OBSESI OLEANDER

OBSESI OLEANDER
Membayangkannya Saja Membuatku Kesal


__ADS_3

..."Setelah ku pikir-pikir lagi, membayangkan Mas berada di dekatnya saja membuatku kesal. Memangnya, Joey tak cukup memuaskan?" - Zayn...


...🌸🌸🌸...


Sore hari, Sara terbangun dari tidurnya. Ia mengucek mata sambil menggerakkan tubuhnya. Melihat ke arah Zayn yang saat itu tertidur lelap.


"Aku harus sedikit jual mahal agar dia tergila-gila padaku," gumam Sara lirih.


Perlahan, wanita itu menapaki lantai dengan hati-hati agar Zayn tak terjaga dari tidurnya. Ia juga segera mengenakan pakaiannya dan berlalu pergi meninggalkan Zayn yang masih terlelap tanpa meninggalkan sepatah katapun.


Kurang lebih setengah jam Sara meninggalkan Zayn, pria itu terjaga. Ia menilik ke segala penjuru kamar, mencari sosok wanita yang menemaninya sejak siang tadi.


"Ck! Setelah memberikan mahkotanya, dia berlalu pergi?!" geram Zayn kesal.


Entah kenapa, harga dirinya mendadak terluka. Pasalnya, yang mahkotanya di ambil adalah wanita itu. Tapi kenapa malah dia yang merasa ditinggalkan setelah mendapatkan kepuasan!


Zayn meraih ponselnya, ia mencoba mencari kontak Sara di ponselnya tersebut.


"Haaa ... bahkan nomor dia saja aku nggak punya!" ia berdecak sebal.


Zayn memutuskan untuk bangkit dari tidurnya. Ia duduk di sisi ranjang, lalu ia mulai menapaki lantai menuju kamar mandi. Setelah itu, ia mandi dan bersiap-siap ingin meninggalkan hotel tersebut.


Saat ia berada di dalam mobil, sebelum ia menginjakkan pedal gas, ia menghubungi Rain, kakak tirinya.


"Mas di mana?"

__ADS_1


^^^"Ck! Ada urusan apa?!"^^^


"Urusanku dan kepentinganku. Tapi akan menguntungkanmu," jawab Zayn lugas.


^^^"Temui aku di restoran Hotel Nerium Oleander."^^^


...****************...


"Lebih cepat dari yang ku duga." Tutur Rain tanpa basa basi. "Katakan, apa maumu."


Zayn duduk sambil mengatakan dengan tegas maksud dan tujuannya ke hotel tersebut. "Hentikan pernikahan Mas dengan Sara."


Rain terbelalak kaget. Apa maksud dari ucapan adik tirinya yang selama ini angkuh dan tak berperasaan itu.


"No, aku harus menikahinya," protes Rain. Ia tak ingin dengan gampangnya memberikan kesempatan yang mudah untuk ia mendapatkan Ravindra Group kepada Zayn.


"Mas mau posisi CEO, 'kan?" tanya Zayn datar. "Aku akan memberikannya. Asal jangan menyentuh Sara."


Rain tertawa terbahak-bahak. Pria yang berada di atas kursi roda tersebut tak mampu menahan tawanya. Apalagi saat mendengarkan ucapan Zayn dengan lugasnya mengatakan bahwa ia tidak diperbolehkan menyentuh Sara.


"Dia akan menjadi istriku," ucap Rain. "Jadi, apa salahnya aku menyentuhnya?"


Rain menatap sinis ke arah Zayn. Niat hatinya ingin memancing adik tirinya itu, tapi ia tak cukup yakin bahwa pancingannya itu berhasil atau tidak.


"Begitu posisi CEO ku dapatkan, aku akan langsung memberikannya pada, Mas. Tapi ... yang dijodohkan Papa sama Sara itu seharusnya aku," jelas Zayn dengan percaya diri.

__ADS_1


"Bagaimana aku bisa yakin dengan ucapannu? Selama ini 'kan-"


"Bikin surat perjanjian. Jika aku tak menepati janjiku ..." Zayn tak melanjutkan ucapannya. Pria itu menatap ponselnya dengan raut wajah yang serius, jempolnya sedang bergerak tepat di atas layar ponsel tersebut.


Ting!


Sebuah notifikasi pesan masuk di ponsel Rain. Rain membuka pesan di ponselnya. Pesan itu dari Zayn.


"A-apa ini?!" Rain terkejut saat melihat sebuah video yang dikirimkan oleh Zayn.


Video yang dikirimkan oleh Zayn adalah, video di mana setelah ia dan Sara melakukan penyatuan, di dalam sebuah selimut yang sama, Sara sedang terlelap sambil memeluk tubuh Zayn. Keduanya tak memakai sehelai busanapun jika di lihat di video. Hanya selimut yang menutupi dada keduanya.


"Awalnya ... niatku ingin mengambil video itu untuk mengancam Sara," tutur Zayn dengan mata yang menatap ke arah cangkir yang berisikan teh.


"Tapi ... setelah ku pikir-pikir lagi, membayangkan Mas berada di dekatnya saja membuatku kesal. Memangnya, Joey tak cukup memuaskan?"


"Jaga ucapanmu!" kecam Rain kesal. Pasalnya, istrinya saat itu sedang direndahkan.


"Pokoknya ... sebarkan saja video itu untuk merusak imejku, sehingga para pemegang saham meminta agar aku turun dari jabatan CEO dan Mas Rain bisa langsung menggantikan ku," jelas Zayn lagi.


Rain terhenyak dengan apa yang dikatakan oleh Zayn. Apa benar ini adik tirinya yang selama ini berusaha menjatuhkannya. Bahkan adik tirinya itu selalu ingin memiliki apa yang ia miliki.


...****************...


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2