Possesif CEO

Possesif CEO
Selingkuh


__ADS_3

"Berhenti di sini saja Pak!" seru Sena kepada sang sopir


"Baik Bu."


Sena pun mengeluarkan uang dari dalam tas nya dan memberikan kepada sang sopir taxi yang ia tumpangi untuk mengikuti mobil yang membawa Dave dan seorang wanita


Wajah terlihat tenang, namun siapa yang tahu kalau saat ini jantung Sena seperti akan meloncat dari tempatnya ketika dirinya menyadari kalau sang suami datang ke sebuah hotel mewah yang dimana itu adalah salah satu aset milik suaminya


"Harus positif thinking Serena, mungkin aja itu rekan bisnis suamimu yang akan mengadakan rapat dihotel milik suamimu ini." gumam Sena pelan dan mulai melangkah kan kakinya saat melihat mobil yang membawa pergi suaminya itu melesat pergi setelah suaminya itu berbicara kepada sang sopir


Dengan langkah cepat Sena mengikuti Dave dan wanita cantik dan tinggi itu, melihat Dave berbicara kepada resepsionis itu Sena bersembunyi dibalik dinding yang dimana bisa mendengar suara Dave berbicara


"Bagaimana? Apakah kamarnya udah di rubah seperti yang aku minta?" tanya Dave kepada wanita manis selaku resepsionis disana


"Sudah Tuan muda, sesuai dengan permintaan anda. Kelompok bungan mawar merah dan putih yang sangat banyak diatas kasur, dan lilin sepanjang dari pintu menuju kasur, serta ada juga taburan kelopak bunga mawar yang berbentuk hati."


"Dan meja bundar untuk dua orang di balkon sedang kami persiapkan."


"Bagus. Aku ingin nanti malam sudah beres untuk semuanya."


"Tentu saja Tuan muda. Anda bisa mengecek terlebih dahulu, barang kali ada yang ingin anda ubah dari semua yang telah kami persiapkan." Dave mengangguk, tujuannya ke saa memang itu


"Ayo!" ajak Dave pada wanita di sampingnya


Melihat kepergian Dave dari sana Sena pun memutuskan untuk mengikuti sang suami yang sudah lebih dulu masuk ke dalam lift yang akan membawa mereka ke kamar president sweet


Tanpa bertanya kepada resepsionis Sena melangkah menuju lift lainnya, ia tahu dimana letak kamar yang Dave pakai, saat sudah berada didalam lift, Sena menyanggah tubuhnya yang terasa begitu lemas melihat suaminya secara terang-terangan membawa seorang wanita. Dave bukanlah orang sembarangan, jika dia seperti ini terus tidak akan lama lagi berita Dave bersama wanita itu akan muncul

__ADS_1


"Ya tuhan apalagi ini?" gumam Sena sambil mengadahkan kepalanya ke atas


Ting


Saat lift yang Sena gunakan terbuka, bersamaan dengan itu Dave mempersilahkan wanita yang bersamanya untuk masuk terlebih dahulu, setelah wanita itu masuk barulah Dave ikut masuk


Sena memegang dada sebelah kirinya saat merasakan denyutan yang begitu kuat, ia merasa begitu sangat lemah, padahal ini bukanlah dirinya.


Bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya di posisi Sena saat ini, suaminya tengah bersama seorang wanita disalam kamar hotel yang begitu sangat mewah. Tentu saja mewah, karena itu adalah kamar yang tidak sembarang orang bisa menyewanya


Merasa tidak mampu berdiri tegap, Sena menyandarkan tubuhnya pada dinding disana dengan tatapan lurus menatap pintu kamar hotel yang didalam nya sang suami dan wanita lain


"Jadi ini alasan kamu cuekin aku akhir-akhir ini," gumam Sena mengingat kehidupan rumah tangganya yang akhir-akhir ini tidak baik. Sena selalu bertanya kepada dirinya sendiri kesalahan apa yang ia buat sehingga suaminya berubah, Sena yang diperlakukan bagaikan ratu itu sempat tidak percaya dengan keadaan yang berbanding jauh, ia tidak percaya rumah tangganya akan di uji seperti ini


"Kamu bohong, ke mana janji kamu dulu? Kenapa kamu sakitin aku lagi, walaupun kejadian dulu kesalahpahaman aku, tapi kali ini apakah termasuk salah paham juga? Apakah aku harus diam saja saat suami aku sedang bersama wanita lain didalam satu ruangan." air mata Sena semakin deras mengalir di pipi mulusnya


"Shhh.." Sena meringis saat kepalanya tiba-tiba terserang sakit


Ting


"Sena!"


Sena terperanjat saat suara tak asing memanggil nya, ia mendongak dan terpaku melihat bouqet besar mawar putih dan satu tangkai bunga mawar merah. Sena terpaku di tempatnya, seandainya ia wanita liar mungkin dunia akan ia hancurkan saat ini juga. Suaminya itu dengan berani-beraninya berbuat seperti ini dibelakang nya


"Huh, dasar kalian lelaki." dengus Sena dan mengusap wajahnya dengan kasar.


Glek

__ADS_1


Jerry menelan salivanya kasar, ia tidak menyukai situasi seperti ini, apalagi dengan keadaan istri Presdir nya yang terlihat sangat kacau, tidak seperti biasanya


"Se, ini tidak seperti apa yang kamu pikirkan," ucap Jerry mencoba menjelaskan


"Tid..."


Ceklek


Pintu kamar yang Dave dan wanita itu tempati terbuka dan menampilkan sosok Dave yang tersenyum begitu manis sambil merapihkan jas nya yang terlihat berantakan. Dan itu tidak luput dari penglihatan Sena


"Mengapa kamu sangat lam.. Sayang!" mata Dave membesar saat menyadari jika wanitanya ada disana, seketika itu juga tubuh Dave menegang melihat air mata yang begitu deras mengalir di pipi mulus istrinya


"Sayang, ini..." Sena menggelengkan kepalanya


"Tidak apa-apa, sekarang aku tahu kenapa sikap kamu berbeda akhir-akhir ini. Maaf sudah mengikuti kamu sampai sini." Sena menundukkan kepalanya dan mengusap dengan kasar cairan bening yang tidak mau berhenti keluar, setelah itu iapun pergi dari sana


"Sayang tunggu..." Dave menoleh ke sampingnya yang sedari tadi hanya diam


"Dave,.." Dave mengedipkan matanya meyakinkan wanita yang ada di sampingnya kalau semuanya akan baik-baik saja


"Jerr, antarkan Cindy pulang! Aku harus mengejar Sena." ucap Dave dan berlari ketika melihat lift terbuka, dan istrinya masuk ke dalam sana


_


_


_

__ADS_1


_


Bersambung...


__ADS_2