
Kediaman Bayu dan Ajeng
Usai makan malam, Duncan menghampiri Bayu yang sedang membetulkan hairdryer milik Ajeng. Meskipun sudah bolak balik Bayu bilang beli yang baru, alasan Ajeng selalu sama. Bayu berada di teras samping dekat kolam ikan koi peliharaan Duncan.
"Buat apa punya suami bisa desain dan bikin senjata tapi betulin hairdryer tidak bisa !" Begitu alasan Ajeng. Tapi bagi Bayu, ini terakhir kalinya dia mau membenarkan hairdryer Ajeng. Bakalan aku belikan yang baru ! Dasar sok tukang ngirit ! Mentang-mentang suaminya nggak boleh ngang....
"Papa..." panggil Duncan membuat Bayu menghentikan omelannya.
"Apa boy?" tanya Bayu sambil memasang kembali baut hairdryer.
"Papa... Kalau D celita sama papa, kila-kila papa kepo nggak?" tanya Duncan dengan wajah polos.
"Cerita apa dulu D..." Bayu menyalakan hairdryer itu dan langsung tercium bau terbakar hingga membuat rumah mereka padam.
"Maaaaassss !" teriak Ajeng dari ruang tengah sedang menyu*sui Scarlett.
"Ini gara-gara hairdryer kamu, tahu nggak ! Sudah, besok beli baru ! Sudah uzur nih hairdryer nya, dari jaman Pithecanthropus erectus tahu !" balas Bayu sambil berteriak juga.
"Siapa yang ereksi ?" teriak Ajeng membuat Bayu menepuk jidatnya.
"Astaghfirullah! Ajeng !" hardik Bayu membuat Duncan cekikikan karena kedua orangtuanya memang kacau.
Tak lama listrik pun menyala setelah salah seorang pelayan menyalakan box listrik di basement.
"D mau cerita apa?" tanya Bayu lagi sambil membereskan peralatannya.
Duncan duduk di sebelah Bayu dan memasang wajah serius. "Tadi D beltemu Tante cantik !"
"Ohya, cantik mana sama mama?" goda Bayu.
"Beda. Ini tantenya kenal Oom Doogie. Tapi kata Oom Doogie, papa jangan tahu nanti kepo. Papa jangan kepo ya?" pinta Duncan membuat Bayu nyaris tergelak mendengar ucapan polos putranya.
"Oke deh, Papa kepo sama D aja tapi nggak ke Oom Doogie. Memang kenal dimana?" tanya Bayu sambil menahan tawa.
__ADS_1
"D nggak tahu. Cuma pas tadi di centlal palk, Tante itu langsung manggil Oom Doogie, Douglas. Memang namanya Oom Doogie itu Douglas ya Pa?" jawab Duncan.
"Iya. Namanya Oom Doogie itu Douglas O'Leary tapi panggilannya memang Doogie. Namanya siapa?"
"Nama siapa?" balas Duncan.
"Ya tantenya itu lah D. Yang manggil Oom Doogie..."
"Oh namanya tante Kimbely, rambutnya merah macam Merida yang di film Blave tapi nggak keliwil. Kata Tante Kim, besok dia sudah mulai kelja di kantol papa, lantai 15 divisi desain. Itu luangnya Tante Alesha kan? Temannya mama..." cerocos Duncan.
Bayu mengernyitkan dahinya. Pegawai PRC Group? Divisi desain? Satu lantai sama Doogie? Whoaaahhh ... what's going on in here...
"Papa jangan tanya ke Oom Doogie ya. Bial oom Doogie celita sendili. Kata Oom Gio, culiosity will kill you... Kan holol pa..." ucap Duncan dengan gaya dewasa.
"Iya deh. Papa nggak bakalan tanya sama Oom Doogie soalnya nggak boleh kepo kan?" senyum Bayu sambil mengusap kepala Duncan. "So, tadi di ruangan papa, D buat formula apa?"
Duncan tersenyum lebar. "D buat folmula balu !"
"Coba papa lihat."
Bayu menyerahkan pendidikan dasar ke Ajeng karena tahu istrinya memiliki rule edukasi sendiri apalagi Duncan sejak usia dua tahun selalu mengucapkan 'maaf', 'tolong' dan 'thank you' ke orang yang membantu nya. Ajeng tidak mengijinkan Duncan berbicara keras dengan para pelayan dan selalu mengucapkan tiga kata itu jika ingin sesuatu. Tak heran jika para pelayan sangat sayang dengan keluarga O'Grady karena tidak hanya mengorangkan orang, tapi juga Duncan sangat menggemaskan.
"Kamu buat rumus baru lagi D?" tanya Ajeng.
"Iya mama. Mau pamer ke papa" jawab Duncan.
"Nanti malam, iPadnya mama simpan ya D. Kan besok hari Senin. Jadi waktunya untuk..."
"Baca wayang ! D mau ulangi lagi celita Hanuman !" seru Duncan antusias.
"Good boy ! Besok kita pesta plater sambil baca Hanuman, gimana?" ajak Ajeng yang mencari koleksi buku wayang di toko online supaya lengkap di rumah. Maunya sih ambil di perpustakaan Giandra tapi sudah pasti Bayu tidak mengijinkan.
"Oke mama. D ke papa dulu..." Duncan membawa iPadnya ke Bayu.
__ADS_1
***
PRC Group Manhattan New York Hari Senin
Doogie dan Bayu tiba di gedung kantor mereka bersamaan dengan para pegawai yang juga baru datang. Semenjak Bayu pindah dari apartemen nya setelah memiliki Scarlett, Doogie dan Hunter pun ikut pindah ke apartemen yang dekat dengan rumah Bayu agar bisa cepat berangkat kantornya.
Melihat Bayu datang, otomatis para pegawai menyapa Bossnya yang dibalas dengan cool oleh suami Ajeng itu. Meskipun sudah menikah dan punya dua anak, kharisma Bayu masih saja membuat kaum hawa tertarik padanya tapi Bayu is Bayu. Baginya Ajeng dan anak-anak adalah segalanya dan dia akan memakai kacamata kuda jika ada wanita yang berusaha menggoda nya dan berubah menjadi Mr Freeze.
Doogie melirik ke arah gerombolan pegawai yang menunggu lift dan melihat Kimberly berada diantara mereka. Rambut merahnya yang tebal, dia sanggul Cepol dan mengenakan blazer serta celana panjang hitam serta kemeja bewarna pink pucat. Sangat kontras dengan warna rambutnya tapi entah mengapa tampak menarik.
Suara lift khusus tiba di lantai dasar, membuat Bayu dan Doogie masuk lalu menuju lantai 15.
"Hunter lama banget nggak balik" ucap Bayu memecahkan kesunyian.
"Katanya Rabu pulang, Bay. Dia sayang banget sama Shaera. Katanya bayi cantik yang menggemaskan..." senyum Doogie yang semalam dikirimkan foto Hunter menggendong Shaera, putri Damian Blair dan Izzy McDouglas, adik Hunter.
"Kalian itu memang sudah waktunya punya keluarga deh... Tapi aku sudah kapok mengadakan kencan buta buat kalian berdua. Semua dicacat, nggak ada yang beres. Maunya model apa sih?" gerutu Bayu.
"Kebetulan saja yang kamu berikan tidak cocok di kami" jawab Doogie cuek.
"Lalu... Siapa Kimberly?" tanya Bayu sambil menatap wajah Doogie dari dinding kaca lift khusus Keluarga klan Pratomo jika datang ke PRC Group.
Wajah Doogie memucat dan bersamaan dengan pintu lift terbuka. "Aku ... Tidak bisa bicara padamu saat ini Bay. Sorry." Doogie pun bergegas keluar lift meninggalkan Bayu yang masih penasaran.
Aku cari sendiri kalau begitu !
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️