
Suara ketukan pintu membuat Dave yang sedang nyenyak dialam mimpi nya dengan terpaksa membuka mata nya. Dan yang pertama kali ia lihat saat membuka mata nya adalah istri cantik nya yang sedang tertidur dengan pulas tanpa terganggu sedikit pun.
Dave merasa aneh dengan Sena yang akhir-akhir ini selalu bangun kesiangan, belum lagi emosi nya yang tiba-tiba saja tak terkontrol. Seperti bukan Sena yang ia kenal
Tok! tok! tok!
Suara ketukan pintu membuat Dave tersadar, dengan perlahan ia melepaskan tangan Sena dari pinggang nya. Setelah lepas Dave mengecup kening Sena singkat dan segera turun dari kasur untuk membuka kan pintu
Ceklek
Pintu itu terbuka menampilkan sang mamah yang terlihat sudah cantik dan rapi.
"Baru bangun sayang?"
"Ya mah. Mamah mau kemana pagi-pagi begini sudah rapi aja?" tanya Dave sambil bersender dipinggir pintu
"Ini sudah jam 8 sayang. Pagi apalagi?" mata Dave seketika membesar menatap mamah nya
"Mata mu bisa biasa saja tidak?" Dave kembali mengecilkan mata nya dan tersenyum
"Sudah siang ya? Dave pikir masih jam 6" Veny menggeleng
"Kamu tidak ke kantor?"
"Ke kantor mah, habis ini."
"Ya sudah cepat mandi sana! menantu mamah mana?"
"Belum bangun mah"
"Jangan diajak olahraga terus menantu mamah, kecapean kan jadi nya" Dave menggaruk tengkuk nya yang tak gatal
"Nggak kok ma"
"Nggak salah lagi?" Dave tersenyum tidak enak
"Mamah mau kemana sudah rapi begini?"
"Oh ya. mamah lupa mengatakan nya padamu, mamah dan papah akan keparis untuk menengok nenek mu disana"
Ibu dari papah nya Dave lah yang mamah nya maksud. Selama Dave berkuliah di paris ia lah yang menemani nenek nya dirumah besar yang sangat besar milik mendiang kakek nya.
Itu lah alasan mengapa Dave membangun perusahaan disana. Agar ia bisa sesekali mengunjungi nenek nya saat melihat perkembangan perusahaan nya.
"Kok baru bilang sekarang sih mah?"
"Mendadak sayang. Semalam mamah dan papah tidak sengaja membicarakan masalah perusahaan kita yang ada di paris dan tiba-tiba aja kepikiran untuk kesana sekalian melihat nenek"
"Apa ada masalah serius ma dengan perusahaan kita yang disana?"
"Hanya masalah kecil sayang. Tidak perlu khawatir"
"Sekarang mandi lah! mamah dan papah akan berangkat sekarang. Sampai kan salam mamah kepada menantu cantik mamah ya" Dave mengangguk
"Diam lah disini selama mamah pergi ya sayang."
__ADS_1
Cup
Veny mencium pipi anak nya sebentar lalu pergi dari sana, menuju suami nya yang sudah menunggu dibawah
"Mereka sudah bangun mah?" tanya Davin ketika istri nya sudah berada dihadapan nya
"Baru Dave saja pah. Menantu kita kelelahan karna ulah anak mu itu" bisik Veny, Davin terkekeh dan melihat keatas tangga dimana Dave tengah menatap kedua orang tua nya dari atas
"Papah dan mamah pergi dulu son. jaga dirimu dan menantu dengan baik" Dave mengangguk dan melambaikan tangan nya ketika kedua orang tua nya sudah melangkah keluar
Dave masuk kedalam kamar nya dan meraih handphone yang tergeletak diatas nakas, dan menghubungi nomor asisten yang ia tugas kan di perusahaan nya yang berada di paris
"Hallo pak. Ada yang bisa saya bantu?"
"Tolong kamu cari tau ada masalah apa dengan perusahaan keluarga ku yang berada di sana."
"Baik bos. Segera akan saya cari tau"
"Aku tutup."
Klik.
Dave mematikan telpon itu dan meletakkan kembali handphone nya diatas nakas. Ia melihat keatas kasur dimana istri nya belum juga menunjukan tanda-tanda akan bangun. Dave duduk di pinggiran kasur disamping Sena, ia mengelus lembut kening istri nya membuat tidur Sena terganggu.
Perlahan mata Sena terbuka. Ia mengerjap kan mata nya berulang kali untuk menetralkan cahaya yang begitu menyilaukan mata nya
"Aku ganggu ya? kamu sampai kebangun" Sena menggeleng pelan dan mencoba untuk membangunkan tubuh nya, Dave pun dengan sigap membantu istri nya
"Jam berapa ini sayang?" tanya Sena sambil membersihkan mata nya
"Hah? kamu serius?" Dave mengangguk
"Kamu tidak ke kantor?"
"Ke kantor kok."
"Kenapa tidak mandi?"
"Pakaian ku belum kamu siapkan, dan sarapan ku juga belum kamu buatkan."
"Astaga! maaf ya sayang gara-gara aku kamu jadi kesiangan begini."
"Nggak papa."
"Kamu mandi ya, aku siapin pakaian kamu dulu setelah itu aku buat sarapan." Sena yang akan turun dari kasur, seketika menoleh saat lengan nya dicekal oleh Dave
"Morning kiss sayang" Sena menghela nafas kasar, suami nya ini sudah tau udah siang masih saja meminta morning kiss
Sena mengecup singkat bibir Dave dan segera turun dari kasur menuju walk in closet yang berada didalam kamar luas Dave
"Cepat mandi sayang ini sudah siang!" teriak Sena
"Ya istri ku. Kamu sekarang kok sudah seperti orang hutan aja teriak-teriak mulu"
"Kamu bilang aku apa?" Dave langsung kaget saat Sena sudah berada didepan nya
__ADS_1
"Hehe, nggak kok sayang, aku nggak ngomong apa-apa."
"Lihat aja sampai aku denger kamu ngomongin aku lagi, aku cincang kamu" Dave bergidik ngeri melihat istri nya yang sekarang terlihat begitu menyeramkan
"Kamu kok tambah aneh sih sayang?"
"Aneh gimana hah?"
"Tuh kan! kamu yang sekarang kok galak dan gampang banget marah. Nggak seperti Sena yang dulu"
"Kamu bilang aku galak? dasar kamu ya"
"Aduh sayang, ini KDRT nama nya" Dave mengaduh ketika perut nya kembali dicubit oleh Sena
"Aku nyuruh kamu mandi kan?"
"Ya sayang"
"Kenapa nggak mandi? mau aku cubit lagi baru kamu mandi?"
"Nggak sayang. cukup, perut aku sudah biru oleh mu" Dave segera berlari memasuki kamar mandi.
Sedangkan Sena tersenyum sendiri melihat Dave yang sudah masuk kedalam kamar mandi. Ia juga tidak tau mengapa mood nya berganti-ganti.
Tapi itu semua bukan keinginan Sena, ntah mengapa itu datang tiba-tiba dan kembali seperti biasa tiba-tiba.
Tak mau pusing berlama-lama Sena segera keluar dan turun kebawah untuk membuat kan suami nya sarapan.
"Non mau apa?" tanya bi Siti
"Aku mau buatin Dave sarapan bi" jawab Sena sambil tersenyum
"Biarkan saya saja non. Non duduk saja disana" bi Siti menunjuk kursi meja pantry
"Tidak papa bi. Dave sudah terbiasa memakan masakan saya setiap pagi nya"
"Oh baiklah kalau begitu non, bibi akan membantu nona untuk menyiapkan bahan nya."
"Terima kasih bi"
"Sudah menjadi tugas saya non. Tidak perlu berterima kasih"
_
_
_
Dave
Sena
__ADS_1
Jangan lupa untuk vote nya. Biar tambah semangat hehe