My 100th Secretary

My 100th Secretary
Honeymoon Dimulai


__ADS_3

Kingaroy Queensland Australia, FH Ranch


Seminggu sudah Bayu dan Ajeng berada di ranch itu membantu Fathir dan Pahlevi. Ajeng sangat senang bisa berkuda dan membantu saat seekor kambing kesulitan melahirkan bersama dokter Mallard.


Ajeng sangat menikmati kehidupan setelah menikah dengan Bayu. Seminggu sebelum keberangkatan mereka ke Australia, Ajeng dan Bayu menonton perlombaan Radhi. Dan semakin heboh karena Radhi menjadi juara di Circuit de America Austin Texas.


Bayu membiarkan istrinya larut dalam kehebohan bersama Radhi dan partner nya Gerald Ford bahkan mereka berempat foto bersama. Ajeng dan Radhi bahkan berselfie bersama yang kemudian di-posting di akun Instagram nya.


Tentu saja Radeva dan Ken menjadi durjana menggoda Bayu saat itu.


***


Flashback Tiga Minggu Lalu Circuit de Americas Austin Texas


"Gimana sih mas? Baru juga nikah, mbak Ajeng sudah foto bersama pria lain? Ckckck... " ujar Ken yang memang menyempatkan diri datang untuk menyaksikan perlombaan Radhi karena bertepatan dirinya datang ke Harvard medical school untuk pertukaran mahasiswa.


"Reseh lu Kentongan !" gerutu Bayu.


"Serius lho. Ajeng tampak bahagia bisa masuk Paddock Ferarri" timpal Radeva.


"Kapan lagi Deva. Sudah biarin saja Ajeng bahagia. Toh dia memang pecinta Ferarri..." jawab Bayu kalem.


"Mas Bayuuu..." panggil Ajeng.


"Sudah main ke Paddock Ferarri?" tanya Bayu sambil merangkul pinggang Ajeng yang wajahnya tampak berseri seri.


"Sudah! Senang banget aku! Bersyukur banget aku jadi istri mas Bayu. Punya adik - adik beken" ucap Ajeng dengan wajah memerah karena terlalu excited.


"Jeng, harusnya kamu sama Radhi. Kan kamu suka sama Radhi" goda Radeva.


"Devaaa !" protes Bayu kesal karena adiknya satu itu sangat durjana.


"Nggak mau lah sama Radhi, Deva" ucap Ajeng serius.


"Kenapa?" tanya Ken.


"Berondong. Aku suka yang lebih tua" jawab Ajeng kalem. "Macam mas Bayu."


Radeva dan Ken melongo lalu setelahnya tertawa terbahak-bahak. "Owalaahhh, sudah kena virus bucin !"


"Tandanya Ajeng itu memang cintaku..." Bayu mencium bibir Ajeng lembut.


"Wis...Wis ... Bubrah !" gelak Radeva..


Flashback End

__ADS_1


***


Rumah Gemintang di Kingaroy Queensland Present Day


Bayu memasakkan makan malam untuk Ajeng karena melihat istrinya tampak lelah karena seharian membantu di ranch.


"Benar kata Levi, kita kesini bukannya bulan madu, malah kerja rodi !" gerutu Bayu sambil membalik dua daging steaknya.


"Tapi senang lho mas. Dapat pengalaman yang tidak terlupakan" jawab Ajeng yang menggosok kakinya dengan esensial oil harum lavender karena terasa pegal usai dipakai berkuda.


"Jeng, seminggu lagi kita terbang ke Bali ya. Apa kamu mau ke Sydney?" tawar Bayu.


"Kalau Balinya kita skip gimana mas?" Ajeng balik bertanya.


"Kenapa?" Bayu meletakkan steak itu diatas piring - piring yang sudah disiapkan.


"Aku ingin melihat Brisbane dan Sydney. Nggak papa kan mas? Pengen ke Sydney Opera House. Terus kita langsung ke Jogjakarta setelah dari sini" pinta Ajeng.


"Nggak jadi ke Bali nih?" Bayu memastikan lagi.


Ajeng menggelengkan kepalanya.


"Ya sudah, lusa kita ke Brisbane lalu balik ke kingaroy. Setelahnya kita berpamitan dengan Oom Fathir dan Tante Fahira serta Pahlevi kalau kita ke Sydney. Puas disana, kita baru terbang ke Jogjakarta. Gimana?"


Ajeng mengangguk penuh antusias.


***


Sydney Australia


Ajeng dan Bayu menikmati acara jalan-jalan bersama di kota Sydney. Ajeng bahkan menonton balet disana dan Bayu tersenyum saat melihat istrinya menangis menyaksikan The Swan. Setelahnya Ajeng pun bersama Bayu berjalan berdua di Sydney Harbour Bridge.


Selain menonton balet di Sydney Opera House, Ajeng dan Bayu juga berjalan - jalan di Bondi beach, melihat sanctuary koala dan bahkan Bayu mengajak nya makan di Sydney Starlight Dinner Cruise.


Ajeng tampak sangat senang karena dimanjakan sedemikian rupa oleh suaminya dan wanita itu tidak henti-hentinya bersyukur dengan segala berkah yang diberikan Allah kepadanya. Memiliki suami yang sangat mencintainya dan memiliki keluarga yang juga sangat sayang padanya.


***


Bandara Adi Sucipto Yogyakarta


Bayu dan Ajeng tiba di kota Jogjakarta menggunakan pesawat pribadi yang disewanya dari Sydney. Bayu sengaja tidak menggunakan pesawat Blair karena akan dipakai Abiyasa sewaktu waktu.


Keduanya pun menuju hotel Tentrem yang sudah dibooking Bayu sebelumnya. Ajeng meminta kamar Executive Suite padahal Bayu ingin presidential Suite.


"Nggak usah besar - besar mas kamarnya. Toh cuma berdua dan pasti kita juga jalan-jalan juga. Bukan cuma ngendon di kamar melulu" ucap Ajeng saat mereka masih berada di Sydney saat Bayu hendak membooking kamar.

__ADS_1


Dan kini mereka berdua sudah berada di kamar yang dipesan dan Ajeng langsung tiduran diatas kasur empuk.



"Aduh enaknyaaaa... " seru wanita itu membuat Bayu tertawa sambil meletakkan tas Loewe nya.


"Capek?" tanya Bayu sambil ikutan tiduran bersama Ajeng.


"Capek tapi senang mas" senyum Ajeng.


"Jeng, enaknya di Jogja kita ngapain?" tanya Bayu.


"Kulineran dan ke pasar Beringharjo!"


Bayu langsung menepuk jidatnya. Ya ampun sayang... Kok ya malah ke pasar sih?


***


Pasar Beringharjo Yogyakarta


Bayu hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat istrinya kalap membeli daster dan berbagai macam pernak-pernik disana. Pria itu malah mendengar Ajeng dengan fasihnya mengobrol dengan bahasa Jawa halus dan Bayu bisa tahu kalau istrinya sangat menikmati acara shopping budget versinya.


"Kamu itu borong daster mau kamu pakai atau mau kamu jual di Amazon?" kekeh Bayu melihat dua dus berisikan daster dan berbagai macam barang disana.


"Yaaaa good idea mas. Jual di Amazon atau eBay" cengir Ajeng.


"Kita kemana lagi nih?" tanya Bayu yang memakai topi. Pria itu memberikan kode kepada dua pengawal dari Ramadhan Securitas untuk membawakan dua dus Ajeng untuk dibawa ke dalam mobil yang disediakan oleh David Hakim Satrio.


"Makan lah ! Aku kangen kuliner Jogja" cengir Ajeng. "Mas-mas pengawal, ikut makan dulu ya. Baru kembali ke hotel" ucap Ajeng ke kedua orang yang mengawal nya.


Kedua pria itu mengangguk sambil membawa dua dus milik Mrs Bayu O'Grady ke dalam mobil.



Yang tepok jidat diajak ke pasar



Yang kalap di pasar Beringharjo


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaaaeeessss


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2