
Semenjak kejadian itu, Aisha dan James semakin dekat. Bahkan hubungan mereka semakin lengket. Apalagi setelah Aisha mengetahui bahwa James adalah Aldo. Anak laki-laki yang ia kenal dulu saat kasus penculikan beberapa tahun silam.
Aldo tinggal di Panti Asuhan, dia di adopsi oleh keluarga kaya keturunan Italia, keluarga Marchetti. Ayah angkatnya bernama Alfonso Marchetti dan ibu angkatnya bernama Adelina Marchetti. Aldo diangkat anak oleh keluarga tersebut, hingga namanya di ubah menjadi James Marchetti.
Alfonso sendiri adalah seorang pengusaha sukses di Indonesia. Di Indonesia dia mendirikan Perusahaan cabang. Dan Perusahaan di Italia adalah Perusahaan terbesarnya. Dia dan istrinya sering bolak-balik dari Indonesia ke Italia. Pasangan Marchetti ini tidak memiliki anak ataupun penerus, sehingga mereka mengambil anak panti asuhan sebagai anak angkatnya.
Namun sikap dan watak mereka yang sangat keras dan disiplin membuat James hidup terkekang. Apalagi kalau sampai James tidak menuruti perintah ayah angkatnya maka hukuman cambuk yang akan dia terima.
Hidup seperti itu membuat James menjadi pribadi yang keras dan pembangkang. Akhirnya dia mudah terjerumus ke hal-hal yang bebas. James mengikuti teman-temannya sebagai pemakai barang terlarang tersebut.
Tidak mudah bagi James untuk keluar dari dunia hitam tersebut. Dia berusaha untuk menjauhi barang terlarang itu, namun seakan-akan tubuhnya menuntut ingin menggunakan lagi. Aisha sudah mencoba untuk membawanya ke pusat Rehabilitasi, namun James menolak karena takut ayah angkatnya mengetahui.
Satu Bulan Kemudian
James mendapatkan undangan pesta dari teman-temannya. Untuk menghormati undangan tersebut, dia pun datang ke pesta itu. Aisha yang kebetulan melihat mobil James keluar dari bagasi rumahnya, dia pun membuntuti James sampai ke tempat tujuan.
__ADS_1
James berhenti di sebuah perumahan elit di kawasan Jakarta Selatan. Dia turun dan masuk ke rumah tersebut. Aisha masih mengikuti James dari belakang. Ternyata James datang ke acara pesta narkoba teman-temannya.
"Aku nggak habis pikir, dia bilang akan berubah ternyata masih sama saja," batin Aisha sambil mengintip James dari kejauhan.
Mereka berpesta barang-barang terlarang. Pria dan wanita memakai barang terlarang itu secara bersama-sama. Tidak ada batas antara pria dan wanita, mereka berkumpul menjadi satu, suatu pemandangan yang sangat ironis untuk kaum muda mudi sekarang.
Aisha tidak menemukan keberadaan James di sana. Dia pun mencari James diantara kerumunan orang-orang tersebut, mereka yang sedang mabuk karena obat setan itu tidak menyadari bahwa ada seorang penyusup diantara mereka. Aisha mencari James dari kamar ke kamar. Dan betul saja, James sedang dicekoki obat-obatan itu oleh seorang wanita hingga tidak sadarkan diri.
Aisha menghajar wanita itu hingga tersungkur ke lantai dan membawa James keluar dari rumah terkutuk itu. Sebelum mereka berdua sempat keluar dari rumah terkutuk itu, polisi sudah datang menyergap.
"Angkat tangan!" teriak Polisi. Semua yang ada di rumah itu di bawa ke mobil polisi, termasuk James dan Aisha.
Setelah semuanya selesai dan tidak menemukan gejala adanya obat terlarang yang masuk di tubuh Aisha, akhirnya Aisha di bebaskan dan dinyatakan tidak bersalah. Dan mereka sebagai pemakai atau pecandu langsung digiring ke tempat Rehabilitasi Narkoba, termasuk James juga ikut ke sana.
Didalam mobil, Zee tidak berhenti memarahi anaknya. Karena Aisha sudah salah dalam bergaul. Namun Aisha yang tidak merasa bersalah, tidak mau begitu saja disalahkan.
__ADS_1
"Aish hanya mau menolong teman saja, Mam! Aish juga nggak akan tahu bakal kejadiannya seperti ini," sungut Aisha karena selalu disalahkan oleh sang Mamih.
"Sebentar lagi kamu mau ujian kelulusan sekolah, jadi, Mamih minta tolong, berhenti membuat ulah!" tutur Mamihnya. "Pokoknya mulai sekarang, sepulang sekolah kamu harus pulang! Dan Mamih atau Papih yang akan mengantar jemput kamu Sekolah!"
"Terserah Mamih saja," berengut Aisha.
"Sudah, Mih, Jangan marah-marah terus! Mamih apa nggak capek marah-marah terus?" ucap suaminya.
"Ish, semua juga gara-gara Papih! Kalau Papih nggak terlalu memanjakan Aisha pasti dia tidak akan nakal seperti ini!" seloroh Zee. "Awas ya, Pih. Kalau Aisha nggak bisa mendapatkan nilai ujian yang memuaskan, Mamih nggak akan memberikan jatah buat Papih!"
"Astaga, Papih juga yang kena," Alan langsung diam tidak bersuara, takut salah ngomong lagi. Si singa betina sedang marah-marah.
Semenjak kejadian tersebut Zee lebih memperketat pengawasan kepada putra dan putrinya. Apalagi sekarang Aisha sedang melaksanakan ujian kelulusan Sekolah. Zee harus lebih mengawasinya.
Satu Minggu sudah, Aisha melaksanakan ujian kelulusan. Sekarang dia sedang menunggu pengumuman hasil ujiannya. Dan hasil ujian sudah keluar, pihak sekolah menempelkan hasilnya di papan pengumuman. Semua siswa dan siswi berebut ingin tahu hasilnya. Dan syukur Alhamdulillah, Aisha mendapatkan hasil ujian yang sangat memuaskan. Terbitlah senyum yang mengembang di bibir manisnya.
__ADS_1
Di sisi lain, James harus mendapatkan perawatan yang serius dari pusat Rehabilitasi. Karena James sudah menjadi pecandu yang cukup lama. Kedua orang tua angkatnya sengaja datang dari Italia. Mereka sangat menyayangkan perbuatan James sebagai pecandu. Akhirnya mereka mengembalikan James ke Panti asuhan, tempat dimana mereka mengadopsinya.
to be continued....