Om I Love You

Om I Love You
Episode 38


__ADS_3

Setelah sholat subuh berjamaah , pasangan suami istri ini berencana untuk berjalan-jalan berkeliling Uluwatu Bali.


Sebelum mereka berjalan-jalan mengelilingi Uluwatu Bali ,Alan mengajak istrinya untuk sarapan terlebih dahulu.


Mencari Restaurant terdekat , sekedar mengganjal perut dan mengisi tenaga.


Selesai sarapan barulah mereka melanjutkan perjalanan mengelilingi Uluwatu Bali.


Uluwatu Bali adalah salah satu destinasi alam yang ada di bagian selatan Pulau Bali.


Daya tariknya adalah keindahan alam laut dengan tebing-tebing tinggi yang membuatnya semakin eksotis.


Di Uluwatu juga terdapat pura yang syarat akan nilai sejarah dan banyak di kenal dengan sebutan Pura Uluwatu Bali.


Zee tidak henti-hentinya berselfie ria , bergaya bak model Internasional.


"Pih ,Ayo kita berfoto ?" ajak Zee ke suaminya.


"Buat kenang-kenangan ,Pih !" Zee menarik tangan suaminya agar mau bergaya seperti dirinya.


"Smile !" mereka tersenyum menampilkan deretan gigi putihnya ke depan kamera HP.


Zee meminta tolong kepada seseorang untuk memfoto dirinya dengan suaminya , berpose mesra di depan kamera.


Membuat banyak mata memandang ke arah mereka merasa iri dengan keromantisan pasangan mereka.


Cekreek... Cekreek


Lumayan banyak foto yang diambil Zee , foto dirinya dan suaminya.


Foto yang paling bagus ia jadikan wallpaper ponselnya,ia ambil ponsel suaminya.


"Pih ,mana HP Papih ?" tanya Zee.


"Buat apa,Mih ?" tanya Alan sambil meneguk air mineralnya.


"Sudah sini saja ?"pinta Zee agak memaksa ,Alan menyerahkan ponselnya juga.


"Pin nya ?" tanya Zee lagi.


"Tanggal pernikahan kita !" jawab Alan.


Zee mengotak-atik ponsel suaminya,dan mengganti wallpaper HP suaminya dengan foto dirinya sedang mencium pipi Alan.


"Bagus kan ,Pih !" Zee memuji hasil karyanya sendiri.


"He'em !"


"Ayo kita jalan lagi !" mereka pun melanjutkan perjalanannya ke Pura Luhur Uluwatu.


Pura yang di percaya sebagai penyangga dari poros sembilan mata angin.


Pura ini berada di ketinggian 97 meter di atas permukaan laut.


Hingga sekarang Pura ini masih berfungsi untuk peribadatan umat Hindu di Bali.


Hingga siang hari mereka masih melanjutkan perjalanannya.


Sampai di sebuah tempat makan , mereka berhenti untuk beristirahat , untuk mengisi tenaga dan mengganjal perut , yang sedari tadi cacing-cacing di perut Zee berdemo minta makan.


Suaminya memesan ayam betutu porsi jumbo dengan dua porsi nasi,sate lilit dan dua jus mangga.


Alan dan istrinya makan dengan sangat lahap , menikmati makan siang di Uluwatu Bali .


"Ah , kenyangnya !" Zee memegangi perutnya.

__ADS_1


"Kenapa makannya belepotan,Mih ? seperti anak kecil saja ?" tanya suaminya sambil membersihkan bibir istrinya dengan tisu.


"Terima kasih,Pih !"


"Oya ,Pih setelah ini kita kemana lagi ?" tanya Zee.


"Kita pulang dulu ke Villa , istirahat !"


"Sore hari nanti kita lihat pertunjukan tari Kecak !"


"Ya sudah,Ayo kita pulang !" setelah membayar Bill , mereka pun kembali ke Villa.


Zee merasakan capek dan lelah di kakinya , seharian berjalan berkeliling.


"Capek ?" tanya Alan.


"Iya ,Pih !" Alan pun memijit kaki istrinya.


"Terima kasih,Pih !"


"Bagaimana masih capek ?"


"Lumayan !"


"Papih mau mandi dulu ?"


"Mau mandi bareng gak ?" goda Alan , membuat Zee membelalakkan matanya.


"Papih mandi dulu sana ! Mamih masih gerah !" ucap Zee mengipas-ngipaskan tangannya.


"Ya sudah kalau begitu !" sekitar 25 menit suaminya baru keluar dari kamar mandi , sekarang gantian Zee yang mandi.


Sore hari


Alan mengajak istrinya menonton pertunjukan tari Kecak saat sunset dengan landscape laut.



Tarian ini di mainkan secara massal oleh puluhan orang,di mana ceritanya menggambarkan Pewayangan Ramayana.


Uniknya tarian ini tidak diiringi oleh alunan musik, melainkan hanya dengan suara penari yang menyerukan kata " cak " secara berirama sambil mengangkat kedua tangan dalam posisi duduk melingkar.


Tarian budaya ini,di mainkan di area terbuka seperti di Uluwatu.


Keunikannya , tarian ini disuguhkan dengan pemandangan landscape laut dan sunset, membuat pemandangan sangat indah dan menakjubkan.


Alan dan Zee duduk di barisan paling depan , menghadap arah laut sungguh sangat terpukau melihat pemandangan tersebut.


Hari semakin sore dan gelap , mereka memutuskan untuk kembali ke Villa.


Sebelum kembali ke Villa ,Alan membeli makanan dan minuman serta cemilan.


Rencananya Alan ingin menghabiskan waktunya dengan istri tercinta di Villa.


"Mih ?"panggil suaminya , memeluk pinggang istrinya dengan mesra.


"Hem !" jawab Zee.


"Apakah Mamih bawa ramuan dari Mama ?" bisik Alan.


"Bawa !"


"Memang Papih mau meminumnya ?"


"Ayo kita coba !" bisik suaminya lagi membuat Zee kegelian.

__ADS_1


"Ish ,Papih ! ini baru jam berapa ? masih sore,Pih ?" jawab Zee.


"Kan di minum dulu ,Mih ! biar ntar malem langsung bekerja ramuannya !" jawab Alan tanpa malu-malu.


"Ish , sekarang Papih jadi mesum banget !" cebik istrinya.


"Ha....ha....ha ! kan biar cepat jadi ,Mih !" ucap suaminya , sambil mengelus-elus perut Zee .


"Okey ,biar Mamih ambilkan buat Papih !" Zee mengambil satu botol ramuan dari mertuanya.


Zee tuangkan di gelas kecil dan memberikan gelas itu kepada suaminya.


Alan meminumnya dengan sekali tenggak ,tandas tidak tersisa.


Mereka pun kembali menikmati acara honey moon di Villa saja.


Mereka nonton film bersama di dalam Villa sambil makan cemilan.


Tidak menyangka reaksi ramuan mama begitu cepat , tangan nakal suaminya tidak berhenti menggerayangi tubuh Zee.


Membuat Zee merasa geli dan terus saja mengomeli suaminya, namun membuat Alan lebih bersemangat lagi mengerjai tubuh sang istri.


Tidak henti-hentinya , Alan menggerayangi tubuh Zee, membuat Zee mendesis dan menikmatinya.


Alan ******* habis bibir seksi itu , rasanya manis dan sudah menjadi candu bagi dirinya.


Entah sejak kapan suaminya sudah melucuti pakaiannya sendiri dan pakaian Zee.


Alan menindih tubuh istrinya ,dan melakukan penyatuan dengan istrinya.


Keringat membasahi keduanya, akan tetapi Alan masih belum puas.


Alan terus menggempur tanpa henti , tidak memiliki rasa lelah.


Zee sendiri merasa lelah dan tidak sanggup lagi.


Pinggangnya terasa akan patah ,di gempur terus menerus oleh sang suami.


Hingga pagi Alan merasa puas ,dan ambruk di samping istrinya.


Mereka langsung tertidur pulas di selimut yang sama , masih dalam keadaan polos tanpa busana.


Zee mengerjapkan matanya, karena silau matahari masuk melalui celah-celah korden.


Tubuhnya terasa remuk, pinggangnya seakan patah akibat gempuran suaminya tanpa henti.


Zee melirik ke arah suaminya, masih tertidur pulas.


"Ya Ampun ! Apa gara-gara ramuan itu Papih jadi kuat banget ?" pikir Zee.


"Lain kali gue akan melarang Papih minum tuh ramuan !" batin Zee.


Zee beranjak dari tempat tidur,dan melilitkan handuk di tubuhnya.


Zee merendamkan tubuhnya di bathtub , rasanya sangat segar .


Tiba-tiba ada tangan nakal meremas gunung Mahameru nya , membuatnya kaget setengah mati.


Ternyata itu adalah tangan kekar suaminya.


"Ish ,Papih ini ! mengagetkan Mamih saja !" kesal Zee, membuat suaminya tersenyum senang.


"Kenapa tidak membangunkan Papih ? kan nanti kita bisa mandi bersama ?" Zee tambah kesal .


Tentu para pembaca bisa membayangkan sendiri kelanjutannya kan ???? pasangan suami-istri mandi bersama, lagi ngapain ?????

__ADS_1


🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣


__ADS_2