Possesive Man

Possesive Man
Part 136


__ADS_3

Fedrick memutar mata nya mencari sosok gadis bertubuh pendek di sekolah yang dia kunjungi.


Namun tidak ada orang yang sedang di cari nya berada di sana.


Sekolah sudah sepi dan hanya ada beberapa murid saja yang berlalu lalang di sana.


Fedrick akhirnya mencoba menghubungi Intan, dan untung saja di jawab lelah gadis itu.


"Dimana?" tanya nya langsung.


"Di RS xx bang," jawab Intan dengan nada yang bergetar.


Fedrick langsung mematikan telpon nya, dia takut terjadi apa-apa. Dan sekarang gadis itu malah sedang ada di rumah sakit.


Dan masalah nya sekarang dia berada di rumah sakit yang berbeda dengan Ayyara.


Fedrick melajukan motor nya dengan kecepatan penuh. Tak perduli pada orang-orang yang meneriakinya di jalan.


Setelah sampai di rumah sakit, Fedrick langsung melepas secara asal helm nya.


Pria itu langsung berlari dengan cepat dan langsung masuk ke dalam.


"Permisi mba, ada pasien yang bernama Intan Ardiansyah disini?" tanya Fedrick.


"Sebentar mas, saya cari dulu. Intan Ardiansyah ya," ucap perawat tersebut.


"Iya," angguk Fedrick.


"Mohon maaf mas, pasien yang bernama Intan tidak ada dirawat disini," ucap nya.


"Periksa sekali lagi," Titah Fedrick yang tidak puas.


"Maaf mas, memang tidak ada,"


Fedrick menghela nafas lega, syukurlah jika begitu. Tapi untuk apa adik nya itu kemari.


Fedrick langsung menanyakan posisi gadis itu melalui chat dan setelah mendapat kan info nya, Fedrick langsung segera kesana.


Fedrick bisa melihat jika Intan tengah duduk menunggu bersama dengan salah satu teman nya.

__ADS_1


"Intan," seru nya membuat kedua orang itu menoleh.


"Abang," ucap Intan.


"Are you okay? ada apa? kenapa kamu ada disini?" tanya Fedrick pada Intan dan duduk di samping gadis itu


Intan langsung menceritakan apa yang dia lihat di rumah Ayara tanpa terlewat satu apapun.


Fedrick mengernyit." Apa dia jatuh?" tanya Fedrick mencoba berpikir positif.


"Gak tau bang, tapi kepala Bi Ina luka," ucap Intan.


Fedrick teriak sambil memikirkan hal yang kemungkinan terjadi. Ayyara yang diculik dan sekarang pembantu Ayyara juga mengalami masalah.


Jika dalang nya adalah orang yang sama, sungguh Fedrick sudah tidak tahan lagi. Ini tidak bisa dibiarkan terus menerus.


"Kalian mau bertemu dengan Ayyara?" tanya Fedrick.


"Ya, emang Abang tau?" tanya Intan yang diangguki oleh Fedrick.


"Dimana?" tanya Jesi yang tak sabar.


"Tapi Bi Ina bagaimana?" tanya Intan.


"Ada banyak perawat disini," ucap Fedrick.


Belum sempat ke tiga nya pergi, Arsen dan Juli tiba di ruangan Bi Ina.


"Bagaimana keadaan Bi Ina? Ayyara bagaimana?" tanya Juli dengan beruntun.


"Em Bi Ina lagi diperiksa sama dokter Tan, kalo Aya.." Jesi melirik Ke arah Fedrick dan tak melanjutkan perkataannya.


"Ayyara.. berada di rumah sakit yang lain, dia.. sedang diperiksa karena menghirup gas karena dia diculik," jelas Fedrick yang membuat mereka semua terkejut.


"Diculik? siapa yang culik bang, terus sekarang gimana. Ayara gimana bang," Intan hampir saja menangis.


"Dimana rumah sakit nya?" tanya Arsen dengan nada yang datar dan tajam.


Fedrick langsung memberitahu kan tempat nya. Lalu Arsen menoleh ke arah Istri nya yang sudah menunjukkan wajah risau nya.

__ADS_1


"Ayyara pasti akan baik-baik saja. Kalian pergi lah dulu, aku harus berbicara dengan anak ini. Nanti aku akan menyusul kalian," ungkap Arsen yang ditruti oleh Juli.


Ayyara dan Jesi akhirnya mengikuti Juli dan menenangkan wanita paruh baya yang sedang khawatir itu meskipun mereka sendiri juga khwatir dengan keadaan Ayyara.


Setelah istri nya sudah tak terlihat lagi, Arsen langsung menatap Fedrick dengan tajam.


"Putri ku tidak pernah memiliki masalah dengan orang lain, serta aku tidak terlalu memiliki banyak musuh," ucap Arsen.


Meski dalam dunia bisnis ekaku ada pertarungan, tapi Arsen selalu mengusahakan agar dia memiliki hubungan yang baik dengan para rival nya sekali pun dan berating secara sehat.


"Apa ini ada hubungan nya dengan Steven dan geng motor sialan kalian itu! padahal aku sudah mengingat kan pada Steven untuk menjauhi Ayyara," desis Arsen.


Arsen menyesal karena tidak memperketat penjagaan Putri nya. Harus nya dia tidak memberikan celah untuk Steven kembali menemui Ayyara.


Ini kah penyebab nya dia tidak setuju kembali dengan hubungan Ayyara dan Steven. Putri nya malah masuk ke dalam bahaya dan masalah pria itu.


"Benar, tapi Steven sama sekali tidak pernah menginginkan hal ini terjadi om. Om yang lebih tau bagaimana kedekatan mereka berdua bahkan om pernah kan mempercayakan Ayyara pada Steven saat kakin sedang bekerja," ucap Fedrick.


"Aku tidak pernah menyangkal hal itu, tapi sekarang berbeda. Aku tidak ingin putri ku dalam masalah Apalagi orang seperti kalian pasti memiliki banyak musuh di luar sana," ucap Arsen. Dia sudah cukup lama hidup dan tau bagaimana kondisi geng anak motor sekarang.


Fedrick diam, dia tau bagaimana perasaan Arsen. Dia hanya seorang ayah yang ingin putri nya tetap aman.


"Lalu siapa dalang nya! aku akan memberi pelajaran pada orang yang sudah membuat putri ku masuk ke rumah sakit," ucap Arsen tidak main-main.


"Tidak perlu, aku yang akan memberikan nya pelajaran om,"


"No, aku harus memastikan orang yang mencelakai putri ku mengalami hal yang sama," ucap Arsen lalu berlalu dari hadapan Fedrick.


"Pantas saja Steven selalu uring-uringan," gumam Fedrick saat tau Arsen adalah orang yang keras kepala.


Pasti sulit untuk Steven Kembali mengambil hati pria itu agar kembali memberikan restu untuk nya dan Ayyara.


"Hubungan mereka sangat rumit, untung saja aku tidak memiliki masalah tentang percintaan, aku pasti akan gila," ucap Fedrick ikut menyusul ke tempat Ayyara di rawat.


Fedrick bukan nya tidak pernah menyukai wnaita. Hell, dia adalah seorang lelaki yang normal. Namun dia hanya ingin menikmati hidup nya tanpa pusing dengan urusan wanita yang menurut nya akan merepotkan.


Fedrick lebih memilih sendiri meskipun para teman nya sudah memiliki kekasih dan terkadang dia menjadi nyamuk.


Tali Fedrick merasa cukup dengan hidup nya itu meski terkadang dia merasa sepi dan penasaran bagaimana rasanya memiliki orang yang benar-benar dia cintai dan dijadikan sebagai prioritas utama nya.

__ADS_1


TBC


__ADS_2