My 100th Secretary

My 100th Secretary
Dongeng Ajeng


__ADS_3

Istana Brussels Belgia


"Sya, konsep dari Oom Shinichi itu adalah intinya mala mandi bukan irit air. Masa pangeran dan putri kerajaan malas mandi?! Nanti gimana rakyatnya? Bisa ikutan dan pada bau badan deh ..." gelak Ajeng.


"Tapi kan benar Tante. Irit air itu penting. Macam konservasi alam milik kerajaan Belgia di Kalimantan... Sangat membutuhkan air buat pohon-pohon yang ditanam kembali buat mengembalikan habitat Kalimantan sebagai paru-paru bumi..." eyel Arsya.


"Hah? Lho mbak Zee punya lahan di Kalimantan?" tanya Ajeng bingung.


"Ada Jeng, jadi lahan bekas kelapa sawit kan rusak tuh terus aku beli dan aku kembalikan menjadi hutan dengan berbagai pohon yang sebelumnya ada disana. Kami juga sangat melindungi konversi lahan hutan lindung kami termasuk hewan-hewan nya. Bekerja sama dengan WWF dan perlindungan hewan di Indonesia, kami melepaskan banyak orang utan, bekantan dan berbagai primata serta hewan lainnya" jawab Zinnia.


"Semua itu di bawah perlindungan kerajaan Belgia dan pemerintah Indonesia, Jeng" sambung Sean.


"Wow... Aku sangat setuju mbak. Kalimantan sudah terlalu banyak dirusak ... " ucap Ajeng serius.


"So, rencananya kalian berapa hari di Brussels?" tanya Sean sambil menikmati souffle nya.


"Sekitar seminggu karena Ajeng mau lihat festival pretzels dan museum Hergé... Dia kan pecinta Tintin ditambah mau ketemu dengan Mintang dan Raj juga" jawab Bayu.


"Dinikmati saja Jeng selama di Brussels... Waktu Mintang nikah belum sama Bayu kan?" tanya Sean.


"Belum tapi aku sudah distalking mas Bayu" jawab Ajeng manyun.


"Distalking?" tanya Sean dan Zinnia bersamaan lalu menatap Bayu yang dengan cueknya makan brownies nya.


"Iya. Mas Bayu itu nggak percayaan waktu itu terus kirim Hunter buat ngawal aku, ngawasin aku dari CCTV kantor... Benar-benar deh !" adu Ajeng.


"Bay, elu stalking atau kepo? Eh tapi itu sama aja ding... Berarti saat itu elu udah ada rasa sama Ajeng tapi kagak ngakuin?" goda Sean.


"Lho pas aku tinggal ke Brussels, Ajeng itu baru kerja sebulan di PRC Group jadi ya kudu aku awasi..." jawab Bayu cuek.

__ADS_1


"Waktu Gemma nggak !" balas Zinnia.


"Lha kalau Gemma kan beda. Gemma sudah terbiasa sama bang Tomat, Ajeng kan beneran baru ..."


"Hipokrit ( munafik )" sindir Sean sambil terbatuk membuat Bayu melirik judes ke raja Belgia itu.


Zinnia dan Ajeng cekikikan melihat dua pria tampan itu saling mengejek.


***


Ajeng bermain bersama ketiga keponakannya dengan para teman-teman berbulunya di ruang bermain para pangeran dan putri. Istri Bayu O'Grady itu pun mulai mendongeng saat melihat mata Alisha mulai sayu karena mengantuk. Ajeng pun mulai bercerita soal perwayangan Ramayana lakon Rama dan Sinta.


Arsya dan Avaro tampak antusias mendengarkan cerita Ajeng sedangkan Alisha sudah terlelap diatas pangkuan tantenya sambil memeluk kucing Munchkin nya yang ikut tidur.


"Duh Tante, nggak masuk akal deh. Leher itu cuma segini, kok bisa sih menyangga sepuluh kepala Rahwana. Nih, Arsya kasih lihat." Arsya mengambil kertas dan mulai menggambar orang dengan sepuluh kepala dan dua puluh tangan karena Rahwana dalam mitologi Hindu memiliki sepuluh kepala juga disebut Prabu Dasamuka ( Dasa \= sepuluh ). "Taruh dimana coba sangga tulang lehernya?"



Ajeng melongo. "Ya ampun Arsyaaaa, kepala Rahwana itu muncul saat dia melakukan tapa Brata dan melawan musuhnya. Tapi kalau hari-hari cuma satu kepala ..."


"Kasih Arsya penjelasan yang masuk akal dong Tante ..."


Ajeng menghela nafas panjang. "Jadi begini Ibu Rahwana bernama Kaikesi, seorang puteri Raja Detya bernama Sumali. Sumali memperoleh anugerah dari Brahma sehingga ia mampu menaklukkan para raja dunia. Sumali berpesan kepada Kekasi agar ia menikah dengan orang yang istimewa di dunia. Di antara para resi, Kekasi memilih Wisrawa sebagai pasangannya. Wisrawa memperingati Kekasi bahwa berhubungan di waktu yang tak tepat akan membuat anak mereka menjadi jahat, tetapi Kekasi menerimanya meskipun diperingatkan demikian. Akhirnya, Rahwana lahir dengan kepribadian setengah brahmana, setengah rakshasa. Saat lahir, Rahwana diberi nama "Dasanana" atau "Dasagriwa", dan konon ia memiliki sepuluh kepala. Beberapa alasan menjelaskan bahwa sepuluh kepala tersebut adalah pantulan dari permata pada kalung yang diberikan ayahnya sewaktu lahir, atau ada yang menjelaskan bahwa sepuluh kepala tersebut adalah simbol bahwa Rahwana memiliki kekuatan sepuluh tokoh. Gimana?"


"Jadi pantulan yaaa" gumam Arsya sambil manggut-manggut.


Rasanya Ajeng ingin mencubit pipi Arsya tapi mengingat keponakannya seorang putra mahkota, bisa berakibat chaos karena terjadi abuse ke calon raja. Dasar ajarannya trio kampret ! Semuanya dihubungkan dengan logika !


"Arsya, itu kan mitologi Hindu, India... Asal negara Oom Raj. Coba tanya Oom Raj seperti apa cerita mitologi India. Macam mitologi Yunani yang kita tahu ada Pegasus, ada Hydra, ada Medusa dan ada Hercules... Hanya saja lokasinya berbeda..." ucap Ajeng yang kagum dengan kecerdasan keponakannya.

__ADS_1


"Tante Ajeng, berarti masing-masing beda ya?" tanya Avaro.


"Hu um. Di mitologi Hindu India ada yang namanya Perang Baratayudha antara Pandawa dan Kurawa sedangkan di Yunani ada yang clash of the Titan. Bagaimana Perseus anak Zeus melawan semua Titan yang berupa monster dan menangkap kepala Medusa yang sekali pandang bisa membuat orang menjadi batu."


"Masing-masing negara ada sendiri ya Tante?" tanya Arsya.


"Ada Sya. Di Jawa sendiri juga ada Babad Tanah Jawi..."


"Soal apa itu Tante ?" tanya Arsya yang memang antusias dengan cerita sejarah dan mitologi yang terkadang harus dia kaitkan ke logika.


"Teks babad tanah jawi memuat silsilah raja-raja Jawa dari nabi Adam, dewa-dewi dalam agama Hindu, tokoh-tokoh dalam mahabarata, cerita Panji Masa Kediri, masa kerajaan Pajajaran, Majapahit hingga masa Demak yang kemudian dilanjutkan lagi dengan silsilah kerajaan Pajang, Mataram, dan berakhir pada masa Kartasura. Disana juga tertulis bagaimana proses penggeseran kepercayaan yang sebelumnya dianut menjadi ke Islam. Seperti kita tahu kan, sebelum Islam masuk ke tanah Jawa, sebelumnya orang-orang di pulau Jawa dan kepulauan Indonesia, menganut agama animisme dan dinamisme" jawab Ajeng.


"Animisme dan dinamisme itu apa?" tanya Avaro.


"Kepercayaan animisme merupakan sebuah sistem pemujaan terhadap roh leluhur. Di samping animisme, muncul juga perilaku dinamisme. Menurut kepercayaan dinamisme, ada benda-benda tertentu yang dipercayai memiliki kekuatan magis, sehingga benda itu dikultuskan dan dikeramatkan. Jadi macam misalnya pas Varo dapat batu Jamrud terus Varo dapat keberuntungan terus, batu jamrud itu dianggap memiliki kekuatan magis."


"Tapi itu kan musyrik Tante" protes Arsyanendra.


"Lha kan belum ada pengetahuan soal itu Sya... Baru saat Islam masuk melalui pedagang Gujarat India, Arab dan Persia dari jalur perdagangan pada abad ke 7 hingga abad ke 11 Masehi, baru sedikit demi sedikit meninggalkan kepercayaan animisme dan dinamisme..." papar Ajeng.


Zinnia yang hendak masuk ke dalam ruang bermain anak-anaknya, tersenyum saat mendengar bagaimana Ajeng memberikan banyak pengetahuan ke Arsyanendra dan Avaro.


Pantas si kembar langsung menempel... Wong Tante nya cerdas begitu ...


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2