Possesif CEO

Possesif CEO
Kenyataan


__ADS_3

Sena melihat jam yang berada dipojok dekat televisi menunjukkan pukul lima sore, tapi kenapa suami nya belum juga kembali dari kantor, seharus nya Dave sudah kembali satu jam yang lalu


Di telpon juga tidak di angkat oleh Dave, dan Sena saat ini tengah cemas dengan keadaan suami nya. Karna Dave tak memberi nya kabar apapun


"Dave!" seru Sena saat melihat Dave baru saja masuk dengan wajah lelah nya


"Dari mana sayang? kok dateng nya telat?" tanya Sena lalu mengambil tas kerja Dave


Tidak ada jawaban dari mulut Dave, pria itu hanya diam dan terus berjalan menaiki tangga menuju kamar nya. Sena pun merasa bingung dengan sikap Dave


"Apa dia banyak masalah ya?" gumam Sena lalu menyusul suami nya ke kamar


Sesampai nya dikamar Sena melihat Dave sedang duduk diatas sofa yang berada di kamar itu dengan memijat pelepis nya.


Sena mendekat kearah Dave dan menunduk dibawah Dave membantu suami nya untuk melepaskan sepatu nya


"Capek ya?" tanya Sena mendongak kan wajah nya untuk melihat wajah Dave


"Hmm." dehem Dave


"Aku siapin air dulu ya, mau air hangat atau dingin?"


"Terserah kamu." Sena bingung dengan jawaban Dave, sedangkan Dave yang melihat Sena tetap berdiri ditempat pun melihat istri nya yang tengah menatap diri nya


"Kenapa masih disini? terserah kamu saja mau nyiapin aku air hangat atau dingin" ucap Dave datar


"oh ya, kamu tunggu dulu ya"


Setelah Sena pergi dari hadapan nya, Deve menyandarkan punggung nya di sofa empuk itu, berbeda dengan Sena yang sedang menyiapkan air untuk Dave membersihkan diri. Ia bertanya tanya apa salah nya sampai Dave seperti itu


"Perasaan tadi baik-baik ada deh, apa mungkin efek capek ya?" tanya Sena pada diri nya, sampai air yang di dalam bathup itu terisi penuh pun ia tidak menyadari

__ADS_1


"Yah kepenuhan deh" ucap Sena saat air itu mengenai kaki nya


Sena keluar dari dalam kamar mandi itu dan melihat Dave tengah memejamkan mata nya, sudah ia duga pasti Dave kelelahan jadi mood nya sedikit buruk hari ini.


Tidak tega membangun kan Dave, Sena mendekat dan melepaskan jasa dari tubuh suami nya, setelah itu ia keluar dari dalam kamar membiarkan suami nya untuk istirahat


Dave membuka mata nya ketika Sena sudah menutup pintu kamar mereka, ia segera bangkit dan memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuh dan pikiran nya yang sedang kacau


****


Sena duduk di kursi taman belakang rumah mewah orang tua Dave. Ia menatap hamparan bunga yang begitu cantik untung dipandang, Sena tersenyum melihat burung yang berterbangan di atas langit


"Aku rindu panti" gumam Sena


Sudah lama diri nya tidak berkunjung kesana, Sena hitung-hitung mungkin aada hampir dua tahunan Sena tidak kesana


"Pasti disana banyak anak-anak kecil yang lucu" ucap Sena, mengingat ketika diri nya berkunjung kesana, ibu panti asuhan tempat nya besar dulu sedang menggendong dua bayi sekaligus


Sena mengingat kembali sikap Dave kepada nya tadi, kenapa Dave selalu saja seperti itu dan tidak pernah mau bercerita apa masalah dan kenapa ia seperti itu


Sena menghela nafas kasar. Pernikahan nya dan Dave masih dibilang seumur jagung tapi kenapa selalu aja ada masalah yang datang


"Aku tidak tau, apakah aku bisa berdiri disamping mu sampai pada waktu nya? sifat possesif mu membuat ku menjadi terlihat bodoh. Aku tidak tau apa yang kamu inginkan dan kamu juga pun tidak mengatakan apa yang kamu mau"


"Oh tuhan cobaan apalagi ini, jangan berikan aku dan suami ku cobaan yang begitu berat. Cukup kami kehilangan calon anak kami dan jangan tambah lagi, ini sudah cukup untuk ku dan dia"


Dave yang sedari selesai mandi tadi mencari keberadaan Sena pun memutuskan untuk melihat ke taman, sampai di pintu keluar menuju taman Dave melihat Sena sedang duduk menunduk sambil mengelus elus perut rata nya


Hati Dave mencelos sakit melihat pemandangan didepan nya yang begitu menyayat hati. Apakah istri nya selalu seperti ini dikala sendiri di rumah


"Den Dave, ngapain disini den?" tanya bi Siti yang datang dari arah belakang Dave, bi Siti juga mengikuti arah pandang Dave

__ADS_1


Bi Siti ikut merasa sedih melihat majikan nya selalu seperti itu


"Apa istri aku selalu seperti itu bi kalau aku nggak ada?" tanya Dave tanpa mengalihkan pandangan nya. Bi Siti mengangguk dibelakang Dave


"Ya den, setiap hari nya non Sena akan seperti itu setelah aden pergi. Bahkan saat aden menelpon tadi saja bibi lah yang memberi tau kepada non Sena yang sedang duduk melamun di taman kalau aden menelpon" sakit rasa nya ketika mendengar dan melihat fakta yang sesungguhnya


"Kenapa bibi tidak cerita ke aku bi?" kali ini Dave melihat kearah bi Siti yang tengah menunduk


"Maafkan bibi den,"


"Aku merasa jadi manusia paling kejam bi, disaat istri sedang terpuruk seperti ini, aku masih sempat-sempat nya mendiami nya" ucap Dave sendu, saat pulang dari kantor tadi ia mencueki Sena


"Segera minta maaf lah den, non Sena pasti sedih aden diami" Dave mengangguk kan kepala nya lalu berjalan kearah bangku taman, dimana istri nya berada


Cup


Sebuah kecupan mendarat di pipi mulus Sena, membuat sang empu terkejut dan melihat orang yang mencium nya


"Dave," lirih Sena dengan air mata yang sudah berlinang di pipi, dengan segera Dave merengkuh tubuh Sena kedalam dekapan nya dan membiarkan Sena menumpahkan segala kesedihan yang sudah sejak lama ia tahan


"Menangis lah sayang, jangan berpura-pura kuat lagi didepan ku. Jangan menyiksa hati mu lagi, keluarkan semua kesedihan mu dan menangis lah sepuas mu hari ini. Karna besok aku tidak ingin melihat ada air mata lagi di pipi mu" ucap Dave sambil mengecup lembut kening Sena yang tubuh nya sudah bergetar hebat dalam dekapan Dave


"Aku minta maaf kalau aku punya salah, dan aku minta maaf kalau aku masih mengingat anak kita" dengan menahan tangis Sena mengucapkan maaf pada Dave


"Jangan meminta maaf sayang, kamu tidak punya salah apa pun pada ku dan aku tidak pernah marah kalau pun kamu mengingat anak kita, itu hal yang wajar karna dia buah cinta kita, anak ku dan anak mu" Dave mengusap punggung Sena agar istri nya tenang


_


_


_

__ADS_1


Hai semua!! aku ketiduran semalem guys wkwk.


__ADS_2