Om I Love You

Om I Love You
Episode 47


__ADS_3

Mobil Alan sampai di hotel termewah di kota Bandung, hotel Trans Luxury Bandung.


Zee sempat terpukau dengan kemewahan hotel ini.


Mereka disambut oleh petugas hotel dengan sangat ramah.


Alan memesan kamar nomer satu di hotel tersebut, dengan fasilitas nomer satu pula.


Dengan diantar petugas hotel , mereka sampai di kamar VIP.


Zee mengamati sekeliling ruangan, kamar yang sangat besar dengan tempat tidur yang besar dan sangat empuk.


Ruangan TV dan ruang makan yang luas,dan kamar mandi yang luas juga.


Ada dapur mini yang sudah dilengkapi dengan kompor listrik, kulkas besar x,f, dan barang-barang elektronik lainnya.


Zee merebahkan tubuhnya di kasur yang sangat empuk itu.


Alan sedang menerima panggilan, sepertinya dari rekan bisnisnya.


"Mih,Papih mandi dulu yah ?" ucap Alan setelah mengakhiri panggilannya.


"Iya ,Pih !"


Zee berfoto-foto selfie , dan mengunggah hasil fotonya di sosmed.


Banyak foto yang ia unggah di sana , termasuk foto Zee bersama suaminya saat honeymoon.


Yuda yang baru membeli ponsel baru, mengaktifkan kartu barunya.


Menyimpan nomer Zee ,di kontak ponsel tersebut.


Yuda hendak menelfon mantan kekasihnya, yang sampai saat ini belum bisa ia lupakan.


Namun Yuda kaget saat notifikasi masuk , status media sosial Zee ,Zee mengunggah foto-foto kemesraan dirinya bersama Om Alan ,di Pulau Dewata.


Membuat Yuda meradang dan meremas ponsel yang ia pegang.


"Ternyata kau sudah benar-benar melupakan aku,Zee ?" geram Yuda.


Yuda yang sedang sibuk melihat-lihat foto Zee, sampai tidak menyadari kalau Ratu sudah berdiri di sampingnya membawa makan siang untuk suaminya.


"Yud ,aku bawakan makan siang buat kamu ! Aku suapi yah ?" Ratu hendak menyendokkan nasi ke mulut suaminya, namun di tepis oleh Yuda dengan kasar, membuat piring dan makanannya jatuh , pecah dan berserakan.


PRANGGGG.......


"Sudah kubilang , Jangan mencoba menyentuh ku ja******ng !"bentak Yuda , membuat Ratu terkejut.


"Hiks......hiks........hiks !"


"Maafkan aku ,Yud !"


"Aku cuma ingin menyuapi mu makan !" jawab Ratu terbata-bata.


"Aku tidak pernah menyuruh mu !"


"Kau pikir dengan kau menjadi istri ku ,Kau bisa seenaknya menyentuhku !"


"Aku menjadikan mu istri karena bayi yang ada di dalam kandungan mu !"


"Agar bayi itu memiliki status yang jelas ! kau mengerti ?" bentak Yuda lagi , membuat Ratu kaget bukan kepalang.


"Tapi kenapa ?"


"Hiks.....hiks.......hiks !"


"Bukankah sekarang aku istrimu ! jadi biarkan aku yang mengurus mu !" jawab Ratu.


"Kau pikir aku sudi ?"

__ADS_1


"Sampai kapanpun ! aku tidak pernah menganggap mu sebagai istri !"


"Bagiku kau hanya sampah dan debu jalanan !"


"Tapi kenapa ?"


"Aku sangat mencintaimu ,Yud !"


"Bahkan aku menerima mu apa adanya !"


"Ha.....ha.......ha !"


"Hah, jadi kau menyesal menikah dengan laki-laki cacat seperti ku ?"


"Sekarang aku beritahu kau sesuatu !"


"Bukan hanya kaki ku yang cacat , tapi sekarang aku adalah laki-laki impoten yang tidak bisa memberikan mu nafkah batin ! tapi sampai kapanpun aku tidak akan menceraikan mu ! aku ingin melihat mu menderita ! sangat menderita ! kau paham !" teriak Yuda dengan tatapan mata merah yang sangat tajam.


"Apa ?"


"Kau pasti bohong !"


"Kau ingin menipuku kan ?" Ratu tidak percaya.


"Hiks.....hiks......hiks !"


"Kenapa? sekarang kau menyesal menjadi istri ku ?"


"Ha.....ha......ha !"


"Kau akan sangat menderita sudah memilih ku menjadi suami mu !"


Ratu benar-benar syok mendengar ucapan suaminya.


Ratu juga sangat takut dengan tatapan mata suaminya, tatapan penuh kebencian dari suaminya.


Yuda keluar dari kamarnya , kursi rodanya di dorong oleh salah satu pengawalnya.


"Bukan ini yang aku inginkan !"


"Aku ingin bahagia !"


"Hiks.....hiks......hiks !" Ratu menangisi nasibnya yang tidak seberuntung Zee.


Ratu mengemasi semua pakaiannya,ia hendak pergi dari rumah Yuda.


Saat sampai di pintu masuk,dua bodyguard menghadang Ratu.


"Nyonya mau kemana?" tanya salah satu bodyguard.


"Saya mau pulang ke rumah saya !" jawab Ratu.


"Maaf Nyonya ! tapi Tuan Yuda melarang Anda untuk keluar !"


"Saya ingin pulang !" bentak Ratu.


"Minggir !"


Prok....prok .....prok


Dari arah belakang ,Yuda bertepuk tangan melihat aksi istrinya, mendorong kedua bodyguard-nya.


"Berani kamu keluar dari rumah ini !" ancam Yuda.


"Kamu tidak mencintai saya ! jadi biarkan saya pulang ke rumah orang tua saya !" ucap Ratu memohon kepada Yuda.


"Saya tidak akan membiarkan kamu pulang !"


"Karena jika kamu pulang, pasti kamu akan mengadukan masalah ini kepada kedua orang tua kamu !"

__ADS_1


"Benar kan ?"


"Tapi Yud ?"


"Bukankah kamu tidak menginginkan pernikahan ini ? jadi biarkan saya pulang !"


"Saya janji,saya tidak akan mengadukan apapun tentang masalah ini !" sela Ratu.


"Sudah aku bilang tidak !" bentak Yuda.


"Pengawal ,kurung wanita ini di kamar mandi ! agar dia bisa belajar menurut kepada perintah suami !" perintah Yuda kepada kedua bodyguard-nya.


Kedua bodyguard itu pun menarik tangan Ratu ,Ratu meronta-ronta dan menangis meminta ampunan kepada Yuda ,Yuda tidak menghiraukannya.


Kedua bodyguard itu memasukkan Ratu ke kamar mandi yang berada di dalam kamar tidur Yuda.


Ratu menangis pilu , memohon maaf atas segala kesalahannya,Yuda tidak menggubrisnya.


Dengan di bantu pengawalnya ,Yuda berbaring di tempat tidur miliknya.


Ratu masih menggedor-gedor pintu kamar mandi.


Hingga dini hari ,Ratu masih berada di kamar mandi.


Namun sudah nampak tenang karena tidak ada suara gedoran dari dalam kamar mandi.


Yuda bisa tertidur dengan nyenyak.


Keesokan paginya


Yuda menyuruh pembantunya untuk mengeluarkan Ratu dari kamar mandi.


Ratu nampak tertidur di lantai dengan tubuh meringkuk.


"Nyonya?" panggil pembantu.


"Bibi !" Ratu merasa ketakutan dan memeluk pembantu itu.


"Mari saya bantu Nyonya !"


Ratu di papah pembantu untuk duduk di sofa.


"Kepala saya pusing ,Bi !" ucap Ratu.


"Saya akan ambilkan makanan dan minuman untuk Nyonya !"


"Baiklah !" tidak menunggu lama pembantu membawa satu piring nasi dan lauk pauk serta satu gelas air minum untuk Ratu.


Ratu makan dengan sangat lahap , sampai makanan ludes tanpa sisa .


Pembantunya sangat senang , Nyonya mudanya menghabiskan satu piring nasi itu.


Setelah sarapan Ratu meminum obat dan vitamin untuk menguatkan kandungan.


"Nyonya mau nambah lagi ?" tanya pembantu namun Ratu menggeleng karena memang sudah kenyang.


"Apa yang terjadi Nyonya ? Kenapa Nyonya bisa sampai di kurung di kamar mandi ?" tanya Bibi pembantu tiba-tiba.


Ratu yang takut Yuda akan marah,jika ia mengadukan masalah ini, memilih untuk tidak berbicara apa-apa.


"Saya terkurung,Bi ! kuncinya macet !" jawabnya , namun pembantunya juga tidak berani bertanya lebih.


Yuda masuk ke dalam kamar ,Ratu sudah mandi dan bersih-bersih.


Kepalanya masih agak pusing, namun ia menutupinya agar Yuda tidak marah lagi.


"Hari ini Papa dan Mama pulang ! awas kalau kau sampai mengadu ! aku akan membuatmu lebih menderita ! Paham !" gertak Yuda kepada istrinya.


"Iya ,Yud ! aku tidak akan berbicara apa-apa ! kamu tenang saja !" ucap Ratu meyakinkan suaminya.

__ADS_1


to be continued.......


__ADS_2