My 100th Secretary

My 100th Secretary
Takut Stok Habis


__ADS_3

Waktu pun berlalu dan hari ini Ajeng harus berada di kantor sendirian karena Bayu terbang ke Tokyo untuk menghadiri pesta pernikahan sepupunya Sakura Park dan Alessandro Moretti.


Ajeng tersenyum saat Bayu mengirimkan foto dirinya dengan pasangan pengantin baru itu dan hanya bisa mengelus dadanya karena lagi-lagi, ipar Bayu adalah pria Italia dan Mafioso.


Astaga Ajeng... Kenapa ipar pak Bayu yang Mafioso mukanya begini aduhai.. Eling Jeng, itu sudah sold out. Jodohmu adalah makhluk krypton Membagongkan! Ajeng tersenyum saat membaca pesan Bayu selanjutnya.


📩 Pak Bayu : I Miss you Jeng. Kapan-kapan kita ke Tokyo ya. Pas winter.


📩 My Ajeng : Asyiiaapppp saja pak Bayu.


📩 Pak Bayu : Pak ? Oh Ajeng, kamu bakalan dapat hukuman manggil aku masih dengan Pak !


Ajeng cekikikan dan gadis itu menyimpan ponselnya ketika mendengar suara langkah kaki mendekati mejanya.


"Jeng, maksi bareng yuk ! Kan bossmu tidak ada" ajak Alesha.


"Ayuklah. Sebentar aku matikan dulu semuanya." Ajeng mematikan semua peralatan elektronik di mejanya dan mengambil dompet serta membawa ponselnya.


***


Cafetaria PRC Group Building Manhattan New York


"So Mr O'Grady datang ke pernikahan sepupunya di Tokyo?" tanya Alesha sambil menyantap sup cream jamurnya.


"Yup. Dan iparnya Mafioso lagi ..." jawab Ajeng kalem.


"Whaaaatttt? Italiano lagiii?" seru Alesha. "Duh, pasti tampan ya..."


"Coba saja kamu cari tahu soal pemilik butik Morr soalnya nona Sakura menikah dengan pemilik butik terkenal itu."

__ADS_1


"Morr? Ya ampun itu brand yang silent luxury... " Alesha tampak surprise. "Aku pernah masuk ke butiknya dan ya ampun... coatnya sangat halus dan bagus."


"Cari saja CEO nya" jawab Ajeng kalem.


Alesha pun mengambil ponselnya dan mencari nama Alessandro Moretti. "Oh my God ! Ajeennggg! Ini mah lakik banget ! Duh, sangat beruntungnya sepupu mr O'Grady ... Oh mengapa pria-pria Italia semua diambil keluarg boss kita sih? Kan stoknya bisa habis..." keluh gadis itu mendrama.


Ajeng tertawa terbahak-bahak. "Alesha, pria Italia banyak ! Memangnya kamu pikir negara Italia cuma selebar daun kelor?"


Alesha menatap Ajeng. "Daun apa?"


"Daun ke .... Ah sudahlah. Yang jelas stok pria pria Italia masih banyak Alesha. Kebetulan saja para sepupu Mr O'Grady mendapatkan pria Italia." Ajeng menyesap kopinya.


"Tapi aku kan takut stok nya habis..." Alesha manyun.


"Nggak bakalan ... Trust me."


***


"Jangan bilang manusia berbadan besar itu mengirimkan kamu buat menemani aku Doog" kekeh Ajeng.


"Yup. Tahu sendiri kan Bayu bagaimana" sennyum pria Irlandia itu.


"Hunter ikut ke Tokyo?"


"Nope. Hunter ke Glasgow. Adiknya kan disana. Mereka mau merayakan natal bersama."


Ajeng mengernyitkan dahinya. "Bukannya kalian anak Dublin?"


"Izzy memang tinggal di Glasgow, Jeng. Kami memang anak Dublin tapi orang tua Hunter dan Izzy, pindah ke Glasgow saat mereka junior high school dan elementary school."

__ADS_1


Ajeng mengangguk. "Kamu nggak pulang ke Dublin?"


"Pulang kemana Jeng. Aku anak yatim piatu. Hunter yang beruntung masih punya adik perempuan meskipun jauh" senyum Doogie.


"Kamu dan aku senasib Doog."


"Makanya saat kamu bisa membuat Bayu kelimpungan, aku dan Hunter merasa senang punya adik yang lucu banget" senyum Doogie. "Jadi, kamu sudah kami anggap adik sendiri."


Ajeng merasa terharu. "Aku senang memiliki kakak-kakak yang kuat dan sekutu untuk mengerjai pak Bayu."


Doogie tersenyum. "Jangan tinggalkan Bayu, ya Jeng. Bagi Bayu, kamu adalah sumber kebahagiaannya dan belum pernah Bayu seperti ini sebelumnya."


"Nggak Doog, sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkan pak Bayu."


Doogie tersenyum senang. "Thanks Ajeng."


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Sorry pendek karena ini juga menyempatkan diri pas acara keluarga


Nanti aku lanjutkan lagi


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2