
Ruang Kerja Bayu O'Grady
"Hunter! Kapan datang?" tanya Bayu.
"Barusan !" Hunter menutup pintu ruang kerja Bayu. "Katakan padaku ! Apa benar kamu sudah punya anak?" Pria yang masih mengenakan jaket pergi itu menghampiri Doogie, lalu menarik kerah jas sahabatnya itu. "Jangan bilang kamu menghamili Kimberly!"
"Memang itu anakku dan Kimberly!" balas Doogie.
"Astagaaaa ! Bagaimana kamu tidak tahu kalau dia hamil! Apa dia tidak mengatakan padamu ! Dia menghilang kemana usai kita menyelesaikan misi keparat itu, hah !" bentak Hunter kesal.
"Hunter, duduk dulu ... Kalau mau berantem, aku singkirkan sofa dan meja dulu biar luas tempatnya... "potong Bayu cuek.
"Bay ! Kamu tahu ini?" Hunter menoleh ke Bayu yang masih duduk di kursi kebesarannya.
"Aku juga baru tahu sama dengan Doogie tapi yang jadi pertanyaan, bukannya kamu harusnya datang besok tapi kok sekarang sudah sampai?" tanya Bayu dengan santainya. Dia sudah terbiasa melihat dua sahabat merangkap asisten dan iparnya berantem. Bahkan berkelahi dengannya juga pernah !
"Aku diusir Izzy..." jawab Hunter pelan.
Doogie dan Bayu melongo. "Why?"
"Aku jadi malas pulang karena asyik bermain dengan Shaera..." jawab Hunter sambil manyun.
"Tandanya kamu sudah waktunya berumah tangga, Hunter. Masa kamu kalah dengan Doogie yang sudah punya putri usia sepuluh tahun?" kompor Bayu.
Hunter menatap tajam ke Doogie. "F*** you, Doog ! Kamu mengalahkan aku!" Hunter lalu meninju Doogie hingga tersungkur. "Itu untuk Kimberly karena kamu tidak mencarinya sungguh - sungguh !"
"Dan akhirnya ada yang mewakili kasih dia bogem..." senyum Bayu.
__ADS_1
Siapa kangen mas Lisus?
***
Doogie mengkompres pipinya yang terkena bogem Hunter. Dirinya tidak menyangka bahwa sahabatnya akan memukulnya dengan penuh niat dan perasaan.
Pria itu berjalan menuju mobil Aston Martin nya meninggalkan Bayu dan Hunter yang masih mengobrol di ruang kerja putra Abiyasa O'Grady itu. Doogie hendak membuka pintu mobilnya saat melihat Kimberly hendak menuju stasiun MRT.
"Kimberly Wyatt !" panggil Doogie membuat Kimberly menoleh. "Ikut saya!"
Kimberly pun berjalan mendekati Doogie dnegan wajah bingung. Bukan apa-apa, dirinya masih tidak nyaman jika dirinya yang baru berkerja dua hari sudah terlihat dekat dengan salah satu asisten Bayu O'Grady.
"Ada apa Mr O'Leary?" tanya Kimberly formal.
"Ikut saya melihat proyek!" jawab Doogie sambil memberikan kode ke wanita berambut merah itu untuk masuk ke dalam mobil mewahnya.
***
"Pipimu kenapa Douglas?" tanya Kimberly penuh perhatian.
"Kena bogem Hunter..."
Kimberly tampak berpikir. "Hunter McDouglas? Sahabat kamu di army?"
"Yup."
__ADS_1
"What happened?" tanya Kimberly.
"Well, dia marah aku menghamili kamu dan meninggalkan kamu ..."
"Technically, aku yang pergi, Douglas. Kamu pergi karena terpaksa..." ucap Kimberly.
"Mana Hunter tahu ! Yang penting dia langsung main bogem !" sungut Doogie. "Bagaimana Keira ? Apakah dia sudah tahu siapa aku?"
"Sudah" jawab Kimberly sambil tersenyum.
"Lalu? Apa dia marah? Benci padaku?" tanya Doogie.
Kimberly menggelengkan kepalanya. "Ternyata dia sangat dewasa dan open minded. Dia tahu kamu adalah ayahnya dan tidak ada kebencian pada Keira karena dia selalu mengira ayahnya pergi untuk membela negara dan misinya sangat rahasia jadi wajar jika kita tidak bertemu. Keira menganggap kamu adalah agen rahasia macam James Bond atau man from uncle..."
Doogie melongo. "Aku bukan itu semua, Kimmy..."
"Keira memang suka film-film semacam itu ..."
"Bolehkah aku nanti mengobrol banyak dengan Keira?" tanya Doogie.
"Of course. Dia juga menunggu untuk bisa berduaan denganmu..." jawab Kimberly lembut.
***
Yuuhuuuu Up Malam Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️