Om I Love You

Om I Love You
Episode 53


__ADS_3

Sinar mentari menelisik masuk dari celah-celah korden yang sedikit membuka.


Zee mengerjapkan matanya , melirik ke arah jam dinding.


"Ya Allah , sudah jam setengah 6 pagi ! Aku telat sholat subuh !" Zee bergegas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Ia pun bergegas sholat , melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam.


Selesai sholat Zee membangunkan suaminya untuk sholat juga,Alan pun tidak kalah terkejutnya.


Jam sudah menunjukkan pukul setengah 6 lebih 10 menit , sebenarnya ia agak terlambat melaksanakan kewajibannya, namun dari pada tidak sama sekali ,pikir Alan.


"Gimana keadaan Papih ?" tanya Zee masih cemas.


"Masih mual ,Mih ! badan Papih juga masih lemas !" ucap suaminya.


"Ya sudah, sementara Papih berbaring saja !"


"Nanti Mamih akan panggilkan Dokter ke sini !"


ujar Zee.


Zee turun ke bawah ,Zee lihat Mama sedang sibuk memasak di dapur dengan di bantu ART di rumah ini.


"Mah ?" panggil Zee.


"Mama sedang masak apa ?"


"Ini Sayang ,Mama lagi bikin Sop ayam kampung !"


"Ini sangat baik buat Alan yang lemas dan tidak mau makan !"


"Ini juga sangat baik buat kamu dan calon baby kamu !"


"Lihat nih ! dalam satu panci terdapat berbagai macam sayur-sayuran ! ada wortel,kol, brokoli, kentang dan lain-lain ! banyak vitaminnya, Sayang !"Mama menjelaskan,Zee manggut-manggut.


"Jadi kalau wanita hamil harus banyak makan sayur-sayuran ya ,Ma ?" tanya Zee.


"Iya , Sayang ! semakin banyak nutrisi dan vitamin yang masuk ke tubuh kita , semakin banyak pula nutrisi dan vitamin yang akan diserap oleh si Baby !"


"Oh, begitu !"


"Nanti Zee akan sering-sering mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan !"


"Jangan lupa susu hamil ya , Sayang !"


"Sangat bagus untuk pertumbuhan janin didalam perut kamu !"


"Okey ,Ma ! Zee mengerti !"


"Oya , bagaimana keadaan Alan ?"


"Apakah Alan sudah membaik ?"


"Belum,Ma ! masih mual !"


"Nanti Mama bisa panggilkan Dokter gak ,Ma ?"


"Zee khawatir dengan keadaan Mas Alan !"


"Iya ,Sayang ! nanti Mama panggilkan Dokter keluarga saja !"


"Sop ayamnya sudah jadi , sekarang Antarkan ke suami kamu !"


"Sedikit-sedikit,paksa suami mu untuk makan !"


"Baiklah,Ma !" Zee membawa nampan berisi makanan untuk suaminya.


Zee masuk ke kamar,Zee lihat suaminya masih meringkuk di tempat tidur.


Zee jadi gak tega melihat suaminya seperti itu.


"Pih ?" panggil Zee sambil mengelus puncak kepala suaminya.


"Hem !" Alan membuka matanya sedikit.


"Sarapan yuk ?" ajak Zee.


"Nih , tadi Mama memasak Sop ayam kampung buat Papih !"


"Katanya sangat bagus buat Papih yang masih lemas !" ujarnya.


"Papih masih mual ,Mih !" tolak Alan.

__ADS_1


"Ayo,dong Pih ! sedikit saja !"


"Gak mau,Mih ! Papih masih mual !" jawab suaminya.


"Ya udah kalau Papih gak mau makan ,Mamih juga gak akan makan ! biar anak Papih kelaparan !" ancam Zee , membuat Alan dengan terpaksa menuruti keinginan istrinya untuk memakan sesuap dua suap.


"Sekarang Mamih yang makan ! kasihan Baby kita ,Mih !"


"Pasti Baby kita juga ikut lapar !"


"Iya ,nih Mamih makan punya Papih !" Zee memasukkan nasi bekas makan suaminya ke mulutnya.


"Kenapa gak ambil lagi ,Mih ?"


"Itu kan bekas Papih !"


"Emang kenapa? masih bersih kok ?"


"Ini keinginan anak Papih ! pengin makan bekas piring Papinya !" jawab Zee.


Alan hanya geleng-geleng kepala saja, dan tersenyum geli.


Setelah sarapan ,Zee mandi dan bersih-bersih.


Karena sebentar lagi Dokter yang akan memeriksa suaminya akan segera datang.


Tidak menunggu lama, Dokter itupun datang.


Dokter andalan keluarga Xaquille , Dokter Renald.


Dokter memeriksa tekanan darah Alan , memeriksa dan mengecek seluruh anggota tubuh suaminya.


"Bagaimana, Dokter ?"


"Apakah ada yang serius dengan kondisi suami saya ?" tanya Zee cemas , namun ditenangkan oleh Mama dan Papa mertuanya.


"Tenanglah, Sayang !" ucap Mama.


"Sejauh ini tidak ,Kok !" jawab Dokter.


"Tensinya normal ! tekanan darahnya juga normal ! semuanya normal !" yakin Dokter.


"Lalu kenapa suami saya mual-mual,Dok ?"


"Tapi lambungnya gak masalah kok !" jawab Dokter lagi.


"Apa kamu yakin ,Ren ?" tanya Papa.


"Iya ,Saya yakin !"


"Oh,ya ! Apakah Nona sedang hamil ?" tanya Dokter tiba-tiba.


"Iya ,Dok ! Kok Dokter tahu ?" heran Zee.


"Oh,pantas saja !"


"Sepertinya ini karena kehamilan Nona !"


"Jadi suami yang terkena dampaknya !"


"Maksud Dokter bagaimana ?" Zee tidak mengerti, karena memang Zee baru pertama kali hamil.


"Suami Anda mengalami morning sickness !"


"Dimana biasanya dialami oleh ibu hamil , tapi sekarang justru suami Anda yang mengalaminya !" jelas Dokter.


"Biasanya ini akan dialami selama trimester pertama kehamilan istri ! kondisi ini juga normal terjadi dan akan hilang sendirinya setelah dua atau tiga bulan !"


"Ingin tahu lebih jelasnya ,Nona bisa bertanya langsung kepada Dokter spesialis kandungan !"


"Baiklah Dokter, terima kasih banyak !" ucap Zee .


"Baiklah, saya tuliskan resep untuk menghilangkan mual-mualnya yah ?" Dokter Renald memberikan resep untuk di beli di apotik.


Setelah Dokter pergi ,Zee menyuruh suaminya untuk beristirahat.


"Pih ?"


"Papih sebaiknya istirahat di rumah Mama dulu , karena Mamih harus kuliah !"


"Pulang kuliah ,Mamih mau mampir ke rumah ! Mamih mau ambil baju ganti buat Mamih dan Papih !"


"Iya ,Mih !"

__ADS_1


"Jangan lama-lama ya , Mih !"


"Kalau Papih kangen bagaimana ?" manja suaminya.


"Ish,Papih ! Mamih kan kuliah , bukan jalan-jalan !"


"Papih mau nitip sesuatu ?" tanya Zee.


"Ehm,Papih nitip Mamih harus bisa jaga hati Mamih buat Papih !" canda Alan.


"Ish ,Papih bisa saja !"


"Hati Mamih kan memang buat Papih ! jadi Papih tidak usah khawatir !"


"Muuuuuuuuaaaaaaaccccchhhhhh !" Zee mencium bibir suaminya singkat , membuat Alan tersenyum senang.


"Mamih akan cepat kembali !"


"Assalamualaikum !"


"Walaikumsalam !"


Zee sebenarnya tidak tega meninggalkan suaminya dalam keadaan seperti itu , akan tetapi Zee sudah ketinggalan banyak mata kuliah, terpaksa Zee harus mengejar ketinggalannya.


Zee ingin cepat-cepat lulus kuliah, agar ia bisa menjadi dosen sesuai dengan cita-citanya.


Dengan menggunakan mobil suaminya Zee berangkat menuju kampus.


Echa sudah duduk manis dikelas , Zee menyapa Echa .


Dan meminjam semua buku-buku Echa untuk ia foto copy.


Selama 3 jam mata pelajaran ,Zee nampak cemas dan galau.


Duduknya serasa tidak tenang, membuat Echa terganggu dan penuh tanda tanya.


"Ish , Lo kenapa sih ,Zee ?"


"Kaya ulet bulu aja ?" cibir Echa.


"Gue lagi gak tenang ! karena suami gue lagi sakit !" jawabnya.


"Oh, lagi mikirin suami !"


"Aduh yang punya suami !"


"Emangnya Lo ? gak laku-laku !"


"Ha....ha....ha !" tawa Zee .


"Ih, dasar Zee gak ada akhlaknya !"


"Zee ke kantin yuk ,gue laper !"


"Sorry ,my Friend !"


"Hari ini gue lagi banyak urusan !"


"Pertama gue mau nyari Ratu !"


"Gue ada kepentingan sama Ratu !"


"Kedua,gue harus buru-buru pulang ! karena suami gue nunggu di rumah Mama mertua !"


"Sekarang gue lagi tinggal di rumah mertua !"


"Oh , begitu !"


"Oya ,Ca !"


"Bukannya hari ini Ratu sudah mulai berangkat kuliah ya ?"


"Iya ,tadi pagi gue lihat dia lagi jalan menuju kelasnya !"


"Okey ,deh ! gue tinggal yah ! gue mau nemuin Ratu !"


"Bye.....bye........bye !"


Zee pun meninggalkan Echa mencari sosok Ratu.


Mengingat ancaman Yuda ,Zee jadi kepikiran.


Semalaman Zee tidak bisa tidur memikirkan nasib Ratu.

__ADS_1


to be continued..........


__ADS_2