Rektorku, Dosenku, Suamiku (Di Paksa Menikah Dengan Balok Es)

Rektorku, Dosenku, Suamiku (Di Paksa Menikah Dengan Balok Es)
Episode 105 - Victory


__ADS_3

"Hubby," panggil Qia. "Kita mau kemana? Mau naik kereta bawah tanah ya? Kok pake masuk ke terowongan bawah tanah segala," ucap Qia sambil menuruni tangga menuju ke terowongan bawah tanah itu.


Terowongan itu dindingnya terbuat dari semen. Lantainya dilapisi keramik. Dindingnya bercat putih tetapi terowongan itu serasa bernuansa kuning. Hal itu akibat pencahayaan yang berasal dari lampu yang mengeluarkan cahaya kuning.


"Bukan naik kereta, ini terowongan menuju ke Arc di Triomphe. Apa kau mau sudah jauh-jauh ke sini tapi hanya bisa melihat dari kejauhan saja?" ucap Billy sambil memggenggam erat tangan kanan Qia.


"Nggak mau! Aku juga pengen liat dari dekat," sahut Qia. Dia menggenggam erat tangan Billy.


Ramai sekali orang-orang di sini, gumam Qia. Dia berjalan sambil dengan pandangan mata fokus ke arah depan. Sesekali dia bergerak ke samping untuk menghindari menabrak pengunjung lain. Setelah lama berjalan di dalam terowongan itu, sampailah Billy dan Qia di dekat tangga yang mengarah naikke arah atas. Billy menggandeng tangan Qia dengan erat. Keduanya berjalan menaiki tangga itu.


"Wow!" ucap Qia dengan takjub. "Megahnya!" mata Qia memandang ke arah Arc de Triomphe. "Jauh lebih besar saat dilihat dari dekat rupanya!"


"Baguskan? Makanya aku mengajakmu untuk melihat dari dekat," sahut Billy.


"Ornamen di bagian tengah yang seperti atap itu cantik banget!" ucap Qia sambil mengabadikan pemandangan itu dengan smartphone-nya. Patung-patung yang mengelilingi sisi bagian luarnya juga bagus. Hubby, bentuknya mirip-mirip terowongan, ya?"


"Ya, bisa dibilang seperti itu. Ayo!" Billy menggandeng tangan Qia. Keduanya memasuki bagian tengah dari bangunan itu.

__ADS_1


"Kita mau kemana?" tanya Qia.


"Mencari spot foto yang bagus!" sahut Billy.


Ih, aku suka deh kalo dia baru peka kayak gini, gumam Qia. Qia mengikuti langkah Billy untuk melewati bagian bawah melengkung di bagian bawah bangunan itu. Keduanya sampai di bagian depan bangunan itu.


"Ayo, foto!" ucap Billy sambil mengaktifkan layar smartphone-nya.


Kamera depan di layar itu sudah aktif. Nampak wajah Billy dan Qia. Qia dengan percaya diri menatap ke arah layar smartphone itu. Tangan kiri Billy memegang layar smartphone sedangkan tangan kanannya merangkul leher Qia. Wajah Qia menjadi sangat dekat dengan wajah Billy. Jari-jari tangan kanan Billy membentuk huruf V. Timer pada layar smartphone itu mulai menghitung mundur.


"Satu...dua..." Qia menghitung mundur. "Eh!" Billy mengubah gayanya menjadi mencium pipi kanan Qia.


"Victory," ucap Billy.


"Huh?" ucap Qia tertegun. "Kemenangan? Maksudnya apa?" ucap Qia sambil menatap ke arah Billy. "Jadi jarimu bentuk huruf V itu artinya Victory? Memang kamu menang apa?"


"Kau tahu apa makna Arc de Triomphe?" tanya Billy. Qia memggeleng. "Arc de Triomphe artinya busur kemenangan. Bangunan ini dibangun untuk memperingati jasa-jasa para prajurit Napoleon Bonaparte. Para prajurit itu menang dalam peperangan di Austerlitz pada 8 Desember 1805. Prajurit tersebut bernama La Grande Armèè," sahut Billy.

__ADS_1


"Lalu apa hubungannya dengan kita?" tanya Qia.


"Jika para prajurit itu memenangkan pertempuran di medan perang, sedangkan aku dan kamu, Yaya, kita sudah berhasil memenangkan perang melawan badai pernikahan sampai sejauh ini," ucap Billy sambil memggenggam tangan Qia. "Yaya," panggil Billy sambil menatap mata Qia. Tangan kanan Billy membelai pipi kanan Qia. "Kuharap aku selalu bisa bersamamu melawan badai kehidupan hingga hari tua kelak. Kemenangan terbesar dalam hidupku adalah saat aku berhasil membuatmu merasa nyaman di sampingku hingga ajal memisahkan kita kelak. Karena itu aku...."


"I Love You, Hubby," ucap Qia sambil mencium bibir Billy.


Brilliant Rexford Hutama, kau sudah benar-benar memenangkan hatiku. Aku tak ingin berpisah denganmu, gumam Qia.


Jangan lupa like dan vote ya πŸ˜„ biar author tambah semangat buat nulis dan update


Cara vote dan like gampang kok πŸ˜„


Tinggal pencet tanda jempol πŸ‘ di pojok kiri bawah untuk like πŸ˜„


Untuk vote tinggal pencet tanda 'Vote' di halaman sampul novel


Mohon doa dan dukungannya ya supaya Billy dan Qia bisa menang di Lomba You Are A Writer #3 😊

__ADS_1


Thank you 😍


__ADS_2