi D sudah gado-gado kata mama. Dalah D ada dali Indonesia, Ilandia, Skotlandia, Ingglis tapi kayaknya yang kulang dalah bilu yang belum ada..." gumam Duncan sambil memegang dagunya tanda berpikir membuat Kimberly tertawa karena gemas melihat gaya batita itu.


"D umur berapa sih?" tanya Kimberly.

__ADS_1


Duncan menaikkan tiga jarinya.


"Sudah punya adik?"


Duncan mengangguk. "Satu. Namanya Scalett. Baru setahun tapi menyebalkan... Suka nangis ..."


"Lho kan wajar D, Scarlett masih kecil ..." senyum Kimberly yang membuat Doogie tidak dapat memalingkan wajahnya dan terus menatap gadis berambut merah itu.


Kamu tidak berubah. Masih tetap seperti sepuluh tahun lalu saat kamu masih 19 tahun. Doogie tahu sebenarnya Kimberly merasakan sakit hati dan malu karena ditinggalkan di altar tapi pada saat itu, Doogie harus pergi. Dan saat dia kembali, panti asuhan tempat Kimberly tinggal menjadi kakak bagi adik-adiknya, menolak memberitahukan kemana gadis itu pergi.


Doogie berpikir Kimberly marah besar dan tidak mau berhubungan dengannya lagi. Itu wajar !! Karena Doogie biang kerok dan Kimberly memilih menutup buku hubungannya dengan Doogie. Usai pernikahan nya gagal, Doogie masih bertugas di militer Inggris hingga tawaran dari Abiyasa O'Grady, membuatnya pergi ke New York bersama dengan Hunter McDouglas, menjadi pengawal Bayu O'Grady.


Doogie melihat bagaimana interaksi Kimberly dan Duncan tampak wajar dan mengalir macam teman lama padahal Duncan adalah bocah yang susah dekat dengan orang baru. Entah kenapa dengan Kimberly, Duncan bisa akrab. Doogie melihat jari manis Kimberly yang melingkar cincin kawin disana. Syukurlah, dia sudah menikah dan tampak bahagia.


"Tante Kim kelja dimana ?" tanya Duncan.


"PRC Group?" Kali ini Doogie yang berbicara dengan nada terkejut.


"Iya. Kenapa?" Mata hijau Kimberly menatap Doogie bingung.


"Itu tempat papa D bekelja dan Oom Doogie juga bekelja disana" celetuk Duncan dengan wajah polos.


Doogie tersenyum kikuk ke Kimberly. "Aku memang bekerja disana. Kamu bekerja di PRC bagian apa?"


__ADS_1


Doogie O'Leary


"Bagian desain, di lantai 15."


Wajah Doogie semakin memucat. Mati aku ! Kan satu lantai sama aku !


"Papa juga di lantai 15. Oom Doogie juga sama Oom Huntel..." celetuk Duncan tanpa mengetahui jantungnya Doogie macam motor Ducati ngebut.


Duh D, just shut up !


"Iya kah?" Kimberly tampak antusias. "Wah bisa sering ketemu D dong..." Entah kenapa di telinga Doogie, ucapan 'D' dari bibir Kimberly terdengar ambigu.


D Duncan atau aku?


"Yak, waktu istirahat sudah habis. Senang bertemu denganmu D. Douglas .. " Kimberly pun berdiri untuk kembali ke gedung kantornya. "See you tomorrow..." Kimberly melambaikan tangannya dan berjalan ke PRC Group.


"See you tomorrow Tante Kim !" seru Duncan senang sedangkan Doogie tidak mampu membalas Kimberly.


Duh !


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2