Om I Love You

Om I Love You
Episode 39


__ADS_3

Kediaman Roger Aghar


Pulang kuliah Ratu merasa tidak enak badan, kepalanya pusing dan perutnya merasa sangat mual.


"Hoek....Hoek !" Ratu mengeluarkan semua isi perutnya.


Mama yang mendengar putrinya terus muntah-muntah merasa cemas dan khawatir.


"Ratu ,kamu tidak apa-apa,Nak ?" tanya Mama.


"Perut Ratu mual banget,Ma !" jawab Ratu.


"Kamu harus ke Rumah Sakit ,Nak !" ucap Mama.


"Bagaimana pun juga kamu harus memeriksakan kandungan mu ke Dokter?" nasehat Mama.


"Tapi ,Ma ....! Ratu takut !"


"Hiks....hiks ...hiks !"


"Apa sebaiknya Ratu gugurkan saja kandungan Ratu ,Ma ?"sesal Ratu.


"Jangan pernah berfikir seperti itu ,Nak ! sudah cukup kamu melakukan dosa ! jangan menambahnya lagi dengan menggugurkan kandungan ! janin itu tidak bersalah,Ratu !" jelas Mama.


"Tapi Ratu malu ,Ma !"


"Semakin hari kandungan Ratu semakin besar ! Ratu malu ,Ma !"


"Papa dan Mama Yuda masih mencari keberadaan putranya ! setelah Yuda ketemu , dia harus bertanggung jawab atas kehamilan kamu ! Yuda harus menikahi kamu ,Nak ?" jawab Mama tegas.


"Apakah Yuda mau bertanggung jawab ,Ma ?"


"Harus ! Yuda harus menikahi kamu !" jawab Mama penuh penekanan.


"Papa sudah meminta tolong sama Alan ,Omnya Yuda !"


"Jika ada kabar mengenai Yuda , pasti Alan akan memberitahukan ke kita !"


"Sekarang kamu harus fokus dengan kandungan kamu ! kamu tidak boleh banyak pikiran !"


"Yang penting besok kamu harus periksakan kandunganmu ke Dokter ! Mama akan menemani kamu !" ucap Mama.


"Terima kasih ya ,Ma !"


"Mama selalu ada buat Ratu !"


"Selama ini Ratu salah ! Ratu pikir Mama sudah tidak sayang lagi sama Ratu !"


"Hiks...hiks....hiks." tangis Ratu.


"Ratu , kamu adalah anak kandung Mama ! kamu lahir dari rahim Mama ! mana mungkin Mama tidak menyayangimu !"


"Mama berusaha adil memberikan kasih sayang sama kamu dan sama Zee !"


"Juga sebaliknya ,Papa Zee juga menyayangi kamu seperti putrinya sendiri !"


"Papa selalu memperlakukan kamu dengan sangat baik , memberikan kebahagiaan dan kehormatan kepada kita !"


"Apakah kamu ingat , saat hidup kita susah ? kita sering kelaparan ! bahkan untuk membeli makanan saja kita tidak mampu apalagi membeli pakaian ?"

__ADS_1


"Jika bukan Papa Zee yang menarik kita dari kemiskinan , kita tidak akan pernah bisa hidup seperti ini ,Ratu !"


"Kamu tidak bisa makan enak, tidur nyenyak ,dan pakaian kamu ? Papa tidak pernah membiarkan kamu memakai pakaian yang murah, Papa selalu memberikan yang terbaik untuk kita !"


"Kamu di sekolahkan di sekolah yang sama dengan putri kandungnya , mendapatkan pendidikan yang sama , banyak yang Papa lakukan untuk kita !"


"Hiks....hiks....hiks."


"Maafin Ratu ,Ma !"sesal Ratu , mengingat semua kebaikan yang dilakukan Papa tirinya, membuat dirinya merasa bersalah karena telah menyakiti Zee,anak kandung Roger Aghar.


"Kamu juga masih ingat , saat pertama kali kita menginjakkan kaki di rumah ini !"


"Zee menyambut mu dengan suka cita !"


"Ia sangat bahagia mendapatkan teman sepertimu , kalian dulu juga begitu akrab seperti seorang kakak beradik ! lalu kenapa setelah Mama menikah dengan Papanya Zee sikap kamu ke Zee berubah ?"


"Apakah kamu berfikir , Zee telah merebut kasih sayang Mama dari kamu ?"


"Tidak,Nak ! Mama memang tulus memberikan Zee kasih sayang selayaknya Mama kandung , karena Zee kecil memang membutuhkan sosok seorang Mama !"


"Sebaliknya kamu juga butuh sosok seorang Papa ! benarkan ?"


"Hiks ...hiks ...hiks ."


"Iya ,Mah ! maafkan,Ratu !"


"Papa dan Mama selalu berusaha bersikap adil kepada kalian !"


"Jika Papa Zee bisa menyayangi kamu seperti putri kandungnya, kenapa Mama tidak bisa menyayangi Zee seperti putri kandung Mama sendiri ?" setelah mendengar nasehat dari Mama,Ratu benar-benar merasa bersalah.


Ratu menyesali perbuatannya , sangat menyesal karena telah menggagalkan pernikahan saudari tirinya.


Bali


Lima hari sudah berlalu , besok pasangan suami istri itu akan kembali ke Jakarta.


Dan hari ini mereka akan berburu oleh-oleh untuk di bawa pulang.


Alan dan istrinya mengelilingi pusat oleh-oleh , mampir dari satu toko ke toko yang lain.


Begitu bahagiya hati istrinya , sampai-sampai tidak tahu kalau dirinya sedang di foto oleh suaminya.



"Pih , lihatlah ! di sana ada toko oleh-oleh ! Ayo kita ke sana !"


"Tapi Mih ,ini sudah terlalu banyak !" kesal Alan.


"Tapi Pih,kita belum mampir ke toko itu !"


"Okey , tapi ini yang terakhir ya !" Alan kesal , karena di tangannya sudah menenteng empat paper bag berisi oleh-oleh khas Bali.


"Iya , Pih ! yang terakhir !" senyum Zee.


Zee pun kembali berburu oleh-oleh baju,tas, pernik-pernik khas Bali sampai berbagai macam makanan khas Bali.


Merasa lapar di perutnya, mereka beristirahat sejenak untuk mengisi perut dan tenaga.


Kembali ke Villa ,Zee langsung merebahkan tubuhnya di kasur yang empuk.

__ADS_1


Alan meletakkan semua paper bag di sofa ,dan pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih.


"Mih ,Papih mandi dulu ya !" sambil berlalu ke kamar mandi.


"He'em !" Zee menganggukkan kepalanya.


Dret.....Dret...... Dret


Berkali-kali ponsel suaminya bergetar ,Zee menoleh ke arah ponsel suaminya.


Di situ tertera nama papa mertuanya , saat Zee akan mengangkat , suaminya baru saja keluar dari kamar mandi.


"Pih ,ada panggilan dari Papa Harun !" ucap Zee.


Suaminya langsung mengangkat panggilan tersebut , Alan pergi ke arah balkon, nampak suaminya sedang berbicara serius dengan Papa mertuanya.


"Apa sih yang Papih bicarakan ? sampai-sampai harus menjauh dari Mamih !" batin Zee.


Namun tidak Zee ambil pusing, Zee bergegas mandi dan merendamkan diri ke bathtub yang besar dengan aroma terapi yang sangat wangi.


Zee memejamkan matanya sebentar , rasanya sangat nyaman berendam sambil menutup mata.


Sampai tidak terasa matanya semakin berat dan berat ,Zee sudah berada di alam mimpi.


Selesai Alan menerima panggilan , ia mencari keberadaan istrinya.


Ternyata istrinya tertidur di bathtub , masih dengan busa yang sangat banyak.


Alan hanya geleng-geleng kepala saja , melihat tingkah konyol sang istri.


"Bisa-bisanya dia tidur di bathtub ?" heran Alan.


"Ternyata apa yang di katakan mama benar ! Zee wanita yang sangat unik dan Lemited Edition !"


"He he he !" Alan tersenyum, Alan pun membopong tubuh istrinya dari bathtub ,dan membungkusnya dengan handuk.


Dengan hati-hati ia letakkan di tempat tidur ,dan membenarkan posisi tidur istrinya.


Menyelimutinya dengan selimut yang tebal.


to be continued....


******************************************


Note.


Kasih Like , Favorit , komentar dan rate bintang lima.


Dukung karya Author , dengan memberikan dukungan untuk Author , Author jadi semangat untuk mengetik dan berkarya lagi 💪💪💪


Terimakasih yang sudah mau mendukung dan meninggalkan jejaknya.


Semoga bisa menjadi hiburan bagi Readers,


tulisan Author mengenai hal-hal yang mengandung konten dewasa , mohon bijak dalam menanggapi.


Semuanya hanya halu dan khayalan Author semata...


Terima kasih..... Muuuuuuuuaaaaaaaccccchhhhhh, salam hangat untuk Readers....💕💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2