
"Kita duduk di sini saja, Rino," Balok Es tiba-tiba muncul dan duduk tepat di sebelah kananku. Tak apa masih ada kursi kosong di sebelah kiriku. "Wati, kamu duduk di sini saja! Situ sebelah Qia masih kosong!" ucap Balok Es sambil tersenyum licik ke arahku. Balok Es menyebalkan, mengapa kau terus menggangguku? Apa yang harus kulakukan agar lepas dari cengkeramanmu sebentar saja?😣
"Selamat datang kepada kami ucapkan kepada UKM Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas XXX," Master of Ceremony (MC) nampak mulai membuka acara, dia lalu memimpin doa. "Acara selanjutnya adalah sambutan. Sambutan pertama akan disampaikan oleh Bapak Ali, selaku perwakilan pejabat Universitas XYZ. Seseorang yang disebut Bapak Ali itu segera maju ke podium di atas panggung. Dia mulai sambutan dengan kata-kata basa basi yang panjang nan membosankan. Saat aku ingin melihat ke arah Naren, Balok Es pasti selalu menggeser-geser tubuhnya ke depan dan belakang. Balok Es, tak bisalah kau tak menggangguku sejenak?
Aku menghela napas! Kau takkan bisa menghalangiku, akan kutunjukkan the power of love! Kukeluarkan smartphone-ku, kubuka aplikasi chatting. Raga boleh berjauhan tapi teknologi dengan mudah mendekatkan yang jauh. Langsung kucari kontak Naren. Hihihi, dia sedang online. Segera kuketik pesan, 'Naren, I ....'. Aku ingin mengetik I love you dengan emoticon. Emoticon mana ya, yang bagus. Aku sudah memilih satu emoticon yang bagus. Segera kuketik pesan itu. Tiba-tiba tanganku kurasa disikut sehingga tak sengaja terkirim emoticon yang berbeda. Mengapa chat-nya jadi begini? Yang seharusnya lambang hati malah tertekan jadi lambang patah hati.
Qia : Naren, I 💔
Naren : Kamu, kenapa? Kamu marah padaku?
Astaga, Naren mengira aku marah padanya. Balok Es tadi itu yang menyikut tanganku kamu kan? Kubalas pesan itu. Saat aku hendak mengetik....
"Permisi, permisi," Balok Es tiba-tiba saja menyela. Tak bisakah kau lewat jalan lain? Aku tahu kau harus memberi sambutan, tapi tak berarti kau harus menggangguku juga! Balok Es segera naik ke podium untuk memberi sambutan. "Ehm, saya tidak mau memulai sambutan jika masih ada yang bermain HP!" ucap Balok Es. Sial! Kau ingin menggangguku kan?! Aku pun meletakkan smartphone-ku.
"Biasakan untuk menghargai orang yang berbicara di depan," ucap Balok Es sambil melirikku. "Sebelumnua perkenalkan saya, Rexford. Saya adalah dosen pembina UKM Penelitian FE Universitas XXX. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas XYZ yang telah bersedia menerima kunjungan kami," Balok Es memberi sambutan panjang lebar. Dia lalu kembali ke kursi dengan lewat di depanku seperti tadi.
"Acara selanjutnya adalah pengenalan UKM dan program kerja," ucap MC. "Pengenalan akan dimulai dari pihak UKM Penelitian Universitas XXX terlebih dahulu. Untuk itu kepada Ketua UKM Penelitian Universitas XXX, Saudara Rino, kami persilahkan."
__ADS_1
Rino segera naik ke podium. Dia lalu meminta operator menyalakan proyektor. Dalam kunjungan ilmiah atau study banding antar ormawa (organisasi mahasiswa). Setiap ormawa akan memperkenalkan ormawanya masing-masing. Mulai dari struktur organisasi, visi, misi, departemen, fungsi departemen dan program kerja. Diharapkan dengan pengenalan ini setiap ormawa dapat mengambil sisi positif dari ormawa lain untuk diterapkan ke dalam ormawa mereka.
"Jadi, UKM Penelitian FE Universitas XXX terdiri dari 5 departemen," Rino mulai mempresentasikan ormawa yang kuikuti. "Departemen selanjutnya adalah Departemen Media dan Jaringan," pengenalannya sampai pada departemenku. "Departemen ini memiliki anggota...." selain mengenalkan ormawa tiap anggota juga diperkenalkan. "Narendra Varrel Wijaya, sebagai Wakil Kepala Departemen...." Naren berdiri dan menyapa para hadirin. "Anggota departemen atau staf departemen ini terdiri dari..." Rino mulai memperkenalkan anggota Departemen Media dan Jaringan satu persatu. "Anggota terakhir atau sering disebut sebagai diva ormawa kami, Qiandra Kalya Santoso...." aku pun berdiri dan melambaikan tangan sebagai tanda perkenalan. Rino, kau terlalu berlebihan tahu! Suaraku itu tidak bagus hingga sekelas diva. Bagaimana jika aku nanti diminta bernyanyi. "Progran kerja Departemen Media dan Jaringan salah satunya Kunjungan Ilmiah," Rino mulai memperkenalkan program kerja departemenku.
Perkenalan dari ormawaku sudah selesai sekarang giliran dari pihak UKM Penelitian FE Universitas XYZ. Aku mendengarkan dengan tak bersemangat. Aku hanya menunggu Naren untuk tampil melakukan diseminasi karya ilmiahnya.
"Karena kedua ormawa telah melakukan perkenalan. Sekarang, marilah kita mulai sesi tanya jawab. Masing-masing ormawa diberi jatah 4 penanya," ucap MC. Dalam kunjungan ilmiah atau study banding akan ada tanya jawab antar ormawa. Seputar hal-hal yang telah diperkenalkan tadi atau mungkin bagaimana cara pelaksanaan suatu program dan mekanismenya. Aku hanya tertunduk, tak bersemangat untuk tanya atau menjawab.
"Kamu kenapa,Ya? Sakit?" tanya Wati. "Snack-mu kok nggak dimakan? Kamu sakit, ya?"
"Ehm, nggak kok,Wat. Aku cuma ngantuk aja, hehehe," jawabku asal. Bagaimana aku bisa bersemangat jika Balok Es terus mengganguku?
Nampak sosok perempuan berambut sebahu maju ke panggung. Dia mempresentasikan karya ilmiahnya melalui media powerpoint yang ditampilkan di proyektor. Karyanya berupa aplikasi pengenalan trading saham bagi remaja. Karya ini telah memenangkan lomba karya ilmiah tingkat nasional Aku tak terlaku serius mendengarkan. Mengapa presentasinya lama sekali? Aku menantikan Naren.
"Apakah ada yang ingin ditanyakan?" ucap Ita mengakhiri presentasinya. Setelah presentasi, para hadirin boleh bertanya. Kumohon tak usah ada yang bertanya. Aku ingin segera menonton pangeranku. Untunglah, tak ada yang bertanya.
"Karya yang ditampilkan selanjutnya dari pihak UKM Penelitian FE Universitas XXX. Kepada Saudara Narendra, dipersilahkan," ucap MC.
__ADS_1
Naren segera naik ke atas panggung untuk melakukan presentasi karya ilmiahnya. Karyanya berupa aplikasi promosi usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) bagi masyarakat luas. Naren sudah bersiap-siap presentasi. Aku tak boleh kehilangan momen ini untuk diabadikan. Tanganku hendak meraih smartphone-ku yang tergeletak di meja.
Tiba-tiba, astaga! Bagaimana makhluk ini bisa ada di sini? Di atas smartphone-ku telah ada kecoa. Aku hampir berteriak ketakutan. Saat kuamati ternyata itu sebuah gantungan. Kecoa itu dimasukkan ke dalam cairan beku transparan dan sengaja dicetak berbentuk oval. Kurasa ini hiasan gantungan yang memanfaatkan bangkai serangga mati dan cairan kimia berupa resin. Ternyata gantungan itu adalah gantungan dari sebuah smartphone. Gantungan itu adalah gantungan smartphone milik orang di sebelahku, Si Balok Es. Ia sengaja meletakkan smartphone-nya di atas meja juga dekat dengan smartphone-ku. Kurasa dia juga sengaja agar gantungan kecoa itu menempel di atas smartphone-ku. Meski sudah mati tetap saja kecoa itu menakutkan bagiku. Akhirnya, aku mengurungkan niatku mengambil smartphone-ku dan mengabadikan presentasi karya ilmiah Naren. Balok Es, bahkan memfoto Naren saja kau ganggu? Teganya dirimu! 😢
Presentasi Naren sudah selesai. Acara ditutup dengan sesi foto bersama. Agar mendapatkan latar belakang foto dengan view yang bagus, kami ingin berfoto di landmark Universitas XYZ. Landmark-nya semacam air mancur tingkat sepuluh yang pada bagian atas ada tulisan Universitas XYZ. Untuk sampai ke sana rombongan kami dan rombongan dari ormawa Universitas XYZ berjalan kaki bersama-sama menuju ke sana. Landmark itu ada di depan Gedung Olahraga (GOR) Universitas XYZ. GOR itu berada di seberang jalan raya Fakultas Ekonomi Univesitas XYZ.
Aku bersama Wati ada di barisan belakang. Naren terpisah dariku karena cukup banyak orang dalam rombongan ini mungkin mencapai 100 orang. Saat ini, aku hendak menyeberang ke jalan raya untuk sampai ke GOR. Tanpa pikir panjang, segera kuseberangi jalan raya itu. Aku hanya ingin segera sampai di sana.
"Qia! Awas!" terdengar teriakan Wati. Saat aku tersadar ternyata ada sebuah mobil boks metalik melaju dengan kencang ke arahku. Tubuhku seakan kaku untuk bergerak menghindar.
"AAAA!!!!" teriakku reflek. Apa aku akan mati hari ini? Naren! Tolong aku!
Jangan lupa like dan vote ya 😄 biar author tambah semangat buat nulis dan update
Cara vote dan like gampang kok 😄
Tinggal pencet tanda jempol 👍 di pojok kiri bawah untuk like 😄
__ADS_1
Untuk vote tinggal pencet tanda 'Vote' di halaman sampul novel
Thank you 😍