
Rena merasakan kandungannya mulai membesar. kini usia kandungan itu memasuki usia 7 bulan. gerakan-gerakan kecil dari sang calon buah hatinya yang aktif mulai terasa. ada sedkit tendangan-tendangan kecil yang membuat gemas.
Hanif yang mengelus perut Rena, terkadang merasa gemas, jika merasa ada sebuah tendangan diperut Rena.
"Rabbi habli minashalihin.." ucap Hanif mengelus perut Rena sembari mengecup lembut perut yang membuncit.
Rena yang merasa mendapatkan kasih sayang dan perhatian seutuhnya dari Hanif, merasakan kebahagiaan yang tak terhingga.
banyak dari orang-orang yang Ia dengar, jika menikah mendapatkan suami yang setia, bertanggungjawab, serta selalu bersikap manis terhadap istrinya, maka itu adalah suatu keberuntungan bagi si wanita. apalagi mendapat bonus tampan dan tajir, maka wanita itu adalah makhluk paling beruntung.
karena sejatinya, ada beberapa penyakit yang pasti ada pada diri para pria, yaitu: perokok berat, pemabuk, penjudi, narkoba, KDRT, keluyuran malam, dan suka selingkuh. maka jika seorang wanita menikah mendapatkan pria yang tidak memiliki penyakit diatas, maka 'Selamat' anda adalah wanita beruntung itu.
bahkan terkadang Rena sering mendengar selintingan omongan dari orang-orang sekita, bahkan teman kuliahnya, mengapa Rena seberuntung itu.
karena Ia yang aktif bermedia sosial, sering melihat unggahan teman semasa kuliahnya yang mengeluh akan kehidupan rumah tangganya.
Ada yang mendapat kekerasan, tidak diberi uang belanja dan sebagainya. terkadang hati Rena miris membacanya. namun Ia menyelipkan doa, agar sahabatnya itu kelak menjemput kebahagiaanya.
sepertinya Amy mengalami nasib yang sama dengannya. setelah seminggu Rena menikah, Amy membuktikan ucapannya untuk meminta dilamar Amran. lalu seminggu kemudian juga menyusul menikah. Rena mengjadiri pernikahan yang dilangsungkan dengan sangat meriah.
Amy sering mengunggah kemesraannya dengan sang suami, serta liburan yang mewah. Rena selalu memberikan emoji love kepada sahabatnya itu.
****
Hanif sampai diruangan kantornya. Ia memeriksa jurnal pendapatan untuk bulan ini. selama menikahi Rena, kemajuan perusahaannya semakin pesat.
tanpa Hanif sadari, Rena menjadi keberuntungan pembawa rezeki dan keberkahan untuk hidupnya dan kekuarganya.
semua itu juga karena perlakuan manis dari Hanif yang menyenangkan hayi Rena setiap saat. sehingga Rena selalu mendoakan Hanif agar selalu diberikan keberkahan umur dan rezeki.
'keberhasilan seorang suami itu berasal dari doa istri, maka para suami, perlakukan istrimu sebaik mungkin, agar Ia mendoakan yang terbaik untuk hidupmu. jika istrimu tak mau lagi berdoa untukmu, maka bersiaplah keberkahan akan tercabut dari hidupmu.'
Hanif menghubungi sang Ayah, untuk memberikan kabar yang sangat membahagiakan.
"Hallo Ayah, Assallammualaikum.." ucap hanif denhan lembut.
"waalaikumsalam.. ada apa Nak..?" jawab Hasyim lembut dan sarkas dari seberang telefon.
__ADS_1
Hanif lalu melaporkan segala sesuatunya. Hasyim meluncur ke pabrik saat itu juga. ada sesuatu hal yang akan dibahas olehnya.
tak membutuhkan waktu lama, Hasyim telah sampai. Ia memasuki ruangan kerja hanif.
Hasyim memberi salam. meskipun itu perusahaan miliknya, namun Ia bersikap profesional saat berada diperusahaan.
Hanif menyambut kedatangan ayahnya. lalu mereka duduk disofa.
"bagaimana menurut ayah, tentang rencana Hanif yang akan menambah dua buah tanki minyak lagi..?" ucap Hanif dengan lembut dan penuh wibawa.
"itu ide bagus. jika tanki kita bertambah, maka akan membuat bertambahnya stok dan keuntungan kita." ucap Hasyim menyetujui pendapat Hanif.
Hanif menghela nafas lega. " tapi kita juga butuh lahan kosong lagi yah, untuk ditanami kelapa sawit, agar kita dapat pasokan dari perkebunan kita." ucap Hanif melanjutkan idenya.
"kita juga akan membutuhkan tambahan karyawan, baik diperkebunan dan dipabrik nantinya." ucap Hanif lagi.
Hasyim manggut-manggut mengerti. "baiklah ayah akan menghubungi sahabat ayah, untuk mencari lahan kosong di daerah Riau, yang nantinya akan kita jadikan perkebunan kelapa sawit." ucap Hasyim
"Hanif juga berencana untuk membuat pabrik baru disebelah pabrik ini yah.." ucap Hanif dengan sarkas.
"pabrik itu akan Hanif buat untuk pengolahan minyak sisa menjadi pertalite dan bio soalr sebagai pengganti cadangan minyak bumi yang mulai menipis." ucap Hanif lagi, menyampaikan idenya.
Hasyim terperangah mendengar ide Hanif. Ia tidak menyangka jika anaknya secerdas itu.
"kamu memang hebat nak.. tidak sia-sia ayah mengkuliahkanmu hingga keluar negeri." ucap Hasyim sembari menepuk lembut pudak Hanif.
***
kabar tentang perusahaan Hanif yang semakin maju pesat, membuat seorang pesaingnya merasa hareudang. Ia begitu sangat iri dengan pencapaian yang didapat oleh perusahaan Hanif.
Ia berniat menumbangkan perusahaan itu dengan cara kotor.
Ia mendatangi seorang dukun hitam yang terkenal sangat ampuh. Ia ingin membuat Hanif sakit secara misterius dan meninggal dunia.
jika Hanif yang menjadi otak kemajuan perusahaan itu tamat, maka tamat jugalah perusahaan itu.
seorang pria tambun menempuh perjalanan yang sangat jauh untuk mencapai rumah sang dukun.
__ADS_1
setelah memakan waktu hampir seharian, akhirnya Ia sampai juga dirumah sang dukun yang terletak di pedalaman dan ditengah hutan.
sesampainya dirumah itu, Ia bertemu dengan seorang wanita separuh baya. Ia sudah lama menanti kedatangan sang tamu.
Wanita yang bernama Dero itu, mempersilahkan tamunya duduk dilantai rumahnya yang beralaskan tikar dari anyaman daun pandan berduri.
dirimah reok itu, Dero sang dukun tinggal seorang diri. suaminya sudah lama meninggal, dan Ia menguburkannya sendiri disamping rumahnya.
"ada keperluan apa kamu menemui saya..?" ucap Dero dengan suara berat.
Ferdy memberikan sebuah foto kepada Dero. lalu Dero meraihnya. Ia memperhatikan wajah orang dalam foto tersebut. "heeemm..tampan juga anak ini.." ucap Dero meluncur begitu saja.
Ferdy membulatkan matanya mendengar ucapan Dero. " mbah..saya kemari bukan meminta mbah Dero mengaguminya, tapi saya ingin mbah menyantetnya." ucap Ferdy kesal.
Dero manggut-manggut tadan mengerti. lalu Ia memejamkan matanya. menerawang dengan penglihatan bathinnya. hanya hitungan detik, Mbah Dero terlempar dari duduknya. "aaaaaggh..." Ia mengerang kesakitan sembari memegangi dadanya yang sakit.
Ferdy ikutan terkejut da merasa heran dengan apa yang terjadi pada Mbah Dero.
mbah Dero bangkit dengan dada yang terasa nyeri, Ia mengerang dan berusaha bangkit untuk duduk kembali ditempatnya semula.
"ada apa mbah..? kenapa mbah Dero sampai terlempar..?" cecar Ferdy penasaran.
"anak itu sangat sulit ditaklukkan.." ucapnya sembari meringis menahan sakit.
"maksud mbah apa ya..?" ucap Ferdy dengan penuh selidik dan penasaran.
"Ada yang melindungi anak itu. dua sosok yang selalu menjaganya kemanapun anak itu pergi." ucap Mbah Dero menjelaskan.
"jadi bagaimana ini mbah..?" ucap Ferdy yang tak mau usahanya gagal.
"saya tidak sanggup melawan dua sosok makhluk yang menjaga tubuh anak itu.." ucap Mbah Dero.
"lalu...apa tidak ada cara lain..?" ucap Ferdy tak sabar.
"Ada.." jawab mbah Dero dengan senyum menyeringai.
"apa itu mbah..?" ucap Ferdy penasaran.
__ADS_1
"Istrinya.. dia yang terlemah.. mungkin kita bisa mencelakai melalui istrinya. apalagi anak itu begitu mencintai Istrinya." ucap Mbah Dero dengan tatapan licik.
Ferdy tersenyum lega.